Rossi Minta Maaf Tidak Juara Di MotoGP 2018, Bagaimana Target Musim 2019…???

12

otobalancing.net – Mengejutkan atas apa yang dilontarkan oleh pembalap legendaris Valentino Rossi (The Doctor) VR 46 masbro, permintaan minta maaf kepada seluruh penggemar beberapa saat lalu di hadapan media membuat haru banyak kalangan, meski diusia yang hampir 40 tahun, kemampuan bersaing di papan atas membuat pebalap asal Italia ini tidak dianggap remeh, bahkan jelang musim 2019 Rossi masih dikaitkan dengan gelar juara dunia.

Pembalap yang pernah membela tim Honda dan Ducati itu menegaskan akan berupaya tampil lebih baik dibanding musim lalu ketika mengakhiri musim di tempat ketiga di bawah Marc Marquez, dan Andrea Dovizioso.

“Saya belum menentukan apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya, tapi saya tidak memikirkannya. Saya hanya ingin bekerja keras pada musim dingin agar tampil kompetitif pada 2019. Saya akan sangat senang jika saya bisa meraih gelar kesepuluh, tapi pada akhirnya itu hanya angka saja,” ucap Rossi dikutip dari Motorsport-total.

“Tentu saya ingin berjuang untuk menang, tapi gelar juara kesepuluh bukan tujuan saya, itu datang dari media,” tambahnya.

Rossi akan menjalani musim balap ke-24 tahun depan. Sembilan gelar telah diraih Rossi di berbagai kelas, mulai 125cc, 250cc, dan 500cc atau MotoGP. Setelah menjadi juara kelas 125 cc pada 1997, Rossi menjadi yang terbaik di kelas 250cc pada 1999.

Prestasi Rossi kian menanjak setelah menjadi juara 500cc pada 2001 yang dilanjutkan dengan kesuksesan tahun 2002 hingga 2005, serta keberhasilan berjaya di kelas yang sama pada 2008 dan 2009, setelah gelar terakhir pada sembilan tahun lalu, Rossi belum berhasil lagi menduduki podium teratas. Prestasi terbaik The Doctor setelah tahun 2009 adalah menjadi runner up pada tahun 2014 hingga 2016.

“Saya pikir tempat ketiga adalah hasil yang penting, namun sulit untuk percaya karena itu adalah musim yang sulit, terutama di paruh kedua yang rumit. Maaf, saya tidak bisa memenangkan balapan, namun kami akan terus mencoba dan melakukan segala kemungkinan untuk menjadi lebih kompetitif pada 2019,” ungkap Rossi, mengutip dari Speedweek, Senin (10/12/2018).
Rossi dan rekan satu timnya di Yamaha, Maverick Vinales, mengeluhkan performa M1, yang dinilai kurang kompetitif. Menurut The Doctor, kelemahan utama paket 2018 adalah pada traksi, disebabkan oleh mesin, dan sistem kelistrikan, pada tes Valencia dan Jerez, Rossi serta Vinales mendapatkan dua spesifikasi mesin berbeda dari Yamaha. Keduanya sudah menetapkan pilihan untuk tahun depan.

Komentar Gratis, Monggo Masbro Mbakbro