MotoGP Perancis : Rossi merasa tidak ada salah soal Pengereman, namun data Team Yamaha mengatakan sebaliknya

0
28

Insiden Rossi memang terjadi saat menjelang beberapa tikungan jelang garis finis, namun sejatinya pertarungan sebenarnya terjadi 3 lap sebelum garis finis, Zarco yang sejak awal lap memimpin didepan akhirnya menyerah direbut posisinya oleh Vinales di lap ke 6, mengetahui bahwa Marquez terjatuh di lap ke 17, baik Vinales, Zarco dan Rossi seharusnya bisa lebih rileks untuk menikmati lomba, hak ini karena persaingan to 3 klasem pembalap sudah pasti hanya Vinales dan Rossi yang pointnya bertambah, namun nampaknya Rossi tidak puas hanya menempati posisi ke 3 jika keadaan tidak berubah hingga akhir lomba karena posisi Rossi saat ini di puncak klasemen, hingga akhirnya menjelang lap ke 22 Rossi mampu melewati Zarco dan merebut posisi ke 2.

Jarak antara Vinales dan Rossi yang baru saja merebut posisi ke 2 dari Zarco hanya terpaut 0,624 detik saja, hal ini membuat Rossi pede untuk terus mengejar Vinales dan berharap bisa finish 1 di Le Mans, dan bukan namanya Rossi jika tidak memberikan atraksi yang spektakuler masbro, hanya dengan beberapa lap saja Rossi sanggup menyalip Vinales bahkan sampai membuat Vinales melebar hingga terkesan memotong jalur balap, merasa posisinya terancam Vinales makin ngotot mengejar Rossi, demikian juga Rossi yang gak mau tergeser posisinya.

Rossi terus menggeber habis gasnya hingga jarak dengan Vinales terpaut 0,231 detik, namun di lap akhir yang menjadi penentuan Rossi melakukan kesalahan saat akan belok ke kanan, Rossi melakukan pengereman yang terlambat hingga akhirnya melebar, tentunya hal ini menjadi kesempatan emas Vinales untuk dapat merebut kembali posisi 1, kesalahan itu membuat Rossi semakin ngotot mengejar Vinales sekaligus menebus kesalahannya, namun sayangnya jelang beberapa tikungan sebelum garis finish Rossi tergelincir dan tersingkir dari balapan alias Do Not Finish (DNF).

Hal ini pelak membuat Rossi menyesal sedalam-dalamnya, dia bahkan tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi hingga dia tergelincir, hingga akhirnya team Yamaha mengeluarkan berita jika kesalahan Rossi karena tidak mengerem belakang dengan benar, hal ini tentu menjadi kebingungan Rossi karena biasanya selip itu karena ban depan, namun saat itu Rossi merasa bahwa ban belakang lah yang menjadi biang Rossi dapat tergelincir.

Namun jika melihat karakter sirkuit Le Mans memang Le Mans juga menjadi salah satu sirkuit yang memaksa para pembalap untuk lebih memiliki pengereman akhir yang baik, serta akselerasi mumpuni, selain itu traksi pada roda belakang menjadi modal terpenting bagi setiap pembalap untuk bersaing semenjak lampu start dipadamkan, ditambah dengan kondisi cuaca yang kerap bergonta-ganti jelas menjadi tantangan tersendiri untuk ditaklukkan.

“Di tikungan 6 saya memang melaju terlalu cepat, dan mengerem 1 kilometer lebih lambat dibandingkan yang seharusnya. Itu sudah cukup untuk membuat saya melebar di tikungan dan akhirnya lawan bisa mengambil keuntungan. Itu kesalahan besar yang saya lakukan dalam balapan tadi,” kata Rossi lagi. 


Ini adalah kegagalan finis yang pertama bagi Rossi dalam pergelaran MotoGP 2017. Selain Vinales, dua pembalap lain yang naik podium adalah Johann Zarco sebagai runner up dan Dani Pedrosa di podium ke-3.

Seri MotoGP 2017 selanjutkan akan digelar pada 4 Juni mendatang, yaitu MotoGP Italia di Sirkuit Mugello.

Baca artikel lainnya :

Seduluran Bersama
Saya hanyalah seorang blogger biasa yang ingin berbagi pengalaman kepada pembaca melalui blog ini. Informasi dan ilmu yang bermanfaat harus disampaikan kepada orang lain sebelum kita kembali padaNya. Add my FB Priyo Banyu Urip, IG Otobalancing, G+ Givi Surabaya

Komentar Gratis