otobalancing.net – Kangbro…jaman sudah semakin bergeser, jika dulu saat otobalancing mulai menulis dan membuat blog itu tak lepas dari rasa terinspirasi dan hobby otomotif, namun bukan itu yang saya bahas cak, akan tetapi sorotan dimana blogger dan brand dealer pabrikan yang bekerjasama dalam bentuk banner dan penulisan artikel dengan income tidak saya sebutkan (rahasia perusahaan), otobalancing sebenarnya tahu akan resiko penulisan artikel ini bisa jadi akan menjadi boomerang kepada otobalancing, namun independensi dan kreadibilitas seorang blogger ditantang disini.

Ada point kerjasama yang otobalancing sorot disini, yaitu mengenai pelarangan kerjasama banner kompetitor di dalam blog, yang artinya blogger dilarang kerjasama dalam bentuk banner dengan brand lain oleh brand A, kondisi ini membuat rejeki blogger kian sempit sehingga akhirnya membuat banyak blogger bertumbangan karena sudah gak ada lagi passion menulis karena faktor ekonomi.

Mengelola sebuah blog itu gak semudah memelihara burung atau ikan kangbro, di blog berita harus update, rangking harus tetap dijaga bagus dan view juga tidak boleh dibawah standart adalah syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah kerjasama, tanpa itu semua maka mustahil brand akan mau kerjasama jika blognya sepi kayak kuburan, wong tujuan kerjasama adalah untuk meningkatkan promosi brand dan produk kok.

Hosting yang harus dibayar bulanan, serta domain yang dibayar pertahun sudah memakan budged jutaan rupiah cak, belum lagi waktu, tenaga dan fikiran yang dicurahkan, jika bentuk kerjasama banner blog adalah (misal) 1 juta perbulan dan juga tidak boleh kerjasama dengan brand lain maka tinggal menunggu waktu era blogger akan punah cak, passion menulis sudah gak lagi kreatif dan inovatif karena para blogger sibuk mencari income tambahan agar blognya bisa tetap survive atau bahkan meninggalkan blog untuk income yang lebih jelas

Inilah yang menyebabkan banyak blogger kini populasinya kian menurun dan memilih untuk mencari sumber lain yang dirasa lebih layak dan tidak membebani hati, belum lagi sorotan ketidaknetralan dalam penulisan dan tampilan blog dengan ketiadaan banner kompetitor serasa menguatkan jika blogger tersebut adalah blogger yang hanya mau bekerjasama dengan brand A dan menutup diri untuk bekerjasama dengan brand lain

Last….value atau nilai sebuah Blogger adalah independensi, dan ketika satu hal tersebut tidak bisa dijaga…percayalah, lambat atau cepat Blog tersebut akan tutup warung, untuk itu menurut otobalancing tidak ada salahnya jika blogger bekerjasama dengan berbagai brand dalam hal banner atau dalam bentuk apapun selama blogger tersebut memberikan manfaat bahkan bisa menjadi rekan kerja yang sanggup memberikan masukan dan informasi baik untuk brand dan produk, otobalancing sah saja

Fanspage otobalancing, monggo di follow dan like

Sebagaimana telah otobalancing ungkap diatas, tulisan ini memang sangat berisiko untuk otobalancing namun ini semua untuk kebaikan dan jangka panjang kerjasama, sudah gak jaman lagi era itu kangbro, menempatkan blogger sebagai pembawa informasi yang lebih luas merupakan opsi pilihan terbaik dan memberikan keleluasaan dalam bekerjasama dengan pihak lain juga merupakan hak bagi setiap blogger, ini semua gak hanya soal materi belaka, karena pada faktanya income yang diterimapun juga gak sebanding dengan pembatasan lintas kerjasama dengan brand lain.

Semoga ada solusi untuk kondisi ini dan baik blogger dan brand bisa menjalin kerjasama dengan sebaik baiknya, karena brand juga harus memahami kondisi blogger kecuali jika mau membayar dengan nominal yang sepantasnya dan blogger tersebut menjadi bagian dari ambassador brand atau dealer tersebut sehingga jika ada tawaran kerjasama dengan brand lain maka dengan tanpa berat hati akan menolak, namun resiko sebagai blogger yang tidak independensi akan melekat erat baik untuk blog dan adminnya

Artikel terkait :

Baca artikel lainnya :

16 KOMENTAR

  1. Itu sudah jadi tradisi Main dealer itu sejak lama, bahkan teman sampeyan juga pernah kan jadi kroni dan korupsi uang bayaran blogger, lebih senang sampeyan kayak gini kang daripada terkungkung karena monopoli Main dealer yang gak punya hati

  2. Kuwi jenenge mengkebiri cak, pembacamu masih setia meski kebanyakan silent reader…pokoke jangan kendor biar mereka yang bertahan mungkin butuh uangnya, namun kreativitas kelihatannya bakalan mati, itu kelihatan kok karena saya memilih otobalancing kalo untuk update seputar otomotif

  3. Salut cak sama sampeyan, berani mengambil keputusan yang sangat berani dibanding lainnya, saya menilai memang gak sepantasnya membatasi kerjasama dengan yang lain, itu bisa membuat kesan kalo sampeyan lebih membela salah satu pihak

    Semoga rejekinya lancar kang

  4. siapapun yang menjalin kerjasama ya harus ada Syarat dan Ketentuan kalo ga mau ya jangan melakukan kerjasama, krn itu sbg konsekuensinya

  5. Kesini krn artikel lek IWB, ternyata sampeyan iki yo wong jatim toh, wes joss lah tak suport cak sampeyan

    Salut cak sama keberaniane sampeyan 👍👍👍

  6. Kalo tak lihat kasusnya sih ini memang terindikasi sebagai pemaksaan, kenapa kok bisa begitu…kerjasama itu harus menguntungkan kedua belah pihak dan bukan sebaliknya, meskipun ada yang bilang kalo mau kerjasama ya harus ada syarat dan ketentuannya, namun kan gak harus memaksakan sebuah peraturan yang mana cak priyo memang gak ada pilihan

    Bener cak pilihan sampeyan meskipun saya yakin sampeyan kehilangan dan berkurang rejekinya namun itu lebih baik daripada bekerjasama namun akhirnya ada salah satu pihak yang gak sreg

SAMPAIKAN OPINI ANDA DI SINI :