otobalancing.net – Kangbro…sejak dulu ducati dan honda memang rajanya kecepatan di ajang MotoGP, berbekal mesin V4 dengan sudut 65-90 derajat 4 silinder baik Honda dan Ducati memang menjadi momok bagi para rider inline 4 seperti Yamaha dan Suzuki, namun untuk berlaga di ajang motogp kecepatan dan power masih merupakan 60% kebutuhan akan sebuah motor balap di kelas para raja ini cak, selebihnya aerodinamika, ban dan skill rider itu sendiri

Kemarin Johan Zarco yang bernaung di tim Pramac Ducati sukses memecahkan rekor tidak resmi Marc Marquez dengan kecepatan 352,9 km/jam, dimana kecepatan ini tertinggi dari Honda, KTM dan Aprillia yang memiliki konfigurasi mesin yang sama, bahkan Yamaha dan Suzuki saja lebih lambat 15-20 km/jam dari ducati

Zarco mengatakan jika dia masih bisa lebih kencang dari kemarin,  wih sangar cak…tapi pro kontranya karena gini, Pol espargaro dan Alex Marquez mengatakan jika sirkuit losail qatar ini memiliki karakteristik sirkuit yang sangat berangin kencang yang berembus dari samping dan depan, untuk meraih top speed seperti zarco kuwi wes bersyukur lo ya, tapi Zarco malah mengatakan bisa lebih cepat dari 352,9 km/jam bahkan bisa tembus 360 km/jam

Namun yang pasti cak…ini ducati yang terkenal dengan mesinnya yang gahar, zarco sendiri merupakan pembalap baru ducati yang menggantikan jack Miliier yang pindah ke team pabrikan ducati, ya wajar jika zarco mengatakan hal ini, wong di Yamaha dia sama sekali gak pernah puas dengan kecepatan mesin inline 4 kok

Zarco sendiri diminta secara khusus untuk mengetest motor versi 2020 dan 2021, untuk melihat perbedaan kecepatan, ini momen yang bagus buat zarco sebagai rider team satelit yang diminta khusus oleh pabrikan

“Saya pikir motor Pramac sangat dekat dengan tim pabrikan, tapi seperti tahun lalu ketika saya bisa melaju dengan cukup cepat, maka Ducati menggunakan kesempatan ini untuk mengkonfirmasi yang baru. bagian yang mereka coba di tim pabrik” ujar Zarco

“Mereka bertanya apakah kami dapat mencobanya juga, hanya untuk mendapatkan satu konfirmasi lagi apakah itu berfungsi atau tidak. Jadi kami memiliki semua yang direncanakan, dan kami dapat melakukan rencananya. Kami dapat pergi sesuai rencana, dan itu membuat segalanya sangat baik. menyenangkan untuk dilakukan” tambah zarco

Namun kangbro…kecepatan tidak selamanya menjadi jaminan untuk memenangkan balapan, itu terbukti dimana musim 2020, Suzuki Ecstar berjaya meski hanya mengandalkan mesin inline 4, bahkan para rider ducati dibuat kewalahan saat itu, namun pernyataan zarco yang bisa memecahkan rekor jika mampu melewati kecepatan 360 km/jam kuwi edian tenan cak, otobalancing gak bisa membayangkan rasanya berada di kecepatan segitu, wong 130 km/jam wae jantung kerasa mau copot cak

Perang konfigurasi mesin masih berlanjut di musim motogp 2021, Yamaha dan Suzuki memakai mesin inline 4, dikeroyok Ducati, Honda, KTM dan Aprillia yang memakai mesin V4 65-90 derajat

Artikel terkait :

Baca artikel lainnya :

SAMPAIKAN OPINI ANDA DI SINI :