otobalancing.net – Kangbro…meskipun sama2 mengendarai motor RC213V yang dikenal liar dan susah untuk dikendarai kecuali oleh Marc Marquez, sampai adiknya (Alex Marquez) sendiri juga mengalami crash yang menyebabkan retaknya jari kaki kanannya, beda nasib dengan Pol Espargaro yang juga baru beberapa bulan mengendarai RC213V

Meskipun sama2 mengalami kecelakaan seperti Alex Marquez namun itu bukanlah jenis kecelakaan yang dia harapkan, maksudnya begini cak…sudah menjadi kebiasaan pol espargaro untuk mencoba beberapa hal dan dari sekian komponen motor ada satu yang paling dia perhatikan bener, yaitu ban…iyo cak ban, sejak di KTM dulu memang dia paling cerewet kalo sudah soal ban bahkan pernah dia mengkritik terang terangan Michelin di depan media saat latihan dan kualifikasi

Pol Espargaro turut mengkomentari perihal crash yang dialami Alex Marquez, dimana sudah terhitung beberapa kali latihan dan selalu crash dan beberapa hal disebabkan karena angin kencang

“Kami juga mengalami banyak angin kencang yang kemarin tidak ada, meskipun begitu saya memaksakan sedikit lagi, dan juga saya menggunakan ban yang bukan yang terbaik untuk kondisi tersebut” ujar Pol Espargaro

Perhatiannya kepada kondisi ban memang membuatnya mampu mendongkrak penampilannya cak, dan crash yang dialaminya juga tidak menyalahkan team sama sekali, justru hal inilah yang menjadi pertanyaan bagi dia

“Maksud saya ya, itu kecelakaan yang aneh, saya ingin mengatakan itu bukan masalah Honda karena kami bermain di awal sesi dengan ban berbeda” tambah Espargaro

Karakter Pol Espargaro memang agak mirip dengan Marc Marquez, nekad dan selalu mencari limit dari motor, bener-bener edan cak…bahkan mirip seperti MM93 yang selalu mendorong motor hingga batas dan bahkan sampai melewati batas kemampuan motor, namun pol menyadari jika Honda RC213V memang bukanlah motor yang bisa dipahami setiap rider cak, analisanya berjalan seiring seringnya dia mengendarai RC213V dimana dia menemukan jika mesin motor ini memang perlu didorong dan dipaksa, barulah rider bisa menemukan celah dan bisa menjinakkannya

“Kemudian saya menggantinya dengan yang bekas dari kemarin, yang merupakan senyawa yang berbeda dan ini saya lakukan dengan waktu lap yang lebih baik, jadi saya tidak akan terlalu khawatir tentang itu karena ini bukan kecelakaan yang saya tunggu, saya juga suka mendorong motor ini sampai batas limit, karena disanalah saya menemukan hal yang pas untuk saya” ujar Pol Espargaro

Wih…edan tenan cak pernyataan Pol Espargaro ini, namun hal berbeda dilontarkan oleh Alex Marquez cak, dimana latihan di Qatar adalah latihan yang sulit, bahkan Alex mencoba Marquez mencoba sasis baru yang digunakan oleh semua pebalap Honda lainnya tahun lalu, dan juga menggunakan sasis yang sama saat dia berkompetisi sebagai rookie, sebagai perbandingan mana yang cocok untuk gaya balapnya

“Nah, sasisnya bukan yang benar-benar baru. Ada satu yang sudah dimiliki semua pebalap Honda tahun lalu,” kata Marquez.

“Saya tidak memiliki kesempatan untuk mencobanya, jadi kami memutuskan untuk mencobanya di sini. Secara pribadi saya akan melanjutkan hal yang sama seperti yang saya lakukan tahun lalu, karena menurut saya gaya berkendara saya sedikit lebih baik” tambah Alex

Ternyata hasil buruk menimpa Alex Marquez yang mengalami kecelakaan kelimanya dalam empat hari dan mengalami patah kaki kanan, diketahui sebelum terjatuh, Alex ingin menjajal ban baru Michelin namun tidak disangka malah terjatuh dan mengalami retakan kecil di kaki kanannya

Pihak dokter team LCR terus mencoba untuk mengobati Alex mengingat waktu latihan tinggal sedikit lagi dan Alex Marquez sendiri merasa harus terus menemukan settingan tepat lebih cepat

“Besok jika kami memiliki cuaca dan kondisi yang baik maka saya akan mencoba mendorong dokter untuk berkendara karena saya merasa baik dan saya sudah pernah balapan dengan tulang patah ini. Saya tidak berpikir itu akan menjadi masalah untuk mengendarai motor” ujar Alex Marquez

Artikel terkait :

SAMPAIKAN OPINI ANDA DI SINI :