Otobalancing.net – Entah apa yang ada di fikiran oknum biker klub ini cak…viral di sosmed dimana terdapat sekelompok biker asal Jawa Timur ini meminta sumbangan untuk menebus motor mereka karena ditilang, masalahnya mereka ditilang karena jelas melanggar peraturan lalu lintas…lucu cak…otobalancing yang juga sebagai biker komunitas langsung syok menlihat BC yang mampir di WA otobalancing tersebut.

Berani berbuat berani bertanggung jawab…pepatah ini sudah sejak kita SD telah diajarkan, namun sepertinya oknum biker klub tersebut seperti tidak tahu atau tahu tapi gak mau tahu tentang peribahasa tersebut…logika ae cak…

La ini minta bantuan karena kena tilang dan parahnya ditilangnya karena ulah memodifikasi motor yang memang tidak sesuai standartnya…dan sesuai dengan peribahasa diatas cak….sampeyan WANI modifikasi sampai tidak sesuai standart…tapi GAK WANI untuk bertanggung jawab dan menanggung resiko….Mengharap sumbangan biker lain…ada cak…DIGUYU lan DIBULLY hasile.

Berita Kronologi (Suara Mojokerto)

Satlantas Polres Mojokerto mengamakan puluhan motor yang konvoi dan melintas di kawasan Mojosari, karena kendaraan mereka tidak sesuai standard, sebagian besar memakai ban kecil, ada juga yang berknalpot brong.

AKP Nopta Histaris Suzan, Kasatlantas polres Mojokerto mengatakan, ada 35 sepeda motor yang diamankan dan dibawa ke Mapolres Mojokerto. “Mereka ini Club bikers konvoi dengan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi.” Ungkapnya.

Kasatlantas juga mengatakan, puluhan kendaraan ini dinilai membahayakan keselamatan diri dan pengendara lain, dan langsung ditilang. “Pengendaranya kita kumpulkan dan diberi pembinaan.” Tambahnya.

Karena kendaraannya tidak standar, polisi meminta mereka mengambilkan ke bentuk standarnya, seperti ban yang kecil harus diganti dengan aslinya, “yang bisa mengganti dengan aslinya, ya boleh melanjutkan perjalanan, tapi yang tidak bisa mengganti, motornya diamankan di Mapolres.” Terangnya.

Menjelang tahun baru ini, Satlantas Polres Mojokerto terus melakukan pengamanan dan tindakan bagi kendaraan yang melanggar. Seperti mengunakan knalpot brong dan ban kecil akan ditindak sesuai pasal 285 Undang-undang Lalu Lintas no 22 tahun 2009, ancamannya kurungan paling lama 1 bulan dan denda maksimal Rp 250 ribu.

SILAHKAN MEMBERIKAN TANGGAPAN DIBAWAH INI