Persebaya Naik Kasta Liga 1, Bonek Kudu Menjaga

Masbro…alhamdulillah akhirnya kesebelasan kebanggaan admin otobalancing naik kasta, hal ini berkat dukungan dari semua pihak terutama Bonek…admin di masa muda merupakan Bonek yang bisa dibilang fanatik, ke senayan saat final persebaya di tahun 90-2000an sudah dilakoni…kembali ke pembahasan tentang sesuatu hal yang saat ini menjadi buah bibir di masyarakat tentang persebaya…ya tak lain yaitu tentang Bonek.

Siapa yang tidak kenal dengan persebaya..??? atau boneknya…??? nama ini sudah terkenal seantero indonesia, mulai anak2 sampai orang dewasa…kata bonek dianggap sebagai kata provokatif sampai-sampai orang nekad dan provokasi dan anarkis disebut dengan nama bonek, bahkan kata bonek diindentikan dengan nama kriminalitas…what…???

Dulu sering kita dengar jika persebaya main di kandang maka banyak pengendara mobil terutama truk dan pick up menghindari jalan protokol menuju stadiun, mereka minta diangkut menuju stadion dengan gratis, dan ada cerita di sebuah media sosial fb dimana dulu jika tidak mau mengankut maka mobilnya bakalan digedor gedor dari cara halus hingga kasar, dan jika bertanding di kota lain maka berita anarkis dan kerusuhan yang ada, dan sudah berapa kali fasilitas umum menjadi korban atas ulah mereka ini.

Kini Persebaya naik ke kasta yang lebih tinggi, bertemu kembali dengan rival lama dan tentu saja dengan suporter yang punya sejarah kelam dengan bonek…pertanyaannya…sampai kapan ini berakhir…masyarakat sudah bosan dengan pemberitaan bonek di setiap laga persebaya dan saya yakin pihak persebaya juga miris melihat itu, namun apalah artinya persebaya tanpa bonek…tanpa bonek persebaya seperti kurang panas saat berlaga.

Harapan masyarakat adalah bonek baik saat berlaga di kandang maupun tandang bakalan bisa tertib dan terhindar dari berita miring, anarkis dan kriminalitas, sudah gak jaman main hantam apalagi tawuran…fanatisme dibayar dengan darah sementara bonek juga masih memiliki keluarga, jika terluka apalagi binasa…bagaimana dengan keluarga, bagaimana hidup mereka…apakah sebagai bonek sejati bangga jika saudaranya tiada karena tindak kebodohan karena tersulut emosi bodoh.

Bonek tidak lemah, namun bonek sudah harus cerdas dalam menyingkapi segala hal, jangan sampai persebaya kembali menjadi korban…diskorsing tanding dan di denda karena keributan bonek dan suporter tim lawan…itu tinggalkan saja, tinggal lapor saja ke polisi dan rekam sebagai barang bukti, jangan bertindak yang malah merugikan orang tidak bersalah.

Bonek sekrang bukan lagi bonek yang dulu…kerinduan suporter yang cinta damai meski modal nekad malah lebih dihargai daripada modal nekad namun anarkis, profokatif serta kriminal…itu harapan saya dan saya yakin itu juga harapan semua orang termasuk persebaya.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini