Otobalancing.net – Di sela annivesary SUGOI 1st di warung Mbah Sangkil (14/1) kemarin, saya bertemu dengan koordinator Federal Oli wilayah Jawa Timur Bro Asror dimana saya berbincang banyak mengenai oli dan seputarnya, dan ada beberapa hal menarik yang kebetulan saya tangkap dan saya rasa perlu untuk saya sharingkan kepada pembaca karena saya sendiri pun baru mengerti tentang ini meski gak mendalam, nah…mumpung ketemu dengan pakarnya oli jadi gak mau buang kesempatan masbro.

Seringkali odometer dijadikan patokan untuk penggantian oli mesin ya kan biasanya kita sudah ada patokan dewe to masbro yang sampeyan sesuaikan dengan jarak tempuh, cuman jika sampeyan melihat berbagai macam kondisi jalan yang sampeyan lalui setiap hari dan dipadu dengan gaya berkendara sampeyan, apakah odometer masih bisa sampeyan buat patokan…???

Kebetulan saya mempunyai 2 motor sport di rumah, Honda Verza dan Suzuki GSX-S150…sama2 motor sport dengan gaya riding yang berbeda, ya beda dong wong satune SOHC santai, satune DOHC ngebut dimana saya patok sama2 di angka 1200 km, seringnya oli GSX-S150 menjadi hitam pekat karena seringnya diajak akselerasi tinggi, sedangkan Verza tidak terlalu hitam pekat karena jarang diajak ngebut.

Bro Sahrul (Berbaju Putih)

Nah menyambung dengan diskusi dengan bro Asror mengatakan bahwa :

“Ketika riding yang seringnya di kecepatan tinggi, suhu mesin akan sering di suhu tinggi, kekentalan oli menjadi encer dan pasti kalo ditap akan berwarna hitam pekat karena efek hasil dari kompresi dan suhu di komponen mesin, apalagi di motor baru serbuk bekas gram akibat gesekan komponen mesin lebih banyak terlihat.

Sedangkan jika motor dipakai santai, warna oli masih ada beningnya meski jenis dan merek yang dipakai sama (kebetulan baik Verza dan GSX-S150 saya selalu memakai Shell AX-7…hehehe…gak enak nih jujur sama bro Sahrul)”.

Jadi kesimpulannya, ternyata ada perbedaan antara gaya berkendara speed dan santai yang mana mempengaruhi oli mesin, jadi bukan hanya odometernya saja yang menjadi patokan tapi kejelian sanga rider untuk bisa mengira2 kapan akan diganti tergantung dari gaya berkendara.

Artikel Terkait :

SILAHKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN DIBAWAH INI