Kerugian Motor Masuk Tol

Di bagian keuntungan motor masuk tol disinggung soal penghematan ongkos bensin. Namun sebenarnya pengeluaran bulanan tak lantas otomatis berkurang. Sebab, wacana motor masuk tol datang dengan ide tarif yang akan diberlakukan.

  1. Motor masuk tol tidak gratis

Itu berarti harus ada bujet baru yang dialokasikan buat membayar tarif tol. Inilah yang menjadi salah satu kerugian motor masuk tol bagi finansial.

Namun dampak ini masih harus dibandingkan dengan biaya bensin yang bisa ditekan untuk dapat dipastikan sebagai kerugian. Bila ternyata penurunan ongkos bensin lebih besar ketimbang biaya tarif tol motor, berarti hal tersebut tetap menjadi keuntungan.

Dilihat dari sudut pandang mana pun, hanya itu potensi kerugian finansial buat pengendara sepeda motor bila motor masuk tol diperbolehkan. Kebanyakan dampaknya positif.

2. Potensi Ugal-Ugalan

Tapi dengan catatan jalur motor dibuat tersendiri, tidak bercampur dengan kendaraan lain. Selain itu, para pengendara sepeda motor mesti tertib dalam memanfaatkan jalur istimewa itu. Tak ada gunanya dibuat jalur tol yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan di jalan umum bila ternyata pengendaranya ugal-ugalan di dalam jalur tersebut.

Semua masih menunggu jadi-tidaknya wacana motor masuk tol diwujudkan menjadi kebijakan di jalan tol selain Suramadu dan Bali. Bila benar dibolehkan, tentu hal ini menjadi kabar baik buat pengendara sepeda motor atau pihak lain yang turut meraup keuntungan finansial dari kebijakan tersebut.

3. Waspada Potensi Kejahatan

Jika berkendara saat malam hari atau saat sepi harus diwaspadai juga tindak kejahatan di jalan TOL, apalagi ini adalah jalan TOL dimana di pinggir jalan tidak akan ada terlihat rest area adalam beberapa kilometer, sehingga kudu diberlakukan sterilisasi jalur atau ada peringatan jika ada tindak kejahatan dikwatirkan akan lari ke pinggir jalan TOL dan hilang di area pinggir TOL yang jebol.

Artikel Terkait :

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini