Sepeda Motor Masuk Tol, Bikin Buntung Atau Untung…??? Mari Berdiskusi

22

otobalancing.net – Masbro saat bertemu dengan beberapa ahli di bidang jalan raya dan tol kapan hari saya sempat melontarkan pertanyaan tentang wacana apakah memungkinkan di Jawa ini terutama Jawa Timur, sepeda motor bisa masuk tol untuk mengurangi angka kecelakaan dimana banyak kemungkinan hambatan dan hal tidak diduga bisa terjadi saat di jalan biasa ketimbang di jalan tol, apalagi angka kecelakaan tertinggi saat ini didominasi oleh kendaraan roda dua.

Jalan tol didesain digunakan hanya untuk satu arah dimana exit tol sudah ditentukan berdasarkan wilayah apalagi tol merupakan area bebas hambatan sehingga efektif mengurangi angka kecelakaan, namun tidak serta merta bebas resiko juga saat di TOL kalau pengendaranya tidak waspada dan mentaati peraturan di TOL, untuk itu perlu ada edukasi khusus bagi pengendara sepeda motor.

Jalur motor dan mobil akan di pisah dan diberi pembatas sehingga antara motor, mobil, truk tidak akan bertemu dalam satu jalur meski masih satu arah, dari sisi keadilan, jalur khusus untuk motor di jalan tol bakal memberikan asas keadilan bagi semua warga yang belum beruntung memiliki moda transportasi roda empat atau mobil untuk menikmati jalan tol.

“Dari sisi keselamatan, juga sudah terbukti di Bali. Dengan memberikan jalur khusus motor roda dua itu, ternyata dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas kendaraan secara signifikan,”.

Peraturan untuk MOGE di TOL

Moge cukup diizinkan untuk melalui jalur motor di jalan tol pada hari libur saja. Sedangkan pada hari kerja biarlah kendaraan bermotor roda dua bermesin kecil saja yang diizinkan. Karena mereka berangkat kerja atau pulang kerja. Sedangkan moge biasanya hanya dipakai untuk keperluan rekreasi para penggemar di hari libur.

Keuntungan Motor Masuk Tol

Secara umum, pembangunan infrastruktur tentunya mendatangkan keuntungan. Namun selalu ada efek samping yang timbul berupa kerugian.

Keuntungan utama motor masuk tol adalah perjalanan jadi lebih singkat. Singkatnya waktu tempuh menimbulkan efek positif secara finansial.

Karena tak perlu berlama-lama antre di jalan biasa yang macet, pengendara sepeda motor bakal bisa lebih cepat mencapai tujuan. Ini jelas menguntungkan terutama buat mereka yang mengandalkan kecepatan dalam mencari nafkah.

1. Karier Naik

Misalnya karyawan. Bila bisa lebih cepat sampai di kantor, mereka tak perlu bangun terlalu awal dan repot menyiapkan diri agar tidak terlambat. Belum lagi jika sudah punya anak yang mesti diantar ke sekolah.

Daftar presensi tanpa keterlambatan ujungnya akan membuat catatan kinerja menjadi positif. Itu artinya penilaian karyawan akan lebih bagus, yang ujungnya bisa mempengaruhi peningkatan karier dan gaji jika diiringi dengan prestasi kerja.

Motor masuk tol -> lebih cepat sampai kantor -> tak pernah terlambat -> penilaian bagus -> karier dan gaji naik

2. Omzet Bertambah

Contoh lainnya adalah pengusaha ekspedisi. Paket yang diantarkan kurir sepeda motor akan lebih cepat sampai jika lewat tol. Dengan begitu, kurir bisa lebih banyak mengantarkan barang dalam sehari.

Produktivitas otomatis akan meningkat. Ujungnya adalah pelanggan makin percaya dan terus mengandalkan jasa ekspedisi tersebut, yang berarti membuat omzet si pengusaha naik.

Motor masuk tol -> kurir bisa lebih cepat dan banyak mengirim paket -> produktivitas dan kepercayaan pelanggan naik -> omzet bertambah

Hal serupa berlaku untuk pengusaha lain yang mengandalkan transportasi sepeda motor.

3. Irit Ongkos Bensin

Singkatnya perjalanan juga membuat ongkos bahan bakar bisa lebih ditekan. Tak ada lagi cerita bakar uang karena bensin menguap lantaran motor terjebak kemacetan.

Penghematan juga bisa terjadi jika jalur tol motor memotong jalur yang biasa dilewati. Jarak dan waktu tempuh yang lebih singkat berarti konsumsi bensin yang lebih irit.

4. Dana kesehatan terjaga

Dengan adanya jalur motor di jalan tol, angka kecelakaan di jalan raya bisa ditekan. Sebab, motor di jalur khusus akan berbaur dan risiko mengalami tabrakan lebih kecil. Tapi syaratnya jalur khusus itu tidak dijadikan sirkuit alias arena balapan.

Karena risiko kecelakaan lebih kecil, dana yang dikeluarkan untuk masalah kesehatan—antara lain akibat tabrakan atau insiden lain di jalan raya—bisa lebih dijaga dan bahkan bisa dialihkan untuk kebutuhan lain.

Bila meminjam di tempat yang terpercaya sih tak apa-apa. Yang membahayakan adalah, karena terdesak, orang lantas mencari pinjaman cepat cair tanpa memperhatikan biaya-biaya yang menyertai. Hal seperti inilah yang diharapkan bisa dicegah lewat pemberlakuan kebijakan motor masuk tol.

Komentar Gratis, Monggo Masbro Mbakbro