otobalancing.net – Assalamualaikum wr wb, dan salam sejahtera bagi yang beragama lain, artikel kali ini bukan artikel yang membahas tentang otomotif ya namun lebih membahas pengalaman pribadi saya dimana saya sukses mengurangi secara drastis rokok karena vape, meski tidak bisa dipungkiri vape juga rokok namun elektrik

Sejak lulus kuliah 2005-2006 saya sudah mulai merokok jadi bisa dihitung sudah 15 tahun saya menjadi perokok dan termasuk dalam kategori perokok berat, sejak saya bekerja di sebuah perusahaan baja di kawasan Surabaya saya sudah merokok per harinya adalah 2 pak per hari…rasanya ada yang kurang gitu kalo gak merokok, ya saat kerja, saat makan, bahkan nongkrong sama teman bikin gak terasa 2 pak rokok saya habiskan

Bicara masalah anggaran rokok perbulan ya lumayan gede karena 30-40% dari gaji habis untuk biaya beli rokok, trus bagaimana dengan kesehatan…jujur saja orang rumah risih sekali kalo saya merokok, bahkan sering ngomel-ngomel dan meminta saya berhenti merokok, ada beberapa penyebab mengapa mereka risih sekali, antara lain :

Bau asap rokok yang bikin gak nyaman rumah, bau mulut yang gak sedap hingga dada sesak saat jalan jauh…namun karena kecanduan sama rokok ya masih saya teruskan saja

Kembali ke vape…

Saya mengenal Vape ini sejak Maret 2020 kemarin, jadi masih barusan juga…sebelumnya gak terlalu menghiraukan karena isu2 kalo vape itu lebih ngeri dari rokok, bisa meledak alatnya dan banyak bahan kimianya…itu semua saya dapat dari berita di TV dan profokasi teman2 yang masih belum paham vape dan dari katanya dan katanya.

Hingga akhirnya saya mencoba beberapa vape kepunyaan rekan2…asli batuk2 dan bikin mata berair awalnya, hal ini diakibatkan saya belum terbiasa dengan cara menghisap vape dan masih kebiasaan dengan cara menghisap rokok tembakau…hingga akhirnya rekan komunitas motor bernama Risaldi membujuk saya untuk membeli sebuah alat vape dengan merek “SMOK”, dia bilang alat ini simple banget dan mudah untuk digunakan

Harga alat vape “SMOK’, baterai dan loquid saya tebus dengan harga Rp. 550.000…dan kini saatnya saya tunjukkan ke keluarga…sengaja saya menghisap di dalam rumah, pengen lihat reaksi orang rumah dan alhasil di semprot…vape yang uapnya (orang awam menyebutnya tetap aja asap) tebel dan banyak banget sehingga bisa bikin rumah bau dan batuk karena kena asapnya, namun saya minta orang rumah untuk merasakan…apakah ada bau dan bikin batuk2…dan Alhamdulillah gak masbro mbakbro sekalian

Liquid yang saya pilih adalah rasa buah dan sukses bikin orang rumah merasakan bau buah didalam rumah, dan alhasil bikin orang rumah tidak infil lagi dengan rokok…oke mas bro ini baru artikel awal saya tentang vape dan artikel selanjutnya namun saya selingi dengan artikel otomotif tentunya akan membahas lebih jauh tentang vape menurut versi pengalaman saya karena bagi saya pengalaman adalah guru yang berharga untuk saya dan juga anda yang telah menjadi vaper atau yang ingin menjadi vaper bahkan masih ragu2 untuk menjadi vapers

2 KOMENTAR

    • Hehehe, iya kang…tapi dada udah gak ampek lagi dan bisa menekan pengeluaran meski awalnya lumayan belinya…plus yang penting org rumah gak ngomel2 masalah bau asap, krn skrg kan uap bukan asap

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini