Sampeyan pasti wes paham jika motor Honda notebene juga disebut motor Jepang, dalam kunjungan kemarin terjawab sudah rasa penasaran bagaimana proses sepeda motor Honda dibuat, setiap hari ribuan motor dibuat di Pabrik Honda di Kerawang, dan khusus kemarin OB diperlihatkan tentang proses perakitan sepeda motor BEAT dimana saat ini permintaan dari berbagai dealer memang sangat tinggi sehingga karywan diharuskan lembur di hari sabtu, sekedar info jika jam dan hari kerja karyawan AHM adalah 8 jam sehari dan 5 hari kerja, jadi kalo sabtu masuk ya dianggap lembur.

Untuk bagian mesin dimana kesemua pembuatannya dilakukan oleh AHM sendiri namun bahan memang dari vendor, maka ditest kembali fungsi mesinnya, ada beberapa tahapan pengecekan mesin untuk menjamin mesin berfungsi dengan baik.

Yang pertama adalah pengecekan oli transmisi, pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa oli sudah berada di dalam mesin, dimana sebelumnya sudah diisi oleh operator produksi yang merangkai mesin yang berjumlah 60 an orang tersebut dan setiap operator hanya memasang maksimal 3 buah bagian saja di setiap tahap perakitam, jadi lek sampeyan operator bagian rakit blog mesin ya sampeyan hanya memasang 3 bagian mesin lalu dilanjut sama teman sampeyan yang juga memasang 3 bagian lainnya.

Selanjutnya adalah memasang saluran kenalpot dan pendingin radiator agar pendinginan mesin dapat maksimal sekaligus memeriksa ada gaknya kebocoran pada mesin, setelah dilakukan beberapa pengecekan dan lulus uji, mesin kemudian diletakkan di rak khusus, kemudian mesin diletakkan diatas rel yang berjalan secara otomatis dan selanjutnya akan dirakit oleh bagian operator perakitan, mesin ini gak hanya untuk kawasan Indonesia saja, namun juga dipasarkan di luar negeri, hal ini menjawab pertanyaan tentang kualitas mesin motor Indonesia dan luar negeri apakah berbeda…??? kalo otobalancing menjawab sama masbro, wong proses membuatnya dilakukan di tempat yang sama dan oleh karyawan yang sama pula kok.

Setelah mesin siap, maka berlanjut pada rangka motor, sebelum dirakit terlebih dahulu rangka diberikan kode yang dicetak secara komputerisasi, jadi proses kode motor ini penting sekali jika sampeyan ingin mengendarai motor ini dengan STNK dan BPKB, kalo MH awalannya wes pasti kodene Indonesia masbro, ada sekitar 30 proses perakitan, mulai dari pemasangan setang, cover luar motor hingga memasang mesin dan kesemuanya hanya dalam waktu sepersekian detik, gak heran ribuan motor siap pasar tercipta di pabrik ini.

Bagian penting dalam pemasangan sangat diperhatikan, pemasangan kabel bodi dikerjakan dan di cek oleh beberapa orang yang mana setiap karyawan mempunyai bagian khusus untuk mengecek kabel bodi sehingga berfungsi dengan baik dan tanpa ada kendala, dilanjut memasang cover motor, ban, kunci kontak dan bagian motor lainnya.

Untuk bagian akhir disebut inspeksi, dimana setelah setelah dirakit motor harus di uji agar tidak ada kendala, pengecekan dilakukan menyeluruh, mulai dari rem, klakson, mesin dan kecepatan ban depan belakang dan bagian2 lainnya.

Khusus untuk perakitan Honda CBR250RR ternyata dilakukan di dalam ruangan tertutup masbro, beda dengan jenis motor lainnya, ada sebuah ruangan besar tertutup bertekanan tinggi yang melindugi ruangan dari kotoran dan debu, otobalancing mencoba membuka pintu ruangan perakitan CBR250RR setelah diijinkan membuka sendiri untuk merasakan tekanan didalam ruangan.

Dasar wong Ndeso masbro, pas dibuka wussss…angin dari dalam kencang berembus keluar ruangan menunjukkan benar jika ruangan tersebut bertekanan tinggi, dan sekali lagi OB dibuat tercengang pas dijelaskan mekanisme perakitan motor CBR 250RR ini masbro…wes dasar Wong Ndeso ya masbro…hahahaha.

Perlakuan khusus diberikan kepada CBR250RR saat perakitannya dibandingkan motor2 lainnya di Pabrik AHM di Kerawang ini, perlakuan kontrol tingkat presisi CBR250RR ini sangat tinggi buanget masbro, ada 2 hal yang diunggulkan saat proses perakitan CBR250RR ini, yang pertama adalah system Manufacturing dan Super Clean Production, sebenarnya di bagian yang lain ini sudah sangat clean alias bersih alias resik banget masbro, namun di CBR250RR lebih Clean lagi, wes gak usah dibayangne mundak ngelu sirah…aku wae gumun masbro…paling semut lewat di ruangan perakitan CBR250RR ya kepreset ya masbro…hahahaha.

Hal ini dilakukan oleh AHM agar debu dan kotoran meski barang sedikit dikwatirkan akan menggangu kinerja mesin, dan canggihnya masbro, semua proses perakitan tersebut direcord oleh system melalui barcode, dalam penjelasan oleh supervisor tour kemarin, alasannya adalah agar jika ada problem maka bisa diketahui dengan cepat…namanya aja Super Sport masbro…

Jadi masbro sekalian sebagai pemilik CBR 250RR perlu sampeyan ketahui jika setiap motor yang sampeyan punya itu mempunyai kode yang gak sama di setiap motornya, jadi kalo CBR250RR sampeyan ada problem dilihat dulu kode mesinnya maka database setiap printilan mesin CBR250RR sampeyan bakalan ketahuan masbro…ckckckck…wes Dasar Ndeso tenan ki masbro OB…sampek mlongo pas dijelaskan loh.

Dan saking presisinya proses perakitan masbro, program yang ada bakalan menunjukkan data bagaimana harusnya perakitan dikerjakan, bahkan mulai pengencangan baut pun ada hitungannya, kalo gak sesuai masbro alarm akan berbunyi dan proses perakitan dihentikan sampai diinspeksi dan dibenarkan, itu sek ngunci baut masbro belum yang lainnya, jadi intinya apapun peralatan perakitan CBR250RR itu tersambung dan terkoneksi dengan system data base oleh wifi yang ada didalam ruangan….. Sangar cakkk.

Perbedaan penanganan mesin CBR 250RR dalam hal waktu penangan di setiap operator juga berbeda masbro, setiap operator hanya mengerjakan 1 item sedangkan di produksi lainnya maksimal 3 item dan waktunya 4 menit, untuk produksi yang lain 35 detik, wes pirang kali lipat kuwi masbro selisihnya.

Pada saat selesai dirakit pun, masih harus dicek oleh 3 gerbang pengecekan oleh operator terpilih, namun pengecekan ini gak dilakukan diruang tertutup lagi masbro, namun dilakukan di ruangan terbuka, kenapa kok gak di ruang tertutup…ya kan mesine wes tertutup masbro jadi pengecekan ini gak masalah dilakukan di luar ruangan.

Jika di produksi lain menghasilkan ribuan hingga ratusan unit dalam sehari, maka khusus di CBR250RR hanya menghasilkan 8 unit perhari…ckckckck…sangar yo masbro, makanya pemilik CBR250RR sampai inden2 kalo pesan, dan perlu sampeyan ketahui jika proses dari awal sampai jadi CBR250RR ini memerlukan waktu 1,5 jam masbro, Jauuuuhhhh banget dari produksi motor honda lainnya seperti Beat yang saya jelaskan DISINI.

Jadi point yang bisa ambil disini, sungguh beruntung banget sampeyan masbro bagi pemilik motor Honda CBR 250RR dikarenakan mulai dari prosesnya dijamin dan digaransi lebih oleh AHM dibanding motor lainnya.

Baca artikel lainnya :

1 KOMENTAR

Silahkan Komentar Di Bawah Ini