Hal lain adalah jangan nekat nyalip mobil di tikungan. Nyalip pacar orang aja berisiko, apalagi nyalip mobil di tikungan. Pasalnya itu tadi, ada area blind spot yang membuat pengendara mobil tidak melihat kehadiran sang pesepeda motor. Bisa repot urusannya. Bisa-bisa terjadi tabrak depan samping yang merepotkan.

Kita tahu bahwa tabrak depan samping merupakan jenis kecelakaan kedua terbesar di Indonesia. Data Korlantas Polri membeberkan, pada sejak 2013, kontribusi jenis kecelakaan yang satu ini sebesar 22,30%. Sedangkan setiap harinya terjadi sekitar 61 kasus kecelakaan tabrak depan samping.

Karena itu, bagi kita para pesepeda motor, jangan selalu beranggapan bahwa pengemudi lain, terutama mobil berukuran besar, bisa melihat kita. Sekalipun sudah menerapkan prinsip menyalakan lampu utama saat berkendara sepeda motor alias day running light (DRL) dengan motor bersistem automatic headlamp on (AHO), bukan mustahil ada area blind spot yang benar-benar mematikan. Misalnya, satu meter disamping kemudi truk atau satu meter di depan truk.

SILAHKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN DIBAWAH INI