Touring Bandung Surabaya Lintas Selatan Bersama Suzuki GSX 150 Bandit

otobalancing.net – Setelah tulisan pertama mengenai perjalanan saya dengan bro Andik dari Surabaya menuju Bandung mendapat respon yang luar biasa dari rekan2 biker dan pembaca, kini saatnya saya melanjutkan pengalaman perjalanan touring dari Bandung ke Surabaya melalui lintas Selatan.

Baca ini sebelumnya : Touring Surabaya Bandung Lintas PANTURA Dengan Suzuki Bandit 150

Setelah kami beristirahat lumayan panjang di lokasi acara DEKLARASI BANDIT COMMUNITY INDONESIA CHAPTER BANDUNG kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Surabaya pada sore hari sekitar jam 16.00 WIB, kami berdua memutuskan untuk lewat selatan karena pertimbangan ingin merasakan juga antara lintas Utara dan Selatan.

Perjalanan kami menuju Tasikmalaya sudah ditemani hujan deras sejak dari Bandung, namun kami terjang tanpa menggunakan jas hujan, jaket kami lumayan melindungi perangkat gadget kami agar tidak basah meski badan kedinginan, celana basah kuyup dan sepatu penuh air namun ya inilah kami…dan sudah lebih dari 10 tahun di dunia komunitas motor kami sudah mengalami banyak rintangan dan salah satunya adalah hujan deras nan dingin menusuk tulang.

Saat di Sumedang kami mengisi BBM untuk yang ke empat kalinya, badan kami yang basah ditambah hawa dingin yang lumayan bikin kami jadi kaku sejenak terobati dengan gorengan hangat yang ada di sekitar SPBU tersebut, setelah lumayan kenyang menyampat cemilan kami melanjutkan perjalanan melewati perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah namun karena gelap kami tidak bisa mendapatkan foto yang bagus untuk mengabadikannya.

PERFORMA LAMPU LED SUZUKI BANDIT 150

Memasuki ALAS ROBAN memang mendapatkan sensasi tersendiri itu kalo pas anda melaju di siang hari, terlihat pepohonan jati sepanjang jalan yang meliuk liuk, namun kalo malam hari dimana saat itu kami melintas sekitar jam 00.00 (tengah malam) itu sensasinya malah gak karuan, namun karena waktu maka mau gak mau kami harus melintas.

Jujur saat melewati jalur yang konon dikenal mistis ini memang bikin merinding, namun kami singkirkan perasaan itu dan berfikit jalur ini sama seperti jalur hutan lainnya dan bukan ALAS ROBAN, memasuki beberapa tikungan saya akui performa GSX Bandit untuk melibas tikungan jalanan Alas Roban bikin ketagihan, apalagi saat itu sudah sangat jarang sekali motor dan mobil ada di depan dan di belakang kami hanya truk dan bus yang terlihat itupun juga sangat jarang.

Dibekali dengan mesin 147,3 cc 4-Tak satu silinder berpendingin cairan dengan tenaga yang dihasilkan mencapai 18,9 dk. Performa motor ini menonjol pada putaran bawah, serta semakin galak pada putaran di atas 7.000 rpm…ini termasuk kencang masbro gak heran saat melibas tikungan demi tikungan.

Setelah kurang lebih 1 jam riding melewati Alas Roban dengan speed yang lumayan tinggi (90-120 km/jam) stamina kami terkuras habis…dan akhirnya kami harus istirahat untuk memulihkan tenaga.

Tak terasa 20 menit istirahat mata sempet aja merem, namun kami menyadari kalo posisi kami istirahat bukan pada tempatnya, lihat saja di foto yang langsung rebahan di jalan tanpa melihat situasi dan kondisi, akhirnya kami mencoba melanjutkan perjalanan dan memutuskan berhenti di daerah KEBUMEN untuk ngopi dan makan.

Setelah kenyang dan sempat merem sejenak, apalagi sinar matahari sudah mulai terang kami melanjutkan perjalanan sambil mencari SPBU untuk mengisi BBM.

Setelah mengisi BBM di SPBU di daerah KEBUMEN, kami langsung melanjutkan perjalanan langsung dengan tujuan SOLO melewati Yogyakarta, tujuan kami adalah di dealer SUZUKI JAJAR INDOSOLO, rencananya kita beristirahat sekaligus mengecek motor karena sudah lama tidak di cek/servis.

Sekitar pukul 13.00 kami akhirnya sampai di kota Solo dan berkunjung di dealer Suzuki Jajar, disana kami disambut oleh mas Imam sebagai divisi promosi, terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak Suzuki Jajar yang telah mempersilahkan kami untuk beristirahat, trus ditraktir makan dan yang paling penting motor kita di cek kesehatannya sebelum melanjutkan perjalanan.

Setelah beberapa istirahat, kurang lebih jam 16.00 kita pamit untuk melanjutkan perjalanan hingga melewati perbatasan Jateng dan Jatim.

10 menit berhenti untuk melemaskan otot dan tulang karena ber jam-jam diatas motor, kami melanjutkan perjalanan hingga sampai kota Ngawi dan tidak sengaja bertemu komunitas Suzuki Satria FU150 Ngawi sekaligus kami beristirahat dan makan.

Bersambung…kehabisan BBM di Caruban

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini