Kasus Kecelakaan Setya Novanto Rekayasa…???

Masbro…disini saya hanya membahas tentang kasus kecelakaan aja ya..gak membahas diluar itu apalagi politik…berdasarkan kacamata seorang yang gemar ber otomotif saya melihat kok rasanya janggal sekali jika Setnov babak belur sampai gegar otak segala…memang namanya kecelakaan itu gak bisa dihindari namun kalo melihat semua aspek kok tetap saja janggal.

Menyadur info dari pihak kepolisian :

Saat kecelakaan, situasi lalu lintas di lokasi kejadian diketahui dalam keadaan sepi dan lancar. Jalan aspal halus dalam kondisi basah karena guyuran air hujan. Namun lampu penerangan jalan umum dalam kondisi menyala, sopir yang diketahu bernama Hilman mengendarai kendaraan roda empat tersebut di jalur kiri jalan, namun mobil kemudian mengarah ke kanan jalan dengan kecepatan yang diaku Hilman cukup kencang.

Saat itu Hilman mengaku tengah menerima telepon dari orang kantornya. Sesekali Hilman menoleh ke arah Novanto di belakang untuk menjawab pertanyaan yang diajukan olehnya, Fortuner yang bergerak ke kanan itu pun menabrak dan naik ke atas trotoar, sempat menyerempt pohon yang diakhiri dengan menghantam tiang listrik. Tabrakan itu mengakibatkan penyok pada bamper dan kap depan mobil, velg roda kanan depan sebelah kanan pecah, ban robek, dan kaca pintu samping kiri pecah.

Kejanggalan :

Polisi memastikan korban dari kecelakaan tersebut hanya satu orang, yakni Setnov. Dari pengakuan Hilman dalam pemeriksaan tersebut, Setnov terlihat bengong dan linglung serta mendapatkan beberapa luka memar di bagian atas kening dan memar di siku tangan kiri dan kanan, sejumlah pertanyaan timbul saat mengetahui hanya Setnov yang mengalami luka-luka, sementara dua orang yakni Hilman dan Reza yang berada di bagian depan sehat walafiat, pertanyaan lainnya, kaca mobil yang pecah ada di sebelah kiri mobil, sementara objek yang ditabrak di sebelah kanan jalan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono juga memastikan Setnov merupakan satu-satunya korban dalam kecelakaan tersebut. Berbeda dengan kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi yang menyebut ajudan dan sopir yang ada di mobil tersebut juga mengalami luka-luka.

Berbeda dengan kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi yang menyebut ajudan dan sopir yang ada di mobil tersebut juga mengalami luka-luka, selain soal jumlah korban, Argo pun memastikan, pernyataan Fredrich bertolak belakang dengan apa yang didapat kepolisian perihal Setnov dilarikan ke RS Medika Permata Hijau, argo mengatakan Setnov diantar ke RS Permata Hijau menggunakan mobil. Kendaraan roda empat tersebut berada tidak jauh di belakang mobil Setnov.

“Di belakang mobil Pak Setnov ada mobil lain yang membantu membawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Namun Fredrich justru mengatakan Setnov yang pingsan diantarkan menggunakan ojek. Fredrich juga menyebut Setnov berdarah-darah karena luka-luka yang diakibatkan kecelakaan itu, sementara Argo memastikan, polisi tidak menemukan darah atau ceceran darah di lokasi kejadian.

Monggo disimpulkan menurut keyakinan masing2

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Kontak Admin :
WA : 081554492800
Email : givisurabaya@gmail.com
FB Fans Page : otobalancing
Twitter : @priyo_verza
IG : otobalancing
Youtube : Verza Rider
Salam satu aspal cak

Silahkan Memberikan Tanggapan Di Bawah Ini