Komparasi Honda All New PCX 150 Dan Yamaha N-Max 155 VVA, Keputusan Di Tangan Anda…!!!

Diposting pada
ktm indonesia

Otobalancing.net – Akhirnya masbro…otobalancing bertemu dengan Honda All New PCX 150 untuk pertama kalinya, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT mengundang Jatimotoblog dalam Soft Louncing di gedung Dyandra Basuki Rahmat Surabaya.

MPM menjelaskan produk knowledge kepada rekan2 Jatimotoblog termasuk otobalancing dan menurut info saat ini Honda PCX 150 sudah diproduksi dan siap didistribusikan pada Maret 2018 bersamaan dengan Grand Lounching Honda All New PCX 150 di Jawa Timur di akhir Februari 2018 ini, kehadiran PCX 150 ini tentu mengganggu dominasi Yamaha N-Max yang bermain di segmen Big Skuter selama beberapa tahun ini, hal ini karena PCX 150 sebelumnya hadir dengan status CBU yang jauh lebih mahal harganya (sekitar 42 jutaan), kini PCX 150 dan N-Max 155 VVA sudah head to head karena mempunyai harga yang beda tipis, bahkan MPM sendiri mematok harga yang gak jauh dengan harga AHM, mempunyai kapasitas yang hampir mirip, genre sama dan sama2 diproduksi lokal.

Yamaha N-Max sendiri sudah menyambut Honda PCX 150 ini dengan facelift beberapa hari sebelum kemunculan PCX 150 secara nasional, langkah ini tentu merupakan stategi Yamaha agar konsumen tidak lari ke PCX, namun bagaimana dengan sampeyan kang…??? otobalancing merangkum hasil presentasi pihak jajaran management MPM saat perkenalan kemarin.

DESAIN

Meski PCX 150 dan N-Max 155 VVA sama2 bergenre sebagai skutik bonsor dan panjang sehingga bisa duduk selonjoran dan santai namun keduanya tetap mempunyai garis desain yang berbeda, N-Max mempunyai tampang yang sporty dan mempunyai target anak muda banget, sedangkan PCX 150 sendiri dirancang sejak generasi pertama lebih elegan dan mewah, Desain lampu baru yang sudah full LED yang makin menegaskan kemewahan, makanya PCX 150 ini cocok dipinang oleh konsumen pecinta Big Skutik yang ingin tampil Matang, Berwibawa dan Mapan.

FITUR & TEKNOLOGI

Diawali dengan spidometer dimana milik PCX 150 secara dimensi lebih besar dari N-Max, meski sama2 negative display namun masing2 memiliki perbedaan kelengkapan, di keduanya sama2 mempunyai petunjuk kecepatan, fuel meter, odometer, tripmeter, jam, fuel averege dan info lampu, untuk N-Max perbedaannya adanya bar yang menunjukkan penggunaan bensin real time dan V-Belt trip, sedangkan di PCX ada lampu smart key system, ISS dan lampu peringatan secara periodik kapan waktu mengganti oli.

Untuk kunci kontaknya sendiri PCX setingkat lebih modern ketimbang N-Max dengan Smart Key System alias Keyless, kunci ini terlihat mewah banget karena terintegrasi dengan immobilizer dan Answer Back System, sedangkan N-Max masih memakai kunci konvensional.

Bagaimana dengan konsol penyimpanannya…???

Dibawah setang PCX 150 mempunyai power outlet 12V untuk cas gadged yang tidak dimiliki oleh N-Max, kapasitas bagasi juga lebih luas (PCX 25 liter dan N-Max 23 liter), dan saat dibuka joknya telah dilengkapi stopper sehingga gak mudah jatuh menutup, ukuran tangki bensin juga lebih besar yakni 8 liter untuk PCX 150 dan 6,6 liter untuk N-Max, untuk perangkat rem keduanya sudah memakai disk brake di kedua roda tapi ada perbedaan, di N-Max ada non ABS dan ABS, untuk versi ABS N-Max memakai ABS 2 channel yang keduanya diapit kaliper 1 piston di kedua roda, sementara PCX 150 juga ada dua varian namun yang satu CBS dan ABS, yang CBS memakai kaliper 3 piston untuk depan dan 1 piston di bagian belakang, sementara yang ABS hanya 1 channel di roda depan yang diapit kaliper 2 piston sedangkan belakang hanya 1 piston.

Suspensi keduanya mirip, yakni sama2 menggunakan sokbeker ganda di roda belakang dan telekopik di roda depan, bedanya N-Max sudah mengadopsi sokbeker tabung untuk membantu peredaman (Baca : Mengapa Skok Yamaha N-Max 155 VVA Terbaru Lebih Empuk Dari Versi Lama…???).

Gambar Gravatar
Terima kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya sangat kami harapkan dan apabila ada kekeliruan sebelumnya saya meminta maaf.

Monggo Komentarnya Kangbro :