Dulu saat belum mengenal ilmu Safety Riding saya hanya tahunya gas dan rem, selap selip pokoknya gak nabrak aja udah hebat dan itu menjadikan saya enteng saja saat awal pertama berlatih slalom ini, ternyata saya salah masbro, karena yang ada adalah rasa kagok, mesin meraung namun berjalan pelan dan penggunaan rem depan dan belakang yang membuat saya hampir jatuh saat berbelok, padahal kalo di jalan saya gak pernah seperti itu, bak seorang pembalap malahan.

Namun ternyata setelah berlatih slalom dan mengerti bagaimana seharusnya, kini melibas kemacetan kota memang masih selap selip namun rasanya lebih santai dan gak ngoyo masbro, karena di kemacetan gak hanya slalom saja teknik braking dan jalan lambat seperti di narrow plank juga diterapkan, gak percaya…monggo silahkan sampeyan coba berlatih safety riding barang seminggu full saja maka saya yakin bakalan akan merubah pola riding sampeyan.

Slalom juga melatih cara mengerem kita dengan menggunakan engine brake, di slalom bahkan kita diajarkan untuk meminimalisir penggunaan rem dan memaksimalkan penggunaan engine brake, mengapa….??? Yang pasti yang saya rasakan dengan menggunakan gigi rendah dan pengereman dengan cara engine brake membuat saya bisa mempersingkat waktu dan jarak saat memasuki tikungan.

Jika sampeyan menggunakan REM BELAKANG saat slalom ini, dijamin 100% rem anda (jika rem cakram) maka bakalan membuat blong karena anda memaksakan mengerem dan menahan rem belakang untuk menahan laju kendaraan anda dan itu SANGAT TIDAK BAGUS, anda percayakan dengan engine brake tersebut, jika merasa anda kudu melakukan pengereman seketika, baru anda kombinasikan dengan penggunaan rem depan dan belakang secara berimbang namun fungsinya hanya untuk melambatkan saja kemudian biarkan engine brake yang bekerja, niscaya anda akan masuk dan keluar tikungan dengan lebih cepat.

Terlihat gampang bukan, namun belum tentu diprakteknya, di tulisan atas itu adalah pengalaman yang saya rasakan, sebelumnya saya berfikir enteng saja seperti saya menjalankan motor setiap hari di jalanan, apalagi saya berada di kota yang selalu mesra dengan yang namanya macet, namun ya itu teori di otak ternyata buyar saat praktek di lapangan safety riding.

Lalu apakah kegunaan latihan slalom ini…???

Yang pasti bagi saya pribadi dimana saya membandingkan sebelum dan sesudah saya melakoni pelatihan safety riding ini membuat saya lebih bisa menjaga irama keseimbangan tubuh saat menikung atau melalui jalan berliku, jika sampeyan berfikir ini hanya lah adu kecepatan anda gak salah namun gak sepenuhnya benar, karena tujuan utamanya (bagi saya pribadi) adalah bagaimana saya bisa mengontrol tubuh, fikiran dan motor, dalam artian ketika belok motor kesemua aspek baik tubuh, fikiran dan motor jadi kesatuan sehingga kita bisa berbelok seefisien mungkin.

Video latihan Safety Riding :

Jika sampeyan ingin gambaran lebih jelas, ada baiknya anda membuktikan artekel saya ini dengan cara praktek langsung di lapangan safety riding dengan didampingi instruktur safety riding, dan jika sampeyan merasa latihan ini enteng bagi anda ya anda bisa mengajak instruktur safety riding untuk berduel adu tehnik di lintasan….GAGAH KALO HANYA DI TEORI AJA ANAK TK BISA BRO, YANG PENTING PRAKTEKNYA DONG.

Artikel Terkait :

Silahkan Komentar Di Bawah Ini