otobalancing.net – Tulisan ini saya ambil dari perbincangan yang tidak sengaja saat saya lagi duduk santai di sebuah warkop, saya juga gak kenal dengan ojek online ini dan memang saya gak berhak mengenal lebih jauh karena fokus saya hanyalah kepada masalah ojek online ini

Berperawakan kurus namun gak seperti orang cacingan, ojek online ini datang dan duduk di depan saya dengan muka kesal, sumpah serapah dengan teman di sebelahnya membahas tentang sesuatu hal, ternyata yang dibicangkan adalah tentang membeli part original motor yaitu kampas rem depan, kemudian iseng saya menegur dan terlibat dalam pembicaraan

Kebetulan saya memakai motor yang sama dengan yang dipakai ojol tersebut dan agak lama sekitar 5 menit dia kemudian ke parkiran karena saya menunjuk motor saya yang terparkir di sana, ojol itu kemudian balik lagi ke tempat duduk dimana saya dan temannya berada, bertanya tentang modifikasi yang menempel di motor saya, perbincangan ini lama sekali mungkin 1 jam karena saya harus menjelaskan detail part modif dengan segala kekurangan dan kelebihannya

Sampai akhirnya saya ditanya mengenaik kampas rem, saya jawab :

“Sejak awal beli baru sekali merasakan kampas rem original karena di dealernya dijawab HABIS/KOSONG barangnya” jawab saya

Tiba-tiba dia bilang “NAH SAMA MAS”

Kemudian dia bercerita sejarah dia mempunyai motor dengan merek yang sama dengan motor yang dipakai saat ini, terlihat antusiasme dan kepuasan dengan produk tersebut, bahkan dia bilang sejak jaman mbahnya dan keluarganya memakai produk motor tersebut bahkan di bilang di desa tipe bebeknya masih dipakai angkut hasil sawah dan membeli pupuk di KUD.

Sampai di cerita dia membeli motor saat ini baru dia mengungkapkan kekecewaannya…dia bilang begini :

“Saya mau tahu tuh perusahaannya, bagaimana kalo saya bawa motor ini dalam keadaan kampas rem habis saat saya bawa konsumen, ini saya sudah meluangkan waktu 2 hari gak narik cuman untuk keliling dealer cari part originalnya dan gak ada, kalo saya kecelakaan dengan konsumen saya dan akhirnya diputus oleh perusahaan ojol gimana…mau makan apa keluarga saya cak” ungkap ojol tersebut

Otak saya berfikir keras, meskipun saya sudah tahu jawabannya namun dibatin saya mengatakan…ini yang keliru systemnya atau orangnya ya…??? kalo system masak gak bisa sih dirubah…??? apalagi ini kan tentang PELAYANAN KONSUMEN, kalo nanti kecewa dan akhirnya motornya dijual dan berpindah merek gimana…??? belum lagi isuee dan omongan konsumen inikan wajib didengar sehingga bisa dievaluasi bagaimana system bisa dirubah

Namun jika yang keliru itu orangnya…ya gak bisa dibahas lagi…sebagus apapun systemnya namun jika yang menjalankan gak bener ya ujungnya pasti gak akan bener.

Dealer 3s (Sales, Sperepart dan Service) seharusnya saling berkesinambungan dan saling membutuhkan satu sama lainnya, gak cuman penjualan saja yang di tuntut untuk ini dan itu, namun pelayanan dalam hal part juga harus dimaksimalkan, jangan sampai orang sudah beli akhirnya kecewa hanya gara2 part yang dibilang kosong atau habis…konsumen gak akan peduli dengan system anda, mereka ini RAJA…seharusnya memang harus diperlakukan secara istimewa

Di tulisan selanjutnya masih membahas tentang masalah ini namun membahas tentang part toko online

Oh ya…endingnya si rekan ojol ini tadi saya ceritakan solusi alternatif dimana kami akhirnya beranjak dari warkop tadi dan pergi ke bengkel dan membeli persamaan part dengan merek yang berbeda…kelihatannya sih abang ojol ini gak ngerti otomotif karena baru tahu kalo kampasnya sama dengan merek motor lainnya

Namun yang terjadi selanjutnya saat dibengkel ini adalah ending yang menurut saya HARUS DIPERHATIKAN

“Wah kok merek ini ready dimana-mana ya, sedangkan motor merek saya disini gak ada, dibengkel resmi gak ada…??? Tau gini beli merek lain ajalah pokoknya bisa cari makan untuk keluarga”

Jedieerrrr….

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini