Marc Marquez Dikritik Mantan Bos HRC…!!! Singgung Pengembangan RC213V

otobalancing,net – Kangbro sekalian, Livio Sippo (mantan bos HRC) Tim Repsol Honda MotoGP melayangkan kritikan mengenai perkembangan hasil yang diraih oleh tim pabrikan Honda di musim 2021 lalu, seperti belum puas untuk mengkritik, Livio Suppo melontarkan kritikan yang lebih keras dimana merosotnya prestasi Repsol Honda dikarenakan dirinya yang pensiun di 2017

Kesalahan yang dimaksud adalah dimana Honda melepas Dani Pedrosa yang mana dinilai lebih bisa mengembangkan motor dari sisi teknis meski akhirnya Marc Marquez lah yang menjadi lebih kuat dari Dani Pedrosa, Livio menilai jika Dani Pedrosa bukalah orang yang hanya mengembangkan motor untuk dirinya saja, namun juga untuk rider lainnya

Kini saat Marc Marquez terkena cidera, praktis kini posisi sebagai pengembang Honda RC213V bergantung kepada rider lainnya, kondisi ini dinilai sebagai kerugian dimana Tim Repsol Honda kesulitan untuk menemukan performa maksimal untuk musim 2022

Memang, ketika Marc Marquez kembali di MotoGP 2021 usai rehat panjangnya di musim MotoGP 2020, The Baby Alien berhasil memberikan kemenangan bagi Repsol Honda, setidaknya ada tiga kemenangan berhasil diberikan di sirkuit yang Marc Marquez sulit dikalahkan, antara lain di MotoGP Jerman, MotoGP Amerika Serikat dan MotoGP San Marino.

Tetapi kini, kondisi Marc Marquez belum jelas untuk comeback di MotoGP 2022.

Saya sangat menyesal untuk Honda bahwa mereka harus berjuang seperti itu sekarang. Karena ketika saya meninggalkan tim setelah musim 2017, itu sangat kuat,” beber Suppo.

“Anda harus menemukan cara yang tepat. Dan saya berharap Marc Marquez akan baik-baik saja. Itu pasti akan membantu,” tambahnya.

Tentu ada alasan mengapa Suppo berharap Marc Marquez bisa cepat kembali di MotoGP 2022.

“Hasil dari semua pebalap Honda lainnya tidak bagus, jadi perkembangan motornya mungkin tidak terlalu bagus,” pungkasnya.

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Silahkan Komentar Disini :

%d blogger menyukai ini: