Nasib Pekerjaan Driver Online Berada Ditangan CS Dan Konsumennya

Masbro…tulisan ini bukan untuk membenarkan atau menyalahkan siapa2 namun disini saya ingin menerangkan tentang fenomena yang terjadi oleh para pelaku bisanis transportasi online yang akunnya tersuspend tanpa suatu kesalahan yang dia sadari, akibat tersuspend tersebut maka secara otomatis hak dan ijin jalannya telah dicabut…istilah kasarnya dipecat…pertanyaannya mengapa hal itu bisa terjadi…??? ada 3 faktor yang mempengaruhi hal tersebut yaitu sang pelaku, konsumen dan customer servis transportasi online tersebut.

DRIVER ONLINE

Tidak bisa dipungkiri jika ada beberapa oknum yang ingin menghasilkan penghasilan cepat tanpa kerja keras, salah satunya dengan memanupulasi, jelas ini tidak bisa dibenarkan dari sisi manapun, karena sudah pasti akan merugikan salah satu pihak, modusnya bermacam2 namun saya gak terangkan disini.

Namun masih banyak juga driver online yang jujur, tidak memanipulasi dan bekerja keras, tidak jarang mereka menghabiskan waktunya full di jalan bahkan makan dan tidur juga dilakoni di jalan, semua itu demi sebuah penghasilan yang mencukupi baginya, saya sendiri mempunyai beberapa teman yang start mulai pagi buta hingga malam hari.

KONSUMEN

Istilah konsumen adalah raja memang benar adanya, namun jangan sampai seakan menjadi raja dan menganggap pelayanan harus selalu sempurna, kasus driver tersuspend juga banyak disebabkan karena konsumen yang BAPER (Bawa Perasaan), banyak sekali juga contohnya seperti :

  1. Marah karena driver berjalan lambat
  2. Uang kembalian lama dikembalikan
  3. Dijemput lama
  4. Memaksa untuk mengambil jalan pintas dan keliru (driver disalahkan)
  5. Tidak menyalakan AC atau AC tidak dingin

Kelima contoh diatas adalah sebagian kecil dari beberapa contoh aduan konsumen atas ketidakpuasan pelayanan driver online kepada konsumen dan pengaduan ini langsung dilayangkan ke email melalui CS perusahaan online tersebut.

Konsumen seharusnya juga peka akan situasi tersebut, memang konsumen adalah raja namun NASIB PEKERJAAN DRIVER ONLINE seringkali diputuskan karena perilaku KONSUMEN merasa tidak puas namun tidak melihat kondisi dan situasi serta faktor akibat kerugian konsumen tersebut…apakah karena memang dari konsumennya, atau memang faktor fenomena di jalan (macet).

Berbagai macam aduan konsumen sering kali tidak bisa masuk dalam akal sehat, seperti kesiangan saat dikantor dimana menyalahkan driver yang berjalan lambat, padahal jika konsumen tadi bisa datang lebih pagi pasti tidak akan terlambat, karena driver sendiri juga tidak bisa memperkirakan kondisi jalan ramai sepinya.

Driver tidak mengembalikan kembalian atau lama mencari kembalian…masbro dan mbakbro…jangankan driver yang kesulitan mengembalikan uang kembalian, toko pun juga sering seperti itu, jika memang menyadari kalo uangnya bernominal besar ya bok sabar karena driver juga gak mesti sedia uang kembalian yang cukup..namun aduan ini juga efektif bisa menghilangkan pekerjaan driver online.

Driver tidak menyalakan AC saat jalan…fenomena ini juga pernah menjadi viral dimana konsumen merasa kepanasan saat berada di dalam kendaraan, dan efektif juga menghilangkan pekerjaan driver online…namun patut kita sadari jika memang sebagai konsumen kudu peka dan gak langsung melaporkan kepada CS online…masak karena AC gak nyala ada seseorang yang akhirnya harus kehilangan kesempatan kerjanya…buka kaca kan bisa.

CUSTOMER SERVICE

Nah ini muarnya dari kedua faktor tersebut…CS seringkali tidak peka dan hanya berpatok kepada aturan yang telah disediakan, aduan konsumen diterima sebagai pihak yang benar tanpa menyelidiki terlebih dahulu, vonis suspend juga tanpa pemberitahuan…tiba2 akun gak bisa diakses…jika driver merasa tidak ada masalah dan kemudian di suspend jelas pas ti bingung…ini yang dinamakan kesalahan keberpihakan yang sepihak.

Customer servise seharusnya lebih peka terhadap aduan, jika konsumen mengadu maka follow up juga drivernya, ibarat kata di persidangan ya ada SAKSI – BUKTI – TERDAKWA, tanpa ada ketiga ungsur itu maka HUKUMAN tidak seharusnya bisa dijatuhkan apalagi dengan cara SEPIHAK.

“Masbro…kita semua sama2 membutuhkan, sudah tentu kita saling bisa melengkapi dan bertoleransi baik itu driver, konsumen dan perusahaan online, karena banyak harapan tergantung disana, banyak juga kesempatan penghasilan disana, namun driver juga tidak boleh mencurangi perusahaannya sendiri…ibarat kata…sudah di kasih ayam tapi masih minta tangan pemberinya…namanya serakah…dan pasti saja dimanapun tempatnya karyawan seperti ini bakalan menjadi penyakit di sebuah perusahaan…namanya juga sudah mendarah daging diatas nama KEBUTUHAN dan DAPUR, belum lagi hasilnya pasti gak barokah untuk keluarga”.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini