Kepindahan Jorge Lorenzo semua orang dipenjuru dunia sudah tau, nominal angka kontrak juga sudah tau, namun yang masih belum gamblang terpapar alasan Jorge Lorenzo pindah, jangan bilang kalo doi iri sama Valentino Rossi, hal itu wajar karena Vale merupakan legenda hidup MotoGP yang prestasinya belum terpatahkan oleh pembalap yang saat ini sama-sama berlaga di MotoGP, trus kalo ada yang bilang Jorge Lorenzo sakit hati karena seharusnya ikon Yamaha adalah dia karena doi adalah Juara Dunia itu standart banget, jawabannya kembali lagi ke atas.

Nah trus lantas apa dong alasannya? Di artikel ini OB sengaja baru sekarang membahas tentang Lorenzo sejak terakhir kali OB membahas rumor kepindahan Lorenzo ke Ducati, tulisannya bisa dilihat dibawah ini :

Lorenzo antara Ducati dan Yamaha

Dari berbagai sumber, khususnya sumber dari website luar negeri yang membahas MotoGP, ada beberapa point yang besar kemungkinan inilah alasan Lorenzo pindah ke Ducati, dan bebrbagai alasan itu antara lain :

Motor Ducati yang semakin kompetitif

Masih ingat sebelum Vale balik ke Yamaha, Vale menunggangi Ducati? Harus ingatlah, karena alasan Vale hengkang ke Ducati mirip-mirip yang terjadi saat ini kepada Lorenzo, motor Ducati saat ini berani bertarung di jejeran depan yang mana pertarungan para jawara juara dunia, lihat saja dimana Dovi dan Iannone selalu podium dan mampu tampil didepan, hal ini menunjukkan mesin Desmocini GP16 meningkat pesat saat ini kemajuannya dibanding kala Vale dulu, hal ini merupakan tren positif bagi Lorenzo selain dia tidak ingin berada dibelakang bayang-bayang Valentino Rossi.

Tidak ada perlakuan istimewa walau Juara Dunia

Saat Gigi Dall’Igna datang dari Aprilia dan memegang kendali Ducati racing meyakinkan Jorge atas keputusannya, dimana mereka pernah bekerja sama dikelas 250cc sehingga mengerti betul bagaimana bisa menjadi juara dunia bersama-sama, hal itu merupakan batu loncatan yang sangat membuat kans Lorenzo di Ducati semakin bersinar, apalagi Lorenzo saat ini masih 28 tahun, bisa dibayangkan bagaimana Lorenzo bisa membawa Ducati lebih baik lagi di musim selanjutnya ketimbang Vale yang dulu berusia 30 an saat menukangi Ducati.

Pembuktian kepada para Fans dan Hater

Sebenarnya fans mempunyai kecenderungan fanatisme sehingga untuk membungkam fanatisme fans harus disertai dengan pembuktian yang lebih baik dari idolanya, namun yang namanya fanatik masio jagone dlosor ya sek dibela, lak yo ngono se cak…hahaha.

Namun rupanya Lorenzo sudah jengah dengan keadaan dimana sudah dinomerduakan oleh Team dan pabrikan, jadi juara dunia dianggap gak sah, ya jalan satu-satunya harus minggat dari Yamaha dan cari Team Pabrikan lain yang mempunyai kans juara Dunia juga dan kebetulan Ducati menyambut dan menawari, istilahe podo butuhe.

Juga pengen Diakui

Lek gak percoyo sampeyan lihat iklan Yamaha, isine Valentino Rossi tok, la Lorenzone mana kan Juara Dunia, mungkin ini yang terbesit di benak anda, bahkan dalam banyak event besar atau brand ambassador peluncuran produk diseluruh, Yamaha terlalu banyak melibatkan Rossi dibanding dirinya sebagai pemegang mahkota kejuaraan.

Hadirnya keadaan ini sebenarnya menimbulkan polemik internal yang sudah lama terjadi, bahkan dulu garasi saja sampai di pisah.

Nah…

Itulah alasan-alasan yang bisa OB rangkum berdasarkan spionase ke website luar negeri, meski gak 100% lengkap paling tidak bisa memberikan gambaran, piye ki makin seru aja musim selanjutnya ya, kalo sekarang Lorenzo bertarung membela Yamaha bagaimana musim besok dimana dia membela Ducati, yo mbuh cak…wong musim iki ae sek durung entek kok wes menghayal musim depane lagi….walah turu sek meneh ben lanjut mimpine.

Baca artikel terkait :

Artikel Terbaru :

Kontak admin :

WA – 081554492800

BBM – 5C7CCDAB

Bagaimana Tanggapan Anda :