Beli Gopro Ternyata Kena Tipu, Ternyata Ini Penipuan Segitiga Licik Cak…!!!

oleh

Teman saya saat ini hatinya remuk redam masbro, gak tau harus berbuat apa, wong yang menipu ternyata bukanlah penipu, yang mengirim barang merupakan seller jujur, pada saat awalnya sempat untuk melaporkan pembekuan rekening, namun setelah ditelusuri ternyata tidak ada ungsur penipuan dalam kasus penipuan teman saya kepada seller tersebut….bingung yo cak….awalnya saya bingung juga, tapi saya coba melacak kronologi dari awal sampai akhir.

Disebutkan bahwa teman saya membeli sebuah action cam dari seseorang yang dikenal melalui FB, teman saya meminta data bahwa dia gak tipu menipu, si penipu melampirkan data Online Shop di web toko Online Shopnya, dan setelah dicek toko tersebut merupakan toko dengan status terpercaya.

Akhirnya teman saya percaya dan berkomunikasi, penipu menawarkan opsi apakah mau transaksi melalui web toko online atau langsung transaksi dengan alasan kalo di toko online harganya lebih tinggi dari harga di FB dengan alasan berbagai macam, tentu saja karena teman sudah tahu data bahwa toko onlinenya terpercaya maka dengan yakin teman saya memilih untuk transaksi di FB saja, dengan alasan gak ribet langsung transfer dan harganya selisih dengan di toko online.

Akhirnya teman saya mentransfer uang tersebut namun bukan melalui rekening penipu….(penasaran cak, bagian serunya dibawah ini)

Penelusuran dengan toko online jujur (TOJ)

Saat saya kontak dengan TOJ memang benar ada pembelian sebuah action cam namun bukan merek Gopro masbro, dengan nominal transaksi jauh lebih rendah dari yang diceritakan oleh teman saya.

Penelusuran kepada Penipu (melaui data teman dan TOJ)

Si penipu menawarkan Gopro di FB grup dengan cara meyakinkan dengan melampirkan data bahwa merupakan seller terpercaya, si penipu berhasil transaksi dengan korban (teman saya) senilai 4 juta, kemudian penipu mengontak teman untuk mentransfer ke rekening TOJ, TOJ menghubungi penipu mengatakan transfernya kelebihan 3,5 juta karena penipu membeli action cam Bpro…bukan Gopro.

Ini Modus Segitiga Liciknya….

Karena TOJ merupakan seller jujur maka dikembalikanlah sisa uang kelebihan tersebut namun si penipu ini cerdas masbro, dia memilih seller yang satu kota dengan dia, alhasil saat sang seller menghubungi untuk mengembalikan sisa uang, si penipu ini meminta untuk dikembalikan dengan cara mendatangi langsung tokonya bukan ditransfer balik dsb.

Si penipu rupanya sudah merencanakan ini sematang mungkin, bahkan menurut TOJ, saat datang ke toko dia bersama dengan seorang yang lebih tua yang mengaku orang tuanya, kemudian dengan gaya tergesa2 dengan alasan akan luar kota (liburan) penipu meminta seller untuk mengirim ke alamat kota yang dia tuju, pertanyaannya mengapa kok barangnya gak diberikan langsung saat di toko, karena saat itu toko TOJ lagi ramai banget masbro dan barang kudu diambil di gudang dan berbagai macam administrasi dan pastinya antri.

Melihat kondisi itu penipu menyadari ada kesempatan, singkat cerita dikirimlah barang itu ke rumah teman saya, saat sampai terkejut karena yang dikirim bukan barang yang telah disepakati, si penipu loss kontak, fb dan semua diblokir, alhasil hanya ada nama alamat dan nomer tlp TOJ, marah marahlah dia dengan TOJ, TOJ yang gak tau menahu dan malah mengatakan “Ngawur” karena barang yang dibeli Bpro mintanya Gopro berang, karena saling tuduh menuduh dan emosi akhirnya teman saya melaporkan rekening TOJ untuk dibekukan, menyadari rekening TOJ ada yang gak beres di kontaklah teman saya yang berujung kepada pelaporan di kepolisian dengan tuduhan fitnah.

Hingga akhirnya teman saya ke rumah dan meminta saya turun tangan menengahi, dan setelah penulusuran akhirnya ya seperti yang sampeyan telah baca masbro kronologinya.

Saya menganggap bahwa ini penipuan segitiga dimana penipu melakukan penipuan dengan mengatasnamakan toko online terpercaya dan kemudian melakukan transaksi dengan korban dan juga toko online yang sebenarnya, modusnya mencari toko online yang satu kota dengan dia dengan harapan saat ada kelebihan dana maka gak usah ditransfer namun diambil saja langsung, dengan modus akan piknik dan melihat situasi toko maka penipu mengirimkan alamat korban untuk pengiriman barang, alhasil korban yang merasa yang dikirimkan tidak sesuai maka korban protes kepada TOJ selaku pengirim barang dan transfer dana, disini penipu sudah hilang jejaknya karena yang berurusan menjadi korban dan toko tersebut, dengan bukti uang 4 juta telah ditransfer ke toko pengirim dan barang yang dikirim tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Mohon maaf kalo panjang ceritanya masbro, karena biar jelas dan lengkap serta bisa menjadi pelajaran kita semua.

Tentang Penulis: otobalancing

Gambar Gravatar
Penulis adalah seorang yang mengagumi otomotif sejak masih anak-anak, baik roda dua atau roda empat. Hobi jepret jepret, utak atik hardware dan software, update berita otomotif, dan berolahraga elektronik berbasis jempol. Bercita cita jadi orang sukses.

11 thoughts on “Beli Gopro Ternyata Kena Tipu, Ternyata Ini Penipuan Segitiga Licik Cak…!!!

    1. Kurang lebih seperti itu, tapi penipu mengatasnamakan bahwa dia yang punya toko online tersebut, bukan mengatakan bahwa dia dropship, kalo dropship kan berarti perantara, nah ini gak masbro

    1. Teman saya juga geleng2 mas, sudah salah nuduh dan balik laporkan sama toko krn pencemaran nama baik

  1. Update berita : bahwa saat ini kasus masih terus di kepolisian dimana masing2 pihak yang dirugikan baik nama dan uang masih sama2 gak menerima karena gak ada solusi dari pihak korban untuk kembalian uangnya dan saya yakin si penipu juga saat ini masih berleha2, namun ingat karma akan selalu ada entah kapan datangnya

Silahkan Tulis Komentar Anda :