Suzuki NEX II Makin PEDE Dengan HID Projie, Lewati Hutan CANGAR Jadi Terang Benderang

otobalancing.net – Sebenarnya gak ada keinginan buat memodifikasi NEX II ini menjadi seperti ini, namun karena inilah motor yang multifungsi bagi saya mau gak mau akhirnya saya harus merombak dan menyesuaikan dengan kenyamanan yang saya inginkan, modifikasi pertama yang saya lakukan bisa sampeyan baca di artikel lengkap di bawah ini.

Diatas merupakan berbagai modifikasi yang telah saya lakukan, sebagian part merupakan limpahan dari motor lama yang saya sesuaikan dan sebagian adalah part baru bahkan ada yang hasil dari tukar tambah dan jual part ke teman…hehehe…maklum saya cuman kuli masbro, jadi kalo mau modif memang kudu hemat bin puter otak.

Suzuki NEX II ini merupakan motor yang selain saya buat trasnportasi keluarga, kerja juga saya buat untuk touring…terhitung saat ini sudah banyak kota yang tersinggahi :

  1. Touring 1 surabaya – madiun – ponorogo – malang – surabaya
  2. Touring 2 surabaya – madiun – magetan – surabaya
  3. Touring 3 surabaya – lawang – malang – batu – surabaya
  4. Touring 4 surabaya – gresik – lamongan – krian – sepanjang – surabaya
  5. Touring 5 surabaya – mojokerto – surabaya
  6. Touring 6 surabaya – krian – mojosari – pacet – cangar – paralayang – batu – malang – surabaya

Total kilometer yang telah ditempuh Suzuki NEX II saya adalah 9000 km lebih, dan pergantian part fast moving hanya sekedar ganti oli mesin, oli transmisi matic, filter oli saja, lainnya itu belum..bahkan yang paling saya heran adalah kampas rem yang masih awet saja hingga saat ini.

Mengganti pencahayaan dengan lampu Projie HID sebenarnya bukan tanpa alasan, selain itu saya bukan tipe orang yang modif mubazir tanpa ada keperluan yang memang perlu, lampu projie ini memungkinkan saya untuk menerangi jalan lebih jelas lagi…lebih dari lampu bohlam atau LED, jangkauan yang luas membuat saya bisa menebak halangan apa yang ada di depan, selain itu kelistrikan NEX II yang sudah menganut arus DC membuat saya gak repot langsung PNP dengan system HID projie.

Mungkin inilah modif termahal saya masbro…merogoh kocek sekitar Rp. 750rb yang saya tabung bulan demi bulan sejak awal tahun 2019 akhirnya membuahkan hasil, meski kalo dibilang modif ban depan belakang juga mahal namun masih tertolong dengan system jual beli dan tukar tambah yang membuat saya hanya merogoh kocek sekitar 200rb saja, roller dan cakram alhamdulillah dapat libah dan hibah jadi gak keluar kocek sama sekali, untuk plendes cakram 220 mm juga dapat bonus dari rekan bengkel racing yang mana bahan plat sudah dari saya, beliaunya tinggal ngemal dan menyesuaikan saja (terima kasih sandy bengkel racing).

Sebelumnya saya ucapkan thanks kepada bro Eko Autoligtning yang mana motor saya dulu juga sudah pernah di modif Projie sama dia dan bertahan lebih dari 6 tahun lamanya, dan setelah sekian lama barulah saya meminta tolong lagi untuk memodifikasi projie HID ke Suzuki NEX II saya.

Keuntungan dan kekurangan HID projie

  • Fokus, projector yang berkualitas menghasilkan sinar yang fokus.
  • Style, dengan menggunakan projector tunggangan kita terlihat lebih gagah.
  • Tidak menyilaukan pengendara lain apabila di setting dengan benar.

Selain manfaat, tentu projector juga terdapat kerugian, setidaknya bagi pengguna kendaraan roda dua. Dengan penggunaan projector kabel kelistrikan pada kendaraan kita akan semakin banyak, terutama yang menggunakan dua projector. Dua projector berarti dua ballast, dua ballast berarti semakin banyak kabel berlalu lalang di motor kita. Kalau kita tidak memanage kabel ini dengan baik tentu akan terlihat buruk dan berantakan.

Projector juga terdapat berbagai macam model dan ukuran, ukuran biasanya ditentukan dari besar lensa itu sendiri menggunakan inch, yang biasa kita temukan dipasar adalah projector ukuran 2.5 inh dan 3 inch, yang saya pasang adalah ukuran terbesar yaitu 3 inchi.

Harga projector juga bervariasi, disini menurut saya yang paling menentukan kualitas dari projector itu sendiri. Terdapat projector dar harga dari 600rban sama 1 jtan, untuk itu diperlukan ketelitian dalam membeli projector. Testimoni dan review brothers lain sangat penting disini. Karena projector murah hanya terlihat keren saja, tapi tidak menghasilkan sinar lampu yang baik.

Sampai saat ini masih banyak pemilik kendaraan mempertanyakan, apakah menggunakan lampu HID atau High Intensity Discharge bisa membuat aki cepat tekor…???

Masbro kudu memahami dulu mekanisme kelistrikan motor terutama bagian keyprok, alenator dan power yang dibutuhkan mengingat aki mempunyai peran penting disini, tips dari saya kalo sudah pasang HID Projie ya gak usah pasang lampu tambahan lagi, sinar Projie HID sudah cukup menerangi jalanan depan dengan luas dan bisa menghemat daya, hal ini dikarenakan arus daya aki juga menyuplai banyak komponen kelistrikan, jadinya ya dibagi-bagi.

Untuk memasang HID Projie ini juga harus menyisakan sedikit tempat untuk menaruh yang namannya ballast. Untuk HID Projie sendiri ada varian yang hanya bisa digunakan Low Beam saja. Namun, ada juga yang bisa Hi dan Low beam, HID ini juga tidak terlalu menguras daya aki karena ukuran watt-nya sama dengan lampu standar, ketimbang lampu halogen yang bisa sampai 55watt.

Selanjutnya pasang saklar on off agar saat siang alenator pengisian bekerja dengan maksimal dan HID Projie baru digunakan saat malam hari, selama 6 tahun lebih di motor lama alhamdulillah tidak ada gejala aki tekor setelah pasang, baru tekor itupun menurut kewajaran usia aki yaitu 2 tahun.

Pilihan warna cahaya HID projie

Warna yang direkomendasikan biasanya hanya sampai 8000K, dimana cahayanya kebiruan. Tapi ini juga kurang bagus, sebab cahayanya kurang terlihat jika jalanan basah apalagi hujan. 6000K masih lumayan, cahaya putih dan cukup netral, tapi jika ingin HID yang benar-benar terlihat di segala medan (hujan dan kabut) ya pilihlah warna 4300K (kuning) atau 5000K (kekuningan) namun ya kurang ada ciri khas warna HID yang akrab dengan warna putih atau biru, tapi tetap sangat direkomendasikan.

Saya sendiri sih pakai HID 6000K, cukup netral tapi tetap saja waktu hujan atau kabut kurang terlihat, dan yang paling penting pas memasang…ya pasang sama yang ahlinya HID Projie…karena beberapa teman saya juga malah ada yang gak karuan hasilnya dan gak awet pemakaiannya.

Monggo silahkan yang ingin berbagi untuk sharing pengalaman

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini