otobalancing.net – Teman OB yang bernama Budi ternyata memiliki dendam membara kala melihat versi terbaru Honda CBR250RR 2020 yang memiliki beberapa kelebihan dibanding versi 2018 miliknya, seperti yang sampeyan ketahui jika Honda CBR250RR seri terbaru Special (SP) Quick Shifter dilengkapi fitur baru assist dan slipper clutch serta quick shifter, pertanyaannya adalah…

Apakah mesinnya bisa diupgrade menjadi versi terbaru 2020…???

Hal ini bisa jadi mungkin untuk mengejar spesifikasi mesin baru, namun tak sederhana membalikkan tangan cak, perubahan komponen di dalam ruang bakar agak rumit terutama jenis piston, part pendukungnya, hingga menyentuh ECU.

“Versi lama sebetulnya bisa saja diupgrade (mesin), semisal dari unit 2016 menjadi seperti sekarang. Namun ini ada konsekuensinya. Banyak komponen yang perlu diganti. Masalahnya semua berhubungan. Semisal piston, terkait langsung dengan paket perubahan baru. Seperti conrod, crankshaft, pin piston, hingga per klep. Balancer juga berbeda dengan tipe sebelum,” papar Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM)

Justru jika mau menyempurnakan motor lama, perangkat paling mudah diaplikasikan adalah assist dan slipper clutch. Pemasangannya plug and play. Hampir keseluruhan pendukungnya identik, tak rumit prosesinya.

“Justru kalau mau tambah assist dan slipper clutch bisa. Pemasangannya plug and play. Tentu konsumen perlu beli satu set dengan kampas kopling dan lain-lainnya. Tapi tinggal masuk saja. Ada sedikit perbedaan memang di bagian lifter, agak panjang sedikit,” jelasnya.

Berapa Biayanya…???

Sayang tidak disebutkan berapa ongkos yang dibutuhkan untuk upgrade ini, seandainya gak terlalu menguras ongkos dan serta proses pemasangan mudah, tentu bisa jadi opsi menarik. Toh CBR250RR lama sebetulnya memiliki performa cukup. Kala bisa ditambah assist dan slipper clutch, sensasi menyiksa dapur pacu 250 cc-nya makin menyenangkan. Sebab tuas jadi ringan, berikut waktu downshift agak keras dari putaran tinggi tak takut ban mengunci dan kehilangan traksi.

Lain lagi dengan quick shifter. Mungkin sebagian kalangan sudah berharap, perangkat baru ini bisa diaplikasikan dengan mudahnya. Mengingat Kawasaki menyediakan opsi semacam ini, dengan proses pemasangan sederhana dan tak memakan biaya banyak. Tapi Endro menegaskan, Honda tak mengamini CBR lama untuk dipasang quick shifter baru.

“Nah, khusus quick shifter tidak bisa dipasang ke CBR lama. Keterkaitannya terlalu panjang. Ada sensor ke pedal gigi, ke stroke, serta komputasi ECU ke perpindahan gigi. Kalau yang dulu dibaca komputer secara keseluruhan (1-N-2-3-4-5-6). Khusus seri SP membaca di masing-masing gigi. Berikut komponen ada di dalam crankshaft, yang notabene berbeda jenis. Plus sistem komputerisasi dan elektronik lain tidak sama,” kata Pak Endro.

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini