First Impression Kawasaki W 175 Surapita Unitrans Surabaya, Di Bandrol

189

Masbro…kemarin (8/12) Main dealer Surapita Unitrans memperkenalkan dua produk sekaligus di Surabaya, yaitu Kawasaki W 175 dan All New Ninja 250, nah di artikel ini akan saya bahas dulu tentang Kawasaki W 175…bentuknya klasik karena memang mengusung genre retro…dan sebagaimana sampeyan ketahui jika Kawasaki memang selalu menciptakan sebuah motor yang berbeda dengan pabrikan yang lain…jika pabrikan yang lain mengikuti tren pasar…Kawasaki nggak…namun justru itulah keunggulan kawasaki…makanya Kawasaki selalu menjadi Pioner tren motor sport di Indonesia…dan W175 merupakan jawaban dari penantian pecinta motor klasik di Indonesia dimana biasanya membangun motor klasik itu kudu dibangun mulai nol dan memikirkan segala aspek…kini kawasaki W 175 yang dibandrol dengan harga yang kompetitif, yaitu Rp. 32.210.000 (Standart) dan Rp. 33.620.000 (SE) OTR Surabaya…siap membakar jiwa retro anda.

Desain klasik dari W175 ini masih ada hubungan keluarga dekat dengan line up Kawasaki lainnya yaitu di kelas 250 atau disebut dengan Kawasaki Estrella dan kakaknya yaitu W800, secara desain W 175 ini mencerminkan desain W series yang sudah banyak dijual di luar negeri…jika sampeyan pernah tahu wujud W800 lalu W250…nah W175 ini merupakan wujud yang lebih diperkecil lagi dan jadilah W175 ini.

Bentuknya sama persis…mulai dari lampu, setang, sokbeker depan, tangki, jok pokoknya mirip banget sama kebanyakan keluarga W series lainnya perbedaannya dimensi mesinnya lebih kecil.

Lampu depan, belakang dan bohlam W 175 ini masih menganut bentuk klasik yaitu bohlam biasa dan masih menggunakan arus AC untuk headlampnya, jadi jika kemarin saat perkenalan di surapita…saat dinyalakan lampu depannya masih berkedip seiring tensioner mesin saat menyala…bener2 klasik banget, berbeda dengan motor sekarang yang sudah menganut arus DC dan menggunakan LED…wajar…Kawasaki gitu brooo….sokbekernya juga masih menggunakan teleskopik biasa dan ada penutup plastik layaknya motor jalam dulu berdiameter 30mm, tangki berkapasitas 13,5 liter dipadu dengan jok yang berbentuk klasik, namun anda gak akan bisa menaruh apa2 di dibawah jok dan untuk membuka anda kudu membukanya dengan membuka baut yang mengunci jok tersebut, namun untuk barang kecil atau tool box bisa disimpan di sisi motor.

Jika dilihat secara sekilas memang motor ini terlihat kecil sekali, pengendara dengan tinggi 165cm pun bakalan nyaman mengendarai karena kaki masih bisa manapak meski agak jinjit sedikit, baru jika tinggi anda 170 cm…bakalan terasa pas sekali…bahkan lutut masih bisa menekuk sedikit, dengan bobot 126 kg…anda gak akan kesulitan untuk mengendalikan motor ini kala di ajak riding dijalan berliku…dimensi kecil dan ringan serta bergaya klasik…pas banget.

Untuk urusan klasik…W175 ini juga mempunyai desain kaki yang klasik…dengan pelek jari2 dibalut ban berukuran 80/100 di bagian depan dan 100/90 dibagian belakang dengan ring 17 di kedua roda ditambah suspensi dual skok di belakang…retro abiss broooo…sisi pengereman di depan menggunakan rem cakram berdiameter 220 mm sementara di belakang masih menggunakan rem tromol biasa.

Menyempurnakan desain klasik dari W 175 ini, mesinnya juga mengusung teknologi klasik pula, berkonfigurasi 1 silinder berkapasita 177 cc dengan kompresi 9,1:1, SOHC berkabulator VM24 yang menyemburkan tenaga 12,8 dk/7500 rpm dan torsi 13,2nm/6000 rpm bertransmisi 5 kecepatan, namun catatan nih masbro…untuk urusan emisi, meski menggunakan teknologi lama namun sudah mengadopsi lisensi EURO 3, jika sampeyan melihat knalpotnya yang agak kurang gahar…eitss…knalpot W175 ini mengadopsi dua kataliter masbro…dijamin kalem bin sejuk didengar.

Semua keklasikan ini juga merambah di speedometer…gak selengkap motor kekinian, di W175 ini hanya ada penunjuk kecepatan, odometer dan 1 trip meter, lampu penunjuk sein, lampu dim dan netral…sudah itu saja…trus mana penunjuk bensinnya…??? Gak ada masbro…jadi sampeyan kudu menggunakan feeling untuk memperkirakan kapan sampeyan akan mampir ke pom…eman sebenarnya…karena bagaimanapun dan sesederhanapun seharusnya indikator bensin kudu di sematkan agar menyempurnakan penggunaan, di stang gak ada yang kekinian, karena di bagian kanan hanya ada kill swcith dan stater mesin, di bagian kiri ada swicth lampu jauh dan dekat, sein dan bel gak ada pss beam disini.

Dan karena ini hanyalah first impression mohon maaf saya gak bisa memberikan data bagaimana rasa berkendara dengan motor ini, namun secara singkat kesimpulannya motor ini cocok bagi anda yang suka dengan motor bergaya klasik meski klasiknya klasik yang bener2 klasik masbro…semoga Surapita ada unit buat test ride ni mator untuk bisa saya sajikan data impressi berkendara W175 ini.

Spesifikasi Kawasaki W175

Mesin
Tipe Mesin 4-stroke, SOHC, 1 cyl, air-cooled
Kapasitas 177 cc
Tenaga Maksimal 9.6 kW {13 PS} / 7,500 rpm
Torsi Maksimal 13.2 Nm {1.3 kgm} / 6,000 rpm
Diameter x Langkah 65.5 x 52.4 mm
Rasio Kompresi 9.1:1
Suplai Bahan Bakar Carburettor Mikuni VM24
Kopling Wet, multi-disc
Transmisi 5-speed, return
Dimensi
Panjang 1930 mm
Lebar 765 mm
Tinggi 1030 mm
Jarak Sumbu Roda 1275 mm
Jarak Terendah 165 mm
Berat 126 kg
Kapasitas Tangki 13.5 liter
Kaki-kaki
Suspensi Depan 30 mm telescopic fork
Suspensi Belakang Swingarm, dual shock absorbers with spring preload adjustability
Rem Depan Single 220 mm disc
Rem Belakang Drum, 110 mm
Ban Depan 80/100-17M/C 46P
Ban Belakang 100/90-17M/C 55P

 

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Komentar Gratis, Monggo Masbro Mbakbro