Perlu Tahu…Hukuman Debt Collector Ambil Paksa Motor Konsumen Kian Berat

otobalancing.net – Masih ingat dikepala bagaimana kisah salah satu pembaca yang motornya diambil paksa karena tidak bisa membayar tagihan motor padahal sudah berjalan lebih dari dua tahun, alasannya konsumen juga masuk akal dimana alokasi uang yang seharusnya dipakai untuk mencicil motor terpaksa dipakai untuk biaya pengobatan anaknya yang operasi akibat kecelakaan tabrak lari, alhasil selama 3 bulan terpaksa tidak bisa membayar tagihan, namun kejadian ini sudah di laporkan kepada leasing namun ternyata percuma.

Akhirnya saat di jalan sewaktu pulang kerja, dia dihadang oleh dua orang berbadan tegap dan langsung merampas motornya sambil menyodorkan surat perampasan motor, merasa memang tidak bisa membayar dan data di surat itu adalah benar maka motor pun dibawa kabur tanpa kompensasi apapun.

Inilah hasil ketidaktahuan konsumen akan hukum per kreditan dimana harusnya ada langkah2 prosedur yang dilakukan jika mengalami kondisi gagal bayar karena sesuatu sebab yang memang bisa dibuktikan, namun debt collector seakan arogan dan akhirnya mengambil motor bahkan sempat berbuat kasar dengan merebut paksa kunci dan mengambil STNK di dompet konsumen.

Padahal sang konsumen tinggal menunggu sebulan lagi untuk bisa membayar dengan bonus dan gaji yang diberikan perusahaan karena lembur terus selama 2 bulan, jadi bukan lari dari tanggung jawab, namun kejadian anaknya dan biaya kredit sudah tentu butuh waktu juga untuk mengumpulkan.

Kini…debt collector ini bakalan kapok karena ada hukuman berat bagi mereka dimana dikenakan pasal 170 Ayat 1 KUHP dengan ancama penjara 5 tahun dan 6 bulan.

Berikut isi Pasal 170 Ayat 1 KUHP :

Barangsiapa terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

Melakukan kekerasan terhadap orang lain memang termasuk tindak pidana, dan buat sampeyan yang menjadi korban seperti ini bisa langsung adukan ke pihak berwenang.

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini