otobalancing.net – Senin 29 Juli 2019, Monkey terbaru masing mengusung desain yang mirip dengan edisi pertama, yang hadir 58 tahun lalu. Bodinya tetap dibuat mungil, namun kini diberi sentuhan teknologi canggih.

Contohnya, panel instrumen dibuat bulat dan menunjukkan kondisi motor dalam wujud digital. Selain itu, Honda juga menanamkan answer back system, yang bisa dimanfaatkan untuk mencari lokasi motor di parkiran.

Statusnya didatangkan secara utuh, tidak mengherankan jika banderol Monkey di Tanah Air mencapai Rp65 juta, dengan status on the road Jakarta. Uniknya, mesin yang dipasang sudah lebih dulu menjadi legenda di Indonesia. Technical Service Division AHM, Endro Sutarno mengatakan, Monkey yang dijual saat ini menggunakan mesin yang sama dengan Supra X 125 FI.

“Spesifikasi mesin Monkey yakni 52,4 x 57,9 milimeter, sama persis dengan Supra X 125. Untuk rasio kompresinya, Monkey itu 9,3 banding satu,” ujar Endro.

Baik Monkey maupun Supra X 125 juga memakai injektor bahan bakar yang sama, yakni lubang enam. Meski demikian, ternyata performanya berbeda.

“Semburan injektor Supra X 125 lebih besar. Jadi, tenaganya lebih besar 0,7 daya kuda. Tapi, bodi Monkey kan kecil, jadi tarikannya ya sama saja,” ungkap Endro

SILAHKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN DIBAWAH INI