otobalancing.net – Salam hangat Cakbro dan Mbakbro sekalian, bahasan artikel kali ini diluar dari konten otomotif biasanya karena ada beberapa hal dan unek2 yang saya rangkum hasil dari beberapa perbincangan dari rekan2 biker yang membahas tetang seputar kualitas dan kuantitas komunitas Jaman Now.

Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah di era industri 4.0 saat ini telah sedemikian mudah, arus informasi seakan tidak pernah ada habisnya, jarak dan waktu seakan tiada artinya bagi dunia bikers motor, hal ini berbeda dengan jaman dulu dimana saya merasakan saat awal pertama masuk di dunia komunitas di tahun 2006 arus informasi masih sangat sedikit sekali, sampai2 saya harus mencari dan menelusuri jalanan kota Surabaya untuk menemukan klub yang saya inginkan untuk bergabung, jadi bisa dibayangkan jika dulu anak bikers punya HP seperti Blackberry itu sudah termasuk anak orang kaya, punya HP poliponik itu sudah Alhamdulillah.

Jadi kalo saya membedakan felling bikers jaman old dan now ya sebenarnya masih enakan skrg kalo dari sisi informasi…tinggal cari di FB, IG sudah bakal ketemu dan langsung tegur sapa dan tanya dimana posisi kopdarannya.

Oke cak ning itu tadi adalah perbedaannya, nah sekarang apa persamaan antara biker jaman dulu dan sekarang…???

PERSAUDARAAN atau BROTHERHOOD…kalo ada yang jawab ini saya benarkan…namun yang saya lihat seiring waktu berjalan hal ini tidaklah menjadi jaminan karena seleksi alam, nah seleksi alam yang bagaimana ini…??? banyak masbro…namun ingat semua orang pasti punya tujuan tertentu untuk masuk dalam komunitas motor, antara lain :

  1. Bikers Sharing

Saya masih ingat ada beberapa waktu lalu dimana saya berbincang dengan beberapa bikers dan harus menjawab dengan sejujur jujurnya (meski saya tahu ada yang gak jujur hehehe)…namun ada 2 bikers yang saat itu saya tahu kalo beliau jujur mengatakan alasan bergabung di dunia komunitas motor adalah hanya ingin sharing tentang motor atau hal tentang berbau pariwisata

Bikers ini tidak minat kalo nyemplung langsung di organisasi, tidak ada ambisi untuk menjadi pengurus bahkan saat jadi masuk saja sebagai member entah prospek atau member resmi itu baginya sudah cukup, beliau ini lebih suka bertanya apapun seputar motor mulai dari spesifikasi mesin, kerusakan, solusi perbaikan bahkan tips2

Bikers jenis ini sangat bisa bergaul dengan siapapun baik pengurus maupun anggota, namun ada plus minusnya dimana bikers jenis ini tidak mempunyai rasa tanggung jawab saat diamanahi sebuah event atau kegiatan, dan memang saya sarankan jangan bebankan tanggung jawab kepada bikers jenis ini karena sudah pasti bakalan gak akan nyambung saat mengelola sebuah organisasi

Saya menyarankan kalo bikers ini merupakan bikers dengan tipe penjelajah, artinya tempatkan bikers ini kedalam tim jelajah komunitas anda, karena bikers ini lebih suka bertemu bikers lain baik yang dikenal maupun yang belum dikenal tanpa ada rasa canggung dan sudah pasti akan selalu senantiasa dengan senang hati akan terus mengibarkan bendera komunitasnya dimanapun dia berada.

Kalo saat event biker ini berada di tipe biker PELAKSANA dimana dia lebih suka melakukan sesuatu yang tidak berat menurut dia dan gampang dilakukan.

2. Bikers Kesepian

Jujur susah banget mau bikin judul tentang biker tipe ini…takut dosa cak, soalnya bikers jenis ini banyak bertebaran di sekitar saya, namun bukan berarti seperti judul bahwa biker ini memang benar2 kesepian ya…maksudnya mereka ini mencari cara membunuh waktu dan refresing otak daripada plonga plongo di kost atau di rumah apalagi tempat tinggalnya di daerah perumahan, orang tua tinggal terpisah bahkan telah tiada kembali ke Allah SWT, atau di tempat kerja orangnya gak terlalu asyik kalo diajak touring atau nongkrong…nah bikers jenis ini akhirnya mencari klub/komunitas motor yang ternyata bisa membuat bikers ini bisa melampiaskan hasratnya.

Bikers jenis ini tidak pandang apakah dia akan gabung di klub/komunitas semerek atau campuran, asalkan orang didalamnya asyik dan bisa diajak ketawa bareng maka bikers jenis ini akan klik hati dan perasaannya walau sebenarnya ada perbedaan kasta dan derajat meskipun bikers ini tidak akan menunjukkan hal itu

Seperti teman saya si A ini…sampai saat ini gak ada yang tahu kalo bikers ini adalah anak dan penerus dari sebuah perusahaan terkenal dan besar di kotanya, namun kondisi ini tidak menjadikan bikers ini sombong…bahkan bikers ini lebih suka membaur, makan apa adanya, duduk beratapkan langit bahkan saat kelelahan touring dia gak segan bersama biker lainnya tidur di sebuah tempat yang ala kadarnya…sebenarnya bikers ini bisa saja menyewa kamar hotel atau bahkan villa…namun bikers ini lebih senang bisa bersuka duka bersama bikers yang lain

Mengapa hal ini bisa terjadi…karena teman2nya telah berhasil tidak membuat dia kesepian, berhasil membuat dia bahagia bahkan yang paling penting menjadikan klub/komunitas adalah keluarga kedua baginya, bikers ini mau untuk dijadikan pengurus kalo diminta dan dipilih…bukan karena apa, namun karena bikers ini ingin menjadikan keluarga keduanya ini keluarga yang bahagia dengan apa yang dia punya, baginya harta itu nomer dua karena prinsip orang kaya adalah UANG YANG BEKERJA UNTUK DIA, BUKAN DIA YANG BEKERJA UNTUK UANG…makanya gak heran kalo terjadi kerumitan dalam klub/komunitasnya…bikers jenis ini setekah berjuang namun tidak dihiraukan bahkan dimusuhi, secepat kilat bikers ini akan segera cabut bahkan menghilang tanpa jejak

Dan yang pasti dia bakalan ngerti biker mana yang tulus jadi temannya atau yang hanya memanfaatkan dia semata…

Bersambung ya di artikel selanjutnya…

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Kontak Penulis :
Email : givisurabaya@gmail.com

2 KOMENTAR

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini