otobalancing.net – Masbro…Jika dulu kota ini terkenal dengan Kota Udang, kini masyarakat justru mengenalnya dengan Cirebon Kota Tilang. Hal ini adalah buntut dari ulah oknum polisi yang melakukan tilang seenaknya. Banyak warga Cirebon sendiri yang ditilang dengan alasan-alasan konyol, seperti yang di posting oleh Affa pengendara NEX II yang juga berprofesi sebagai Ojek Online.

Baca juga :
– Suzuki NEX II Makin PEDE Dengan HID Projie, Lewati Hutan CANGAR Jadi Terang Benderang
– Review Ban City Grip Pro Dan Aspiro Premio Supertivo Di Suzuki NEX II
– Ganti Roller Suzuki NEX II Biar Akselerasi Bawah Lebih Enteng, Performa Atas Tetap Kencang
 Komparasi Spesifikasi NEX II – Beat – Mio, NEX II Lebih Murah…!!!

Ditilang karena membawa barang di dek tengah yang merupakan pijakan kaki dan sebagai tempat barang belajaan biasanya ternyata juga ditilang, begini responnya :

Perlu sampeyan ketahui jika Suzuki Nex II yang memiliki desain jauh lebih sporty versi sebelumnya juga mengalami perubahan dari segi dimensi dan kini sudah tidak imut lagi atau menjadi motor matic paling kecil dikelasnya dan kini justru dari segi dimensi sudah 11-12 dengan dua kompetitornya dan pastinya dari segi desain juga sudah tidak kalah.

Salah satu perubahan signifikan yang terjadi pada Suzuki Nex II adalah perubaha desain dari dek kaki, deknya kini lebih luas dan lebar dibandingkan dengan Suzuki Nex lama pijakan kaki boncenger pun kini sudah terpisah tidak di dek lagi, dan dek bagian depan kini lebih lega dan lebih lebar, posisi kaki lebih bebas bahkan jarak antara dengkul dengan tebeng belakang masih memiliki gap yang cukup luas meski desainnya ada lekukan tajam kebelakang.

Bisa ditilang gak sih…??? mari kita belajar bersama…

Sehubungan dengan kasus ditilang diatas dengan menggunakan sepeda motor, hal ini merupakan pelanggaran hukum. Ini karena angkutan barang dengan menggunakan kendaraan bermotor wajib menggunakan mobil barang.

Akan tetapi ada pengecualiannya.

Dalam hal memenuhi persyaratan teknis,angkutan barang dengan kendaraan bermotor itu dapat menggunakan mobil penumpang, mobil bus, atau sepeda motor.

Khusus sepeda motor, persyaratan teknisnya meliputi:

  1. muatan memiliki lebar tidak melebihi stang kemudi;
  2. tinggi muatan tidak melebihi 900 milimeter (mm) dari atas tempat duduk pengemudi; dan
  3. barang muatan ditempatkan di belakang pengemudi.

Selain persyaratan teknis tersebut, angkutan barang dengan menggunakan mobil penumpang, mobil bus, atau sepeda motor itu juga harus memperhatikan faktor keselamatan.

Jadi, jika sepeda motor memenuhi persyaratan teknis dan memperhatikan faktor keselamatanpengangkutan barang dengan sepeda motor itu diperbolehkan.

Ternyata sudah terkenal kalo di Cirebon sebagai kota 1001 tilang…wkwkwk ..

SILAHKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN DIBAWAH INI