Cara Menghitung Denda Pajak Motor, Wajib Dibaca Biar Tidak Bangkrut…!!!

Diposting pada
ktm indonesia

otobalancing.net – Pas tetangga datang kerumah, eh kok tanya bagaimana mengitung denda pajak motornya yang telah 1 tahun, karena saya memaklumi jika telat bayar pajak untuk sebagian orang bukalah sebuah kemalasan, namun karena suatu kondisi finansial yang tidak memungkinkan untuk membayar dan harus memprioritaskan hal yang lain.

Sebelum membahas denda pajak motor dan cara menghitungnya, mari pahami terlebih dahulu jenis pajak yang dikenakan untuk kendaraan roda dua tersebut. Jenis pajak yang dikenakan bagi pemilik kendaraan roda dua ini adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Tarif PKB pun beragam, berikut ini rinciannya:

  • Untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama tarif pajaknya sebesar 2%, untuk kendaraan bermotor kedua, tarif pajaknya sebesar 2,5%, dan akan terus meningkat sebesar 0,5% setiap tambahan kendaraan bermotor.
  • Untuk kepemilikan kendaraan bermotor oleh badan, tarif pajaknya sebesar 2%.
  • Untuk kepemilikan kendaraan bermotor oleh pemerintah pusat dan daerah, tarif pajaknya sebesar 0,50%.
  • Untuk kepemilikan kendaraan bermotor alat berat, tarif pajaknya sebesar 0,20%.

Pada dasarnya setiap kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda dua, memiliki besaran pajak yang berbeda-beda. Nilai pajak tersebut bisa Anda lihat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor Anda. Di dalam STNK juga tertera tanggal kapan Anda harus membayarkan pajak Anda. Jika Anda terlambat membayarkan pajak dari tanggal yang tertera, maka Anda akan dikenakan denda.

Monggo Komentarnya Kangbro :