Masbro…mempunyai mobil murah nan nyaman memang idaman semua keluarga, namun harga yang mahal sering menjadi kendala, kalopun ada yang harganya murah pasti fiturnya dipangkas abis, trus bagaimana seharusnya…??? Wuling manawarkan opsi tersebut dimana dengan harga setara dengan mobil lain keluarga kelas rendah namun masih dilengkapi fitur yang memadai bahkan terbilang lumayan lengkap.

Sebenarnya review awal Wuling sebelum resmi dipasarkan di Indonesia sudah otobalancing ulas disini namun itu kan karena dikasi press rilisnya masbro, sedangkan untuk mencoba impresinya masih belum, kali ini otobalancing memang belum berkesempatan mencoba sendiri namun beruntungnya otobalancing punya teman yang bulan lalu membeli mobil ini, dan akhirnya kita terlibat sebuah diskusi tentang mobil ini.

Info awal, bahwa teman saya sebelumnya sudah mempunyai 2 unit mobil keluarga bermerek berbeda yang berlabel “Mobil sejuta umat”, jadi cukup kan untuk mendapatkan kesan impresi adil dari seorang yang sudah mempunyai mobil keluarga beberapa tahun lamanya dan saat ini memutuskan untuk membeli Wuling Confero S sebagai mobil ke-3 nya.

Secara tampilan Confero ini gak bagus amat dan juga gak jelek amat, yang paling ganjal adalah size kaca yang lebar kayak akuarium apalagi jika anda memakai kaca film hitam pekat, bakalan kelihatan gedenya namun fitur yang hadir di eksterior membuat tampilan menjadi terlupakan, di headlamp terdapat DLR berwarna kuning yang jika lampu depan menyala semua maka DRL ini akan mati, lampu utamanya  berbentuk projektor (mobil jepang sepertinya hanya bohlam di varian low hingga middle), ukuran pelek 15 inchi yang beraksen two tone colour, kalo dilihat sepintas mirip dengan Veloz generasi awal yang dibalut ban GT Radial Campiro Eco.

Dibagian samping dan belakang gak banyak yang bisa dieksplore karena memang terkesan biasa saja, namun menariknya masbro…dengan harga di bawah 170 juta, mobil ini diberikan 6 sensor parkir dan 1 kamera mundur yang terhubung langsung di head unit di dalam, untuk piranti remnya, depan dan belakang sudah sama2 menggunakan rem cakram (di mobil lain dengan harga serupa belakang masih tromol), remnya sudah ABD dan EBD.

Kapasitas bagasi Wuling Confero S ini masih lebih luas dibandingkan mobil setaranya apalagi jika jok belakang dilipat, cuman untuk melipat dan mengembalikan jok belakang agak merepotkan dimana anda kudu melepas dan memasang lagi pengunci di kanan kiri jok sebelum anda mengembalikan atau melipat jok belakang.

Mesinnya memakai 1500cc 4 silinder berteknologi P-TEC DDVT bertransmisi 5 percepatan yang mempunyai power maksimal di 107 HP di 5800 rpm dan torsi maksimal di 142 Nm di 3800-4400 rpm yang sanggup dipacu 0-100 meter dalam waktu 14,5 detik, namun pilihan matik masih belum tersedia di tahun ini, mungkin 2018 ya, namun infonya bakalan ada versi 1200 cc yang harganya bisa lebih murah dari Wuling yang saat ini…anda berminat…???

Fitur menarik hadir di kuncinya yang jika anda tekan dan tahan tombol tengah maka kaca akan dapat membuka sendiri, ini menurut saya sangat oke banget karena jarang bahkan gak ada mobil keluarga yang kacanya bisa dibuka hanya dengan remote (menurut teman, ini fitur bagus karena pas parkir bisa dibuka untuk mengurangi panas saat mobil diparkir), untuk penjelasan tentang kabin gak perlu saya jelaskan lebih detail dimana sampeyan bisa melihatnya disini namun yang pasti Wuling menawarkan suasana dasboard yang melebihi mobil dikelasnya yang tidak anda temui di mobil yang harganya yang setara.

Akomodasi Wuling sangat lebar bahkan saat jok sopir dimundurkan penuh bangku tengah masih ada ruang lebar dan kalo di majukan yang tengah juga masih ada space lega, jok tengah juga bisa direbahkan hampir 180 derajat yang bisa anda gunakan sebagai alas tidur karena posisinya memang sedejarat dengan layaknya posisi tidur, ruang untuk mengecas gadget juga lumayan banyak, baik di depan, tengah bahkan belakang (Ini mobil murah tapi fiturnya segini komplitnya), dibaris ketiga masih lumayan lega meskipun yang duduk orang dewasa sayangnya gak ada headress tengah sehingga penumpang belakang tengah tidak tersandar kepalanya.

Saat dibawa berkendara memang mobil ini tidak terlalu responsif namun juga gak terlalu lemot, sedang2 saja, koplingnya sangat empuk jadi anda yang biasa menggunakan mobil jepang atau eropa kudu adaptasi sepertinya, peredaman suara di mobil ini lumayan bagus untuk harga di bawah 170 juta, namun suspensinya radak keras meski gak terlalu keras, informasi di layar speedometer lumayan informatif cuman yang sangat disesalkan adalah gak adanya informasi konsumsi bensin rata2 yang seharusnya ini sudah menjadi standart mobil jaman now masbro…gak tahu nih knapa kok gak ada ya.

Last…berdasarkan diskusi dengan rekan pengguna mobil ini dapat disimpulkan jika desain mobil ini memang gak terlalu menarik, kaca depan, samping dan belakang yang terlalu lebar membuat jomplang secara tampilan meski secara fungsional bagus, namun dari segi fitur otobalancing akui sangat komplit untuk ukuran mobil dibawah 170 juta.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Kontak Admin :
WA : 081554492800
Email : givisurabaya@gmail.com
FB Fans Page : otobalancing
Twitter : @priyo_verza
IG : otobalancing
Youtube : Verza Rider
Salam satu aspal cak…

 

Silahkan Komentar Di Bawah Ini