Di Hari Kartini, MPM Apresiasi Pejuang Ojek Online Wanita Dengan Kampanye Cari Aman

otobalancing.net – Masbro sekalian…batasan antara laki-laki dan perempuan jaman sekarang sepertinya sudah setipis kertas HVS, apa yang dilakukan oleh laki-laki juga dilakukan oleh perempuan, begitu juga sebaliknya, jadi gak heran cak jika banyak perempuan masa kini yang tertarik untuk menekuni pekerjaan yang dulunya hanya dilakukan oleh kaum adam, salah satunya adalah menarik ojek online

Sejak kemunculan ojek online yang memudahkan masyarakat dalam mencari pekerjaan dan tambahan uang untuk kehidupan, banyak wanita yang merasa harus membantu ekonomi keluarga tertarik bahkan  mau gak mau harus menjajal pekerjaan yang satu ini, meski banyak yang memandang remeh dan mudah, namun pekerjaan ini punya resiko yang lumayan terutama untuk kaum perempuan.

PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) sebagai distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara untuk kenyamanan konsumen. Edukasi safety riding dalam rangka hari Kartini ini diberikan kepada pengemudi Grab wanita yang berasal dari Malang dan sekitarnya yang diadakan pada tanggal 19 April 2019 di MPM Basuki Rahmat Malang.

Dengan tema ojek “#Cari_Aman Penumpang Nyaman” pengemudi Grab diajarkan untuk mengetahui pentingnya keselamatan berkendara pada waktu membawa konsumen. Training yang diikuti oleh 50 orang terlebih dahulu diberikan materi mengenai basic skill berkendara dan safety awarenes. Materi yang diberikan antara lain tekhnik berboncengan yang aman, cara aman membawa konsumen dan barang, postur berkendara juga danger prediction, setelah itu semua peserta diajak untuk mempraktekkannya.

Selama ini wanita yang terbiasa berkendara di jalanan tapi tidak untuk jarak jauh, tapi kalau sudah memutuskan menjadi tukang ojek tentunya kita harus siap mengantar penumpang ke mana pun tujuannya, kalo terlalu memilih-milih penumpang, ya bisa-bisa kita malah tidak mendapatkan pesanan sama sekali.

Mungkin pekerjaan sebagai tukang ojek dipandang cukup ringan oleh sebagian orang karena bebang kerja tidak sebanyak para pegawai kantoran. Namun sebenarnya apapun pekerjaannya pasti memiliki tantangan tersendiri. Apalagi bila sebuah pekerjaan itu sudah identik dengan salah satu gender, seperti halnya jika ngojek harus dilakukan oleh wanita. Tapi diluar itu semua, para tukang ojek wanita ini termasuk sosok-sosok luar biasa yang berani mengambil tantangan baru.

Selamat hari Kartini…semangat untuk para pejuang wanita.

Artikel Terkait :

Artikel Terbaru :

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini