Sponsor Rokok Yang Pernah Berjaya Di MotoGP

otobalancing.net – Dulu sebelum penghapusan sponsor rokok di MotoGP, sponsor inilah yang membuat balapan bergengsi ini hadir, hal ini tidak bisa dipungkiri jika pendapatan rokok kala itu menjadi pendapatan terbesar bagi dunia industri, dan berikut daftar sponsor rokok yang pernah berjaya di MotoGP

1. Marlboro

Marlboro berada di bawah naungan Philip Morris International Inc., sebuah perusahaan publik asal Amerika Serikat yang bergerak di industri rokok dan tembakau. Marlboro mungkin menjadi salah satu merek rokok yang paling terkenal di ajang MotoGP.

Di MotoGP, Marlboro pernah mensponsori tim Yamaha dengan nama resmi Marlboro Yamaha Team di tahun 2002. Saat itu Marlboro Yamaha Team mengandalkan pebalap asal Italia Max Biaggi dan Carlos Checa dari Spanyol. Namun jauh sebelum itu, Marlboro juga pernah berjaya bersama Yamaha di tahun 1990 hingga 1992 dengan pebalapnya Wayne Rayney menjadi juara dunia 3 kali beruntun.

Sempat pula Marlboro selama empat tahun mensponsori tim Yamaha di Kelas GP500 dengan pebalap Biagi (1998-2002). Sebelum gabung ke MotoGP, sebenarnya Biagi adalah pebalap yang moncer di Kelas 250cc dengan mengantongi empat kali mahkota juara. Namun dengan Biagi di kelas utama (GP500) Marlboro tidak pernah merengkuh gelar dunia.

Sementara itu, setelah berpisah dengan Yamaha, sejak tahun 2003 Marlboro menjadi penyumbang dana terbesar untuk tim Ducati. Cukup lama Marlboro partner bersama pabrikan Italia ini dengan nama Ducati Marlboro Team, dan pernah menjadi juara dunia di MotoGP 2007 saat Casey Stoner kemas poin terbanyak. Kesetiaan Marlboro dengan Ducati bertahan hingga musim 2010 seiring dengan larangan rokok di ajang olahraga.

Meski sudah ada larangan rokok di ajang MotoGP, namun Marlboro tetap bersikukuh untuk tetap bersama Ducati. Bahkan disebutkan jika Marlboro menjadi satu-satunya merek rokok yang tetap bertahan di MotoGP setelah diberlakukannya larangan pemasangan logo maupun merek rokok di ajang MotoGP.

Bisa dikatakan Marlboro memang salah satu perusaan rokok yang cukup lama berkecimpung di balap MotoGP.

2. Fortuna

Setelah lepas dari Marlboro di tahun 2002, tak menunggu waktu lama pabrikan asal Jepang ini langsung menandatangani kontrak dengan Fortuna. Prestasi Yamaha saat bergandengan dengan merek rokok Fortuna memang masih dalam masa-masa sulit. Fortuna Yamaha Team memiliki dua pebalap reguler Carlos Checa dan Marco Melandri. Selain itu, juga pebalap Jepang Norifumi Abe yang tampil menjadi pengganti Melandri di dua seri pembuka MotoGP 2003.

3. Camel

Camel adalah merek rokok yang juga berasal dari Amerika. Diperkenalkan oleh perusahaan Amerika R.J. Reynolds Tobacco pada tahun 1913, merek rokok Camel juga pernah berkecimpung di ajang MotoGP. Yamaha menjadi tim pabrikan yang berhasil menaklukkan Camel untuk bisa mengucurkan dana.

Menyandang nama Camel Yamaha Team, tim ini memang hanya bertahan satu musim di tahun 2006. Saat itu Camel Yamaha Team mengandalkan dua pebalap Colin Edwards dari Amerika Serikat dan Valentino Rossi dari Italia.

Selain dengan Yamaha, ternyata Camel lebih dulu moncer dengan tim Honda. Biaggi yang meninggalkan Yamaha saat itu menuju Honda Pons pada musim 2003. Ditinggal Marlboro yang sudah menjadi sponsornya sejak berlaga di Kelas 250cc, Biaggi mendapat dukungan sponsor baru dari Camel.

Di akhir musim 2005, ketika kontrak Biaggi bersama Repsol Honda tak diperpanjang, Camel dengan senang hati menerimanya kembali di Honda Pons. Sayangnya, pihak Honda Racing Corporation (HRC) yang saat itu terlanjur sakit hati mengultimatum seluruh team satelitnya agar tidak ‘mempekerjakan’ Biaggi.

Akibatnya, Honda Pons juga memutuskan mundur dari MotoGP karena Camel enggan memperpanjang kontraknya jika tim milik Sito Pons itu tidak mengontrak Biaggi.

Ditolak Honda, Camel mencoba menawarkan Biaggi ke Kawasaki. Namun lagi-lagi gagal. Kabarnya kegagalan itu diakibatkan karena Biaggi yang tak mau pakai ban Bridgestone, sedangkan Kawasaki pun tak mau beralih ke Michelin. Hingga akhirnya di musim 2006, Camel beralisiansi dengan Yamaha.

4. Lucky Strike

Lucky Strike merupakan sebuah merek rokok ternama di dunia yang diproduksi oleh British American Tobacco dan Japan Tobacco. Merek rokok ini pertama kali ditampilkan pada tahun 1871. Lucky Strike pernah berjaya bersama Suzuki di tahun 1993 dengan pebalapnya Kevin Schwantz, salah satu legenda balap MotoGP.

5. Rizla

Rizla memang bukan perusahaan rokok sejati seperti yang lainnya. Rizla merupakan perusahaan kertas rokok. Mulai bergabung dengan Suzuki pada tahun 2006 dengan pembalap dari Australia Chris Vermeulen dan John Hopkins, pebalap berkebangsaan Amerika.

Rizla bertahan dengan Suzuki dalam waktu cukup lama hingga tahun 2011. Di mana musim terakhirnya tim berjuluk Rizla Suzuki MotoGP diperkuat oleh Alvaro Bautista dan John Hopkins.

6. Gauloises

Perusahaan rokok asal Perancis ini menjadi sponsor MotoGP saat bersama Yamaha di musim 2004 dan 2005. Khusus di MotoGP 2004, bukan hanya Gauloises, perusahaan rokok yang bersama Yamaha. Namun juga sekaligus Fortuna. Sehingga nama Gauloises Fortuna Yamaha. Fortuna besama Carlos Checa sedangkan Gauloises mengandalkan Valentino Rossi. Yamaha bersama Gauloises dan Rossi sukses merebut gelar juara dunia di tahun 2004 dan 2005.

7. Rothmans

Rothmans yang merupakan merek rokok dari Inggris pernah berjaya bersama Honda dengan pebalapnya Eddie Lawson di tahun 1989.

8. West

Di era awal motogp 4 tak, West yang tak lain brand dari Jerman juga pernah mencicipi era kejayaan Kejuaraan Dunia. Dimana West pernah menempati posisi 4 klasemen akhir pembalap di tahun 2002 lewat pembalapnya Alex Barros dengan motor Honda.

Sumber : Dari berbagai sumber

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini