otobalancing.net – Bagi saya ini mungkin adalah kesekian kali saya ke Lembang, namun bersama keluarga kecil saya inilah momen pertama kali, beberapa kali touring naik motor entah sendiri atau bersama2 rekan komunitas sudah saya jalani, namun kali ini bersama keluarga kami naik mobil

Bagi saya sekeluarga tidaklah mudah memutuskan pergi keluar kota dan luar provinsi dimasa PANDEMI ini, hal ini bisa dibuktikan selama berbulan2 saya dan keluarga jarang sekali bepergian ke luar kota…saya sangat menghormati kebijakan dari kantornya istri dimana ada aturan ketat tentang karyawan yang bepergian jauh…untuk itu saya sendiri lebih banyak menghabiskan waktu akhir pekan hanya dirumah sendiri, ortu atau saudara dekat

Baca juga :
– Mudik Ke Bandung Bersama Mitsubishi Mirage (Persiapan)
– Floating Market Lembang, Menikmati Kuliner di Pasar Apung Modern
– Makan Malam Di Liwet Asep Stroberi Lembang

Bisa kalian bayangkan…8-9 tahun saya dan istri tidak pernah bertemu mertua, ada banyak sebab dimana beberapa kali seringkali gagal karena situasi dan kondisi, entah karena pekerjaan, biaya, waktu dll…namun jauh sebelum adanya COVID 19, di tahun 2020 ini saya sudah meniatkan diri untuk berkunjung ke Lembang

Saya masih ingat saat saya membeli mobil MIRAGE di tahun 2017 dimana mobil ini adalah sarana kami untuk memperlancar SILAHTURAHMI ke orang yang kami kenal dan juga sebagai alat transportasi orang tua saat pulang ke kampung halaman, namun di tahun 2018 pekerjaan saya dan istri sedang padatnya, lembur dsb…dan di tahun 2019 anak kedua kami AISYAH lahir dan tidak memungkinkan untuk kami pergi jauh sampai melewati luar provinsi…itulah alasannya

Dan di tahun 2020, saat COVID 19 melanda menjadi tantangan kami sebenarnya, karena jujur untuk biaya RAPID ANTI GEN bakalan akan bikin bengkak pengeluaran jika dihitung untuk kami berempat (250rb x 4 = 1 juta) sedangkan kami harus meluangkan dana kami untuk tahlilan dan 40 hari Alm Ayah saya, belum lagi bulan lalu atap rumah roboh kena rayap dan diganti full GALFALUM

CORONA INI SUNGGUH MEMBUAT JENGKEL

Akhirnya saya nekad memberangkatkan diri ke Lembang tanpa Rapid, kami berangkat setelah Tahlilan 40 hari Ayah di jam 22.00 WIB…management waktu dan perjalanan saya ringkas dengan tidak berhenti di REST AREA kecuali hanya mengisi BBM, karena beritanya test rapid diselenggarakan di Rest Area TOL

Dengan kecepatan antara 100, 140 bahkan beberapa kali 160 km/jam saya memacu MIRAGE, untungnya mobil saya ini sangat tangguh dan bisa diandalkan, melewati hujan rintik hingga deras melalui malam yang mana seringkali tidak ada penerangan jalan tol saya dengan mantap menginjak gas MIRAGE

Dan pada jam 05.00 kami sampai di kota SUBANG yang artinya gak jauh lagi kami sampai tujuan, dan jam 06.30 setelah sekali beristirahat di POM Bensin saya sampai di rumah mertua

Oh ya saya masih ingat ada karyawan tol bilang kepada saya

“Tidak semua rest area menyetujui adanya rapid test anti gen karena pihak rest area disuruh menyediakan berbagai keperluan seperti APD dsb, hanya rest area besar saja yang ada pemeriksaannya”

Artikel selanjutnya saya akan share pengeluaran BBM dan Biaya TOL dari Surabaya – Lembang dan sebaliknya, semoga bermanfaat bagi yang akan melakukan perjalanan ke arah yang sama

SAMPAIKAN OPINI ANDA DI SINI :