Menjadi Klub Motor Itu Jangan Terlalu Egois Dan Merendahkan Klub Motor Lain

otobalancing.net – Mengisi banyaknya email dari berbagai pihak mengenai produk rasanya kok pengen bahas juga tentang komunitas ya masbro dimana saya beberapa hari kemarin bertemu dengan salah satu komunitas yang merasa dirinya tersisihkan oleh kelompoknya karena tidak ingin bergabung dengan kelompok yang lebih besar…tersisihkan disini sampai2 dirinya mengikuti acara temu sesama rider pengguna motor tersebut saja gak boleh…padahal komunitas tersebut hanya ingin jalin tali silahturahmi antar sesama pengguna dan sesama biker.

Iseng sih saya kontak dengan komunitas yang dimaksud dengan meminta kontaknya, dan yang terjadi benar sekali masbro…komunitas kecil tersebut disebut sebagai komunitas yang tidak resmi oleh komunitas yang lebih besar itu, bahkan yang paling membuat kaget adalah komunitas besar tersebut melalui petingginya mengatakan TIDAK AKAN MAU DISUPORT OLEH MAIN DEALER JIKA JUGA MENSUPORT KOMUNITAS KECIL TERSEBUT.

Baca juga : Opini Tentang Prospek Anggota Klub Dan Komunitas, Penting Ki Cakā€¦!!!

Wihhh…serem masbro pernyataannya…dan aneh bin nyata ternyata masih ada komunitas yang seperti ini di tahun 2019 ini…saya maleh ingat apa kata senior saya waktu dulu saya bergabung di komunitas motor dimana beliau mengatakan jika MENJADI BIKER TERSEBUT JANGAN MEMANDANG KAMU ATAU AKU…KARENA SEMUA BIKER ITU SAMA DAN KITA SEMUA TIDAK ADA BEDA.

Senior saya juga mengatakan jika landasan seorang itu mendirikan komunitas tanpa memandang perbedaan juga tertuang di UUD 45 yaitu pasal 28 yang berbunyi :

Pasal 28
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menge-luarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Disini jelas jika semua warga negara Indonesia berhak mendirikan organisasi apapun selama itu positif dan tidak bertentangan dengan norma PANCASILA, dan jika ada komunitas kecil yang menolak bergabung dengan komunitas besar ya sah juga karena setiap warga negara berhak mengajukan pendapat baik lisan dan tulisan selama alasannya jelas dan berdasarkan kesepakatan bersama.

(Kalo gak setuju dengan Pasal 28 UUD 45, ya silahkan anda berurusan dengan negara…emang berani wkwkwkwk)

Menyoal kesepakatan bersama masbro…petinggi yang SOK tersebut menyebutkan jika DIA mewakili salah satu daerah skala provinsi…WUIH MACAM SUDAH BERKUASA SAJA…dan mengatakan statment perintah jika wilayah tersebut juga tidak akan menerima SUPORT MAIN DEALER…lucunya saya juga kenal dengan salah satu pengurus komunitas tersebut dan berada di wilayah yang disebut dan hasilnya MENOLAK tanggapan PETINGGI tersebut….DIAR MODIARRRR.

Renungan :

Main dealer sebagai perwakilan ATPM di wilayah gak membedakan klub manapun asalkan mau bekerjasama secara positif, kalo klub tersebut menyetir kebijakan Main Dealer…la sampeyan kuwi sopo lek…(kok beraninya melarang Main Dealer mensuport klub yang klub tersebut dianggap gak resmi dia mata dia) yo lucu bin dagelan.

Nah dari sini sudah terlihat jika ada semacam EGOISME yang tidak mendasar dan akhirnya dibawa keranah wilayah…bahkan ada semacam dagelan disini yang saya beranggapan “WONG ANAK BUAHNYA MENOLAK DAN TIDAK INGIN MEMBEDA-BEDAKAN” la kok PETINGGINYA malah membuat jurang pemisah…kan lucu sudah ini, gak menuduh PEINGGI tersebut gak tahu apa2…wong sudah diangkat PETINGGI kok gak tahu pengalaman dunia komunitas kan yo lucu masbro.

18 KOMENTAR

  1. Woh masih ada kok di daerah saya itu om, tapi itu dulu pas dilihat ternyata dari kasus ke egoan petingginya…biasalah…pengen dihormati dan terlihat klubnya…hasilnya ya pada kabur semua chapternya

    Orang secara personal kok itu….bukan keseluruhan klub di bawahnya seperti itu, saya pernah menghajar opini petinggi kayak gitu dan akhirnya semua setuju sama saya dan petingginya malu sendiri

    Iki jaman modern cak…Bedo iku Indah

  2. Artikel inspirasi ini, ternyata sampeyan menemukan juga komunitas kayak gitu…ya memang masih ada dan besar pula…chapternya dimana2…tapi kebijakan pengurusnya bikin semuanya terlihat ndeso

  3. Paling Mainnya gak jauh, meleknya kurang malam dan temannya gak banyak…anak kecil biasanya memang gitu sifatnya…belum tahu dunia luar dan IQ nya memang gak nyampai level PAHAM…

    Paling anak Balita tapi menyamar jadi DEWASA tuh petingginya wkwkwkwk

  4. Joss Om otobalancing…pembaca setiamu ini…artikel wajib buat renungan anggota komunitas motor yang masih AKU AKU…KAMU KAMU…paling itu biker banyak pikiran trus strees dan akhirnya gila sampai akhirnya lupa akan semboyan komunitas

  5. Mau tanya dong, apakah yang dimaksud club kecilnya itu INDEPENDENT?
    Independen itu club to?
    Iseng iseng cuman nanya doang..

    • Lo kok malah ditanya perbedaannya…klub dan independent adalah sama meski beda dalemannya

      Club Motor adalah suatu perkumpulan kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang hanya terdiri satu jenis motor dan mobil artinya motor yang lain tidak boleh bergabung ke dalam club ini . Dalam organisasi tersebut ada AD/ART yang harus di patuhi oleh setiap anggota dan ada stuktur organisasinya . Club mempunyai suatu indukan / naungan, dimana indukan tersebut mempunyai struktur kepengurusan wilayah, regional serta kepengurusan pusat .

      Independent adl kumpulan pecinta motor yang berdiri sendiri dan tidak ada kepengurusan pusat. Maksudnya adalah jika ada perkumpulan pecinta motor di sebuah wilayah mereka tidak dinaungi oleh kepeminpinan pusat yang mengikat . Berbeda dengan club motor yang memiliki naungan dan aturan yang hampir sama dalam satu wadah sebuah club namun berbeda wilayah .

      Indie juga punya AD ART meski tidak seluas Club…

      Kalo bertanya bedanya anda sudah harus berada di keduanya baru terasa bedanya

  6. Saya anak klub masbro dan dengan indie fine2 saja…kata kang otobalancing benar…pembedanya hanya masalah otoritas saja…di Yamaha dulu saya indie dan skrg di Suzuki saya Chapter…sama gak ada beda

    Yang membedakan berarti belum paham dunia klub, komunitas dan indie

    Maine kurang adoh masbro

  7. Semoga chapter2nya gak ikutan pusatnya…kalo ada yang ikut ya sama2 gobloknya

    Beda itu indah…club, komunitas, indie sama2 biker…egomu saja yang membuat jurang pemisah

    Pemikiran ndeso dipelihara

    • Biasanya kalo kayak gitu salah satu pihak gak akan mau ketemuan…biasanya yang paling besar…pengalaman saja sih

  8. Ilustrasinya joosss….

    Saya pernah kecelakaan dan saya club chapter, trus saya ditolong oleh teman sesama Suzuki tapi dia indie…alhamdulillah dan skrg saya anggap saudara sendiri, sering kopdar sama komunitasnya dan tambah saudara apalagi kita sesama satria

    Kalo ada club, komunitas bahkan indie kayak gitu…saya sarankan TOBATO CUK…Silahturahmi iku memperlancar rejeki…banyak relasi

    Salam seduluran sam otobalancing ???

  9. Sugem dalu kang otobalancing

    Senior biker kayaknya ada gerombolan anak2 lagi membuat gundah gulana bos ku nih

    Biarin aja pak bos…sudah diterangin di artikel ini sama sampeyan kalo dia baca dan masih atos ya artinya

    OTAKNYA DI DENGKUL

    Kiprah admin otobalancing di dunia biker gak diragukan…wes pasti netral kalo berargumen

  10. Saya tahu nih klubnya ternyata ada salah satu yang berteman dengan saya dan post artikelnya om

    Saya setuju dengan pendapat om otobalancing dimana klub, komunitas dan indie itu sama2 menjunjung tinggi persaudaraan

    Cuman di dalam klub itu ada namanya biker PERUSAK om, nah yang saya lihat di mereka ya ada segelintir org yang memang merusak dan mempengaruhi yang lain, parahnya dianggap benar dimana mungkin gak tau lengkap aslinya

    Saran saya…biarin deh om, memang susah dan mendarah daging komunitas itu…artikel om sudah jangan dikotorin sama artikel mereka…wong petingginya aja gebleg kalo lihat post di fbnya

    Merasa tahu tapi aslinya Nol

  11. Gak usah ngurusin klub itu to kang, jaman sudah berubah tapi mereka hanya sebagian kecil dari yang gak bisa berubah

    Saya tahu om otobalancing sangat pnglaman di dunia biker dan sering banyak menginspirasi komunitas lainnya…saya yakin banyak yang setuju dengan artikelnya om

    Yang gak setuju ya sudah psti golongan mereka saja kok…nulis produk ae om…aku butuh info nih

  12. Biarkan aja kang kalo gak mau disuport, apalagi memandang klub sejenis dan lain wadah seperti gak dianggap, masih banyak klub lain yang lebih potensial untuk disuport

  13. Biasanya yg gede hanya fokus bendera.. Yg kecil itu kebanyakan loyalis tanpa pamrih malahan..

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini