Etape 3 : Melintasi Kawah Purba Gunung Bromo, Pandangan Hanya 10 Meter Akibat Kabut

oleh -1200 Dilihat

otobalancing.net – Kangbro…perjalanan touring blogger vlogger bersama MPM Honda Jatim sampai di Gunung Bromo, silahkan membaca artikel saya sebelumnya di etape 1 dan etape 2 untuk perjalanan lengkapnya dimana saya dan rombongan melewati jalur Tumpang untuk menuju Gunung Bromo

Baca artikel disini :

Tidak seperti biasanya dimana ada agenda kami yang mengharuskan upacara seketika buyar saat melihat kabut tebal menutupi pasir Gunung Bromo, menuruni jalanan yang menurun kurang lebih 1 kilometer, saya yang saat itu mengendarai All New CB150R memposisikan di gigi 2 dan menjaga tangan tetap ada di handle rem depan meski sebenarnya kecepatan turunan sudah sanggup dihandle dengan menahan gigi di perseling 2

Gunung Bromo identik dengan kawah, lautan pasir, pasir berbisik, Roro Anteng, Joko Seger, orang Tengger, hari raya Karo atau Pura Luhur Poten.

Namun, jika harus menggambarkan Bromo dengan satu kata saya memilih sunrise. Matahari terbit di Bromo membuat siapapun terpikat. Dunia mengakuinya, termasuk saya.

Sesampai di turunan, saya melihat kabut tebal menutupi pandangan kami, jujur bersusah payah menuju Gunung Bromo namun hanya kabut tebal yang kami dapati, pandangan mata gak sampai 10 meter, sehingga saat ada motor datang dari arah berlawanan, kami kudu waspada manakala motor tersebut berjalan searah dengan rombongan

(momen saat disenggol motor part dan servis honda yang hilang kendali)

Disini saya akan membagikan tips bagaimana saya menaklukan pasir bromo dengan Honda All New CB150R, kondisi saat saya riding kemarin dimana ada 2 kondisi pasir, yaitu pasir padat dan pasir yang gembur dimana ban bisa tenggelam hingga 10 cm

Salah satu penyebab jatuh saat naik motor adalah traveler panik ketika menghadapi masalah, saat menghadapi masalah usahakan tetap tenang dan fokus sehingga masalah tersebut bisa terpecahkan, contohnya ketika laju motor agak berbelok karena menghajar pasir. Jika panik, sampeyan justru akan jatuh secara konyol, lebih baik tenang dan pilih jalur yang tanahnya cenderung rata dan tidak begitu berpasir

Jujur itu sulit apalagi jika sampeyan naik kendaraan matik, namun jika sampeyan naik motor sport seperti saya kemarin, maka hal itu bisa dipermudah dimana sampeyan berdiri dengan badan cenderung kebelakang untuk menjaga kesimbangan motor, mau ban mleyot kanan dan kiri, maka sampeyan masih akan bisa stabil, intinya jangan panik dan tetap fokus

Usahakan sampeyan mengikuti irama motor saat sedang melaju, menghadapi tanah pasir, motor memang akan selalu meliuk-liuk, nah kalau sudah begitu, jangan sekali-sekali melawan liukan tersebut, justu ikuti saja liuk-liuk motor tersebut, sambil tetap menstabilkan motor tetap berada di jalurnya, yakin sampeyan tidak akan jatuh di atas pasir.

Tentang Penulis: otobalancing

Gambar Gravatar
Halo saya Priyo, lahir di Surabaya Penghobi otomotif, komputer, touring dan gadged 2013 berawal dari biker komunitas motor kemudian ngeblog pada 2016 di otobalancing, silahkan bersilahturahmi dengan saya di sosial media otobalancing

One thought on “Etape 3 : Melintasi Kawah Purba Gunung Bromo, Pandangan Hanya 10 Meter Akibat Kabut

Silahkan Komentar Disini :