Makelar Komunitas, Bisnis Memperdaya Anggota Komunitas

Diposting pada

otobalancing.net – Apa kabar rekan2 komunitas dimanapun berada, diartikel kali ini saya mengangkat tulisan yang sebenarnya ingin saya tulis sejak lama, berawal dari beberapa obrolan beberapa member komunitas yang diperdaya oleh sesama member komunitas, seru banget obrolannya namun karena kwatir nantinya melanggar UU ITE disini saya tidak menyebutkan nama komunitas dan nama bikernya, di artikel ini saya cuman membeberkan aksi yang dilakukannya saja, sebagai informasi kalo aja para pembaca otobalancing yang tergabung di dunia komunitas pernah atau saat ini berhubungan dengan orang2 yang dijuluki sebagai “MAKELAR KOMUNITAS” ini

Dalam dunia komunitas istilah bantu membantu dan bergotong royong memberikan solusi dan bantuan kepada komunitas lain adalah lumrah, namun itu hanya dilakukan oleh komunitas yang memang bener, namun kenyataannya ada juga yang memanfaatkan komunitas ini sebagai ladang pekerjaan dan memanen pundi2 uang dengan alibi membantu dan bergotong royong namun akhirnya berakhir BONCOS (omong kosong) sehingga gak sedikit yang sudah terjebak dan akhirnya baru menyadari kalo komunitasnya terperdaya

BERSIKAP MANIS DAN MENJANJIKAN

Ini merupakan strategi awal seorang makelar komunitas dimana komunitas membutuhkan orang untuk memperlancar kegiatannya/urusannya meskipun sang makelar ini bukanlah orang yang kompeten di bidang tersebut, namun karena kelihaian dalam mengolah kata, komunitas akhirnya terperdaya dan mengikuti saran sang makelar bak seorang penasihat yang bijak, padahal itu merupakan strategi marketing agar orang akhirnya percaya dan segala sesuatu akan lari kepadanya

GRATIS DAN DIJAMIN LANCAR

Teman saya mengatakan saat itu dia sedang kesulitan untuk mencari tempat dan sponsor untuk Annivesary komunitasnya, maka datanglah dia dan beberapa anggotanya menemui makelar komunitas ini untuk meminta saran, dengan otak bisnisnya sang makelar memberikan angin segar kepada komunitas tersebut jika dia bisa membantu tanpa meminta dana sepeserpun alias gratis, namun apakah sampeyan percaya cak dengan janji seperti ini…kalo saya sih nggak karena ada beberapa fakta yang terungkap dibalik “GRATIS” ini, antara lain :

  1. Komunitas membuat proposal kepada sponsor yang dimiliki oleh makelar tersebut dan set up proposal di setting oleh makelar tersebut (paham kan)
  2. Komunitas diharuskan loyal kepada makelar komunitas tersebut di setiap acara yang digelar bahkan di setiap acara yang digelar makelar itu, setiap member komunitas diwajibkan untuk membeli dan memakai atribut (kaos/seragam) merek yang di tentukan oleh makelar tersebut (merek komunitasnya sih lebih tepatnya) akhirnya yang terjadi seperti ada pemanfaatan kepada komunitas lain dimana yang akhirnya merek/brand makelar tersebutlah yang naik dan akhirnya dikenal di kalangan sponsor
  3. Memanfaatkan bisnis pembuatan kaos, banner dan atribut komunitas sebagai bagian dari pundi2 uang karena komunitas2 telah loyal kepada makelar tersebut

Tiga efek GRATIS telah saya paparkan diatas, dimana intinya sang makelar membuat sebuat lingkaran dimana lingkaran ini didalamnya akan ada banyak komunitas dan pastinya akan menggantungkan urusan tetek bengek komunitasnya kepada sang makelar ini, biasanya makelar ini akan membentuk sebuah perkumpulan yang terdiri dari berbagai komunitas

BISNIS KOMUNITAS ITU KEJAM

Makelar ini sudah menemukan ladang bisnisnya dan menganggap bisnis komunitas adalah pekerjaan utamanya, maka dari itu dengan banyaknya komunitas maka event dan kebutuhan komunitas juga akan semakin besar (mirip kayak MLM lah bro) dimana anda akan diberikan kata2 motivasi dan pada akhirnya membentuk mindset anggota2 komunitas yang tanpa sadar itu gak bener.

Sebagai contoh adalah saat teman komunitas saya yang lain dipengaruhi untuk keluar dari paguyuban dan bergabung dengan makelar tersebut, dimana dia memberikan opini jika ikut paguyuban itu gak sebebas ikut perkumpulannya, padahal posisi club teman saya ini gak ada masalah di paguyubannya, namun karena teman saya ini ada di TEMPAT DAN ORANG YANG SALAH maka midsetnya dibelokkan dan akhirnya menjadi keliru tentang visi dan misi paguyubannya sendiri

Endingnya club teman saya bergabung dengan perkumpulan makelar tersebut dan bisa ditebak sebagaimana saya ungkap diatas “GRATIS DAN LANCAR” menjadi senjata utama makelar untuk membuat klub/komunitas jatuh dalam pelukan sang makelar, ya gak bisa dipungkiri jika komunitas juga bukanlah perkumpulan yang banyak duit, mereka butuh akses tempat dan dukungan sponsor untuk kegiatannya

Dan itulah yang dijual oleh sang makelar…

DARIMANA MAKELAR DAPAT DUIT

Dengan bekal sponsor ditangan dan akses tempat, sang makelar dengan mudahnya memberikan angin segar kepada komunitas, namun yakinlah bagi makelar GAK ADA YANG GRATIS DI DUNIA INI, apalagi makelarnya menganggap “membantu” komunitas adalah “pekerjaan” sehingga harus ada income dong jika ada kegiatan komunitas

Namun ada beberapa lokasi yang memang tidak gratis namun sang makelar mempunyai akses disana, itu bisa menjadi ladang income bagi sang makelar, dimana dia bisa menaikkan harga sewa dari harga sebenarnya yang disepakati kepada pemilik lahan dan mengatakan kepada komunitas dengan di up harga 1 atau 2x lipat dari harga sebenarnya

Jika komunitas menolak harga yang ditawarkan maka jurus sang makelar adalah membimbing komunitas tersebut untuk membuat proposal kepada sponsor yang dikenal oleh sang makelar, saat dibimbing nominal pengajuan dibesarkan oleh sang makelar dengan harapan akan bisa menutupi biaya operational acara komunitas tersebut, maka beberapa proposal yang selesai dibuat dengan format komunitas dan tanda tangan komunitas tersebut dikirimkan kepada beberapa sponsor

MANIPULASI

Disinilah letak kekuatan dari sang makelar jika sponsornya sang makelar lah yang pegang, komunitas yang mengajukan gak akan pernah bisa mengenal atau mengkontak pihak terkait sponsor karena gak akan pernah diberikan kesempatan untuk MENANYAKAN, MEMFOLLOW UP bahkan MENEMUI pihak sponsor tersebut, celah ini akhirnya dimanfaatkan oleh sang makelar untuk memanipulasi

Dana cair sekian dikatakan lebih rendah dari yang diterima, itu sudah menjadi tabiat sang makelar karena sang makelar adalah tembok pemisah antara komunitas dan sponsor yang tidak akan bisa bertemu dan berdiskusi sehingga komunitas pun gak akan pernah tahu berapa nominal yang sebenarnya cair, namun karena MULUT MANIS sang makelar, kebanyakan komunitas akhirnya percaya

Waduh…dah hampir 1000 kata nih cak yang saya tulis, untuk next tulisan akan saya sambung ya di artikel selanjutnya, semoga anda bisa waspada dengan modus makelar komunitas seperti ini karena modus ini sudah banyak memakan korban dan kebanyakan korbannya baru menyadari setelah kejadian, semoga tulisan ini bermanfaat

Silahkan Komentar Disini :