Part 2 : Action Cam yang Rekomended dan tidak Rekomended untuk Motovlog

wp-7

Apply today!

IMG-20160818-WA0012

Setelah tulisan pertama tentang ini selang sehari langsung dapat inbox, sms dan wa dari yang belum saya kenal yang menyerang jika tulisan saya secara tidak langsung menuduh mereka dan merugikan mereka, siapakah mereka….??? silahkan anda terka sendiri ya hehehe, namun meski saya bisa dikatakan sebagai orang nomer satu yang gak disukai oleh golongan mereka saya tetap tidak peduli, saya lebih peduli dengan rekan2 saya yang berkorban jiwa dan raga hanya untuk berkeinginan mempunyai Action Cam namun akhirnya kecewa karena tidak mendapatkan info yang baik tentang Action Cam apa yang gak rekomended untuk motovlog dan yang rekomended untuk motovlog, akhirnya, saat di pakai untuk motovlog menjadi kecewa, orang-orang inilah yang saya perhatikan meski akhirnya saya sendiri menjadi musuh bagi yang tega kepada mereka.

Jika belum baca part-1 ini linknya masbro :

Jangan beli Action Cam ini untuk Motovlog (Part 1 – Seller dan Buyer)

Oke masbro, langsung kepada pokok pembahasan, dimana saya akan menyebutkan beberapa Action Cam kelas bawah dimana harga paling maksimal adalah 2 juta, jadi bisa diterka jika harga diatas itu tidak termasuk ya, karena ada yang protes karena saya gak menyebutkan harga dan Action Cam nya dimana harganya 3 – 5 juta dikatakan jelek sama saya, hal itu tidak benar karena saya lebih suka membahas action cam yang harga maksimalnya 2 juta, kalo diatas itu ya masak dibilang jelek kan gak mungkin ya.

B-CARE

_20170507_121505

Banyak orang memilih action cam ini sebagai pilihan untuk bermotovlog, mulai dari X-1, X-2, X-3 namun dari semua seri tersebut saya lebih menyukai seri X-1, alasannya simple, saya sudah pernah merasakan semua seri tersebut dan yang paling rekomended adalah B-Care X-1, namun sayangnya tipe ini sudah sangat jarang ada di pasaran, kebanyakan yang sekarang adalah X-3 atau Bcare 4K.

Tipe X-2 dan X-3 memang lumayan dari segi video meski gak sebagus merek Bpro dan Xiomi Yi namun saya bilang lumayan, suaranya juga lumayan, maksudnya lumayan ANCUR apalagi setelah di modifikasi mic eksternal, harus ada perlakuan khusus agar micnya bisa terdengar lumayan, dan percayalah anda lebih baik gak membeli tipe X-2 dan X-3 ini dan lebih menabung 300-450rb lagi untuk bisa dapatkan yang lebih baik.

Jadi kesimpulannya, karena Bcare X-1 sudah jarang dipasaran, saya katakan Bcare X-2 dan X-3 tidak rekomended untuk anda beli.

KOGAN

_20161102_125243

Sama seperti Bcare diatas, produk yang agak mendingan hanya ada dua produk yaitu Kogan 1080 non wifi dan Kogan 1080 Wifi, sedangkan produk Kogan 4K dan 4K Ultra Plus dari segi suara gak rekomended sama sekali, mesti ada perlakuan khusus jika dibuat motovlog, modif mic eksternalnya kudu special dan rumit, apalagi ada Kogan 4K yang lensa lebar (Kogan 4K ada 3 versi) gampang banget trouble dan ringkih.

Kesimpulannya, jika masih ada Kogan 1080 baik non wifi dan wifi lebih baik anda beli tipe itu daripada yang ada label 4K nya untuk kegiatan Motovlog anda.

Merek Lain setara Kogan & Bcare

Merek seperti Cognos, HSDV, dan banyak merek2 sekelas itu dimana rentang harga 400-800 rb saya katakan tidak juga rekomended, alasannya karena karakter mesinnya adalah sama, kualitas video dan suara apalagi setelah di mod adalah sama dan juga membutuhkan perlakuan yang sama alias special untuk mendapatkan hasil yang bagus.

SJ-Cam All Series

IMG_20161110_024140

Produk yang telah saya tangani antara lain Sj-4000, SJ-5000 dan SJ-5000+, Sj Cam merupakan produk global, artinya produk ini sudah tersebar banyak di beberapa negara termasuk Indonesia, kualitas videonya lumayan bagus dan hasil suara lumayan bagus juga, namun sayangnya action cam ini sangat sedikit yang menjual, entah kenapa ya saya jarang menemui penjual SJ-Cam, hanya satu dua baik di Online Shop maupun di toko kota saya berada, padahal produk ini lumayan bagus loh.

IMG_20170106_120406

IMG_20161116_013449

Bpro5

IMG_20170102_001716

Dari 4 macam tipe yang beredar di indonesia yang banyak dipakai orang saya hanya merekomended 2 macam, yaitu Bpro5 AE-1 (ada tulisan Full HD) dan Bpro5 Alpha Plus (ada tulisan 2,5K), 2 macam lagi yaitu Bpro5 AE-2 alias Mark 2 alias 4K yang sekarang mesinnya juga dipakai di Bpro5 AE-2s yang sudah ada mic eksternalnya, saya sarankan 2 tipe terakhir ini mohon jangan anda beli meski labelnya 4K.

IMG_20170115_221245

Alasan saya gak merekomended 2 tipe dari Bpro5 tersebut adalah karena kualitas mesin yang lebih jelek dibanding generasi awal yaitu Bpro5 AE-1 (Full HD), kualitas suara AE-2 juga jelek karena IC suaranya juga jelek, intinya saya gak menyarankan untuk anda membeli Bpro5 AE2 (4K) dan AE-2s (yang ada mic eksternalnya), bukan saya merasa tersaingi karena produk itu sudah ada mic eksternalnya, namun silahkan anda lihat youtube lek gak percoyo, lak ancur suaranya masbro.

Video tentang Bpro5 AE-2s (yang ada mic eksternalnya) :

Dan dibawah ini merupakan generasi awal dari Bpro5 AE-2s diatas dimana keduanya memiliki mesin yang identik meski di seri terbaru ada beberapa pembaharuan, sayangnya dari suara gak ada perubahan….sungguh disayangkan ca…brica….

IMG_20170126_092908

Tidak Rekomended

Xiomi Yi (Cina & Inter) Gen-1

IMG_20161209_125130

Bisa dikatakan Action Cam ini merupakan action cam SEJUTA UMAT, namun ketiadaan layar belakang di Yi generasi awal (Cina & International) membuat banyak yang galau yang akhirnya memilih yang ada layar belakang namun dengan kualitas yang lebih jelek, komponen yang dipakai oleh action cam ini kurang lebih sama dengan Gopro, dimana chipsetnya Umberella dan sensor Sony yang memang benar bisa diandalkan.

img_20161103_232047.jpg

Dan kualitas suaranya juga bisa diandalkan bahkan bagi saya lebih dari cukup untuk kegiatan motovlog, sama seperti Bpro AE-1, Bpro AP dan SJ-Cam Series yang sama-sama mempunyai kualitas suara yang masih sangat manusiawi untuk didengar oleh manusia.

Hasil Rekaman Video & Suara dari Xiomi Yi :

Kesimpulan…

Jika masbro diberikan opsi diantara beberapa Action Cam di bawah ini, Manakah yang anda akan pilih dengan menimbang masalah Harga, Kualitas dan Keawetan (asal dipakai sewajarnya dan penyimpanan juga diperhatikan)…???

IMG_20170117_032805

IMG_20170125_050814

IMG_20170114_013801

IMG_20170112_090725

IMG_20161225_132126

IMG_20161110_030723

IMG_20161110_024140-1

IMG_20161205_235642

Jika saya dihadapkan diantara beberapa pilihan diatas maka yang saya lakukan adalah :

  1. Jika uang saya dibawah Rp. 500.000 maka saya hanya akan memilih : Bcare X-1, Kogan 1080.

  2. Jika uang saya berada di antara Rp. 500,000 – Rp. 800.000, maka pilihan saya ada di Kogan 1080 wifi, Bpro5 AE-1 (Full HD) dan Sj-Cam 4000.

  3. Jika Uang saya berada diantara Rp. 800.000 – Rp. 1.000.000, maka pilihan saya jatuh di Xiomi Yi (Cina atau Inter Gen-1) dan Sj-Cam 5000.

  4. Jika uang saya berada diantara Rp. 1.000.000 – Rp. 1.500.000, maka saya akan tetap memilih Xiomi Yi dan membeli aksesori pelengkap lainnya dari pada membeli Bpro5 AE-2 dan Bpro AE-2s (yang ada mic eksternalnya) atau membeli Sj-Cam 5000 dan aksesorisnya.

  5. Jika uang saya berada diantara Rp. 1.500.000 – Rp. 2.000.000, maka pilihan saya ada di dua action cam saja yaitu Bpro5 AP (Alpha Plus = logo 2,5K) dan Sj-Cam 5000+.

Mohon maaf jika diantara nama diatas tidak disebut bukan berarti tidak patut dibeli, namun karena saya merasa action cam ini saya lebih butuhkan untuk kegiatan Motovlog jadi pilihan diatas merupakan pilihan yang sudah saya test, riset dan dicoba kualitas suaranya di berbagai media dan hasilnya lumayan dibanding list action cam yang tidak disebutkan.

Nah masbro, disini saya gak membahas selain dari beberapa merek diatas ya, dimana harganya diatas 2 juta, seperti GostDriff, Xena bahkan Gopro, semua merek itu ya gak usah dibahas sudah bagus dari sananya, wong harganya juga bagus kok, namun disini melalui tulisan ini saya merangkum semua keluhan, curhatan, diskusi, dan ungkapan kekecewaan para rekan-rekan yang menghubungi saya baik WA, IG, Inbox FB yang membahas tentang Action Cam.

Nantikan Part selanjutnya dengan pembahasan masih tentang action cam dan modifikasi action cam

Mohon maaf jika ada kekurangan pada artikel ini dan mohon maaf jika ada pihak yang tersinggung, dan untuk seller-seller yang merasa tersinggung silahkan karena disini saya juga mengajak untuk tidak melihat keuntungan materiil saja namun juga perasaan konsumen anda.

Baca artikel lainnya :

Iklan

Tentang otobalancing

Berdomisili di kota pahlawan Surabaya yang hanya merupakan seseorang yang hoby dengan dunia otomotif, gadged dan game (playstation), berusaha ingin selalu membagi informasi agar bermanfaat dan berguna bagi orang lain dan diri OB sendiri. Silahkan jika ada saran serta kritik bisa disampaikan baik melalui blog ini maupun lewat Jalur Pribadi (WA, Email, sms, Tlp), Salam satu aspal cak....
Pos ini dipublikasikan di Action Cam dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

55 Balasan ke Part 2 : Action Cam yang Rekomended dan tidak Rekomended untuk Motovlog

  1. Budi Santoso berkata:

    kalau bcare x-1 itu menurut mas priyo kelebihan dan kekurangannya apa mas?

    Suka

  2. RPMspeed berkata:

    Info nya joss nan

    Suka

  3. Sih fandi arianto berkata:

    satu lagi mas,, bellaV w8 pro,, ga remocended banget,, apalagi kualitas suaranya kalo di dengerin bikin telinga geli2 gmn gtu 😁😁😁 trus hasil fotonya kemerahan ,, mungkin karna settingan siturasi merahnya kelebihan…

    Suka

  4. hoho berkata:

    Masih fair ini artikelnya, justru bisa dipakai referensi bagi yang mau beli action cam, apalagi serius mau ngevlog, terutama motovlog. Saya sendiri pakai yi inter, entah itu generasi ke berapa, belum terlalu mentingin suara, hanya untuk foto & video perjalanan saja.

    Suka

  5. Anonim berkata:

    Sangat bermanfaat

    Suka

  6. abu lubna berkata:

    yess….akhirnya memutuskan d tabung lg saja dulu, terimakasih om 👍 salam satu aspal

    Suka

  7. Anonim berkata:

    Trus yg terlanjur beli kogan 4k gmana om solusinya?

    Suka

  8. efan kurniwan berkata:

    yey bpro AP masuk nominasi …
    jdi pengen mod lagi ah ngumpulin buat sjcam/yi/bpro ae…

    Suka

  9. bang bagaimana dengan thieye i60e saya udah beli tapi kali aja abang bisa ripiw dikit dan kalo emang bisa di mod suara nya sama abang bisa ga

    Suka

  10. joko suprianto berkata:

    wooww extreme mas broo 😂 suwon loo infone 👍

    Suka

    • otobalancing berkata:

      Jujur gak ngerasa kalo tulisan menjadi ektreme seperti ini, karena ini semua adalah sesuai dengan apa yang sudah saya ketahui, alami, lakukan, praktek dsb, jadi apa yang di artikel ini apa adanya

      Suka

  11. mazdenmazden berkata:

    untung koganku masih 1080 wifi, suaranya masih jelas dan joss setelahdi modif external mic 🙂

    Suka

  12. kindung berkata:

    klo eken h8pro sama xdv f60r sdh perna test jg gag??
    forum” ama vloger luar negri katax rekomended.

    Suka

  13. Bernad Dinata berkata:

    Sampai kapan janji nya mau mengembalikan kamera kogan hitam saya yg sdh 1 bulan lebih terkatung-katung di anda ? Terakhir janji nya tgl 7/5/17 mau dikirim balik apa pun hasil mod mic external nya. Sampai hari ini kamis tgl 11/5/17 msh blm ada kabar lagi pengiriman atau no resi jne nya. Mohon serius lah kata-kata nya. Trims

    Suka

    • otobalancing berkata:

      Ya Allah, anda sama sekali tidak mempunyai hati nurani ya pak, baiklah saya jelaskan saja daripada menjadi fitnah, krn sejak kemarin2 sikap bos ini sama sekali gak membantu saya, anda sudah tahu pasti fisik saya saat ini gak sesempurna dulu, action cam anda pun adalah tipe jelek, karena sudah saya kerjakan tentu saya tanggung jawab untuk menyelesaikan, meski saya tahu action cam anda bobrok bin jelek dan sama sekali gak rekomendasi (heran saya, kecuali action cam anda sekelas xiomi yi atau gopro), saking jeleknya saya harus putar otak agar berhasil (padahal uang anda sudah saya transfer balik loh bos) tapi saya tetap ada niatan untuk menyelesaikan mod dan berharap berhasil.

      Dan rengekan anda sama sekali gak membantu bos, saya bisa saja mengembalikan dalam keadaan saat ini, tapi kan gak etis krn saya mengembalikan dalam keadaan tidak sempurna krn sudah saya modifikasi 50%, nanti malah marah2 lagi.

      Tolong lah, kita sama2 mengerti, saya ini berusaha membantu anda, tanpa imbalan pun saya bantu (kan uang sudah anda terima kembali) kurang apa coba saya sama anda bos…bos…bos

      Suka

  14. dedenz berkata:

    Ini sih tidak ekstrim lebih ke informatif bagi calon konsumen toh si mas juga memberikan solusi bagi tiap tiap brand saya sendiri tadinya ngebet mau beli bpro5 ae2s mark II.
    Alhamdulillah dapat pencerahan.
    suwun masbro

    Suka

  15. deni sofian berkata:

    om rencana mau ambil brica, rekomendasi dong yg bagus

    Suka

  16. RichardGN berkata:

    emang aksesoris perlu apaaja ya ? huehehe

    btw kan action cam pada lensa wide tuh, kalau mau aku pake ngerekam event yg rada serius (gasuka bawa kamera besarbesar, repot wkwkw. dan aku liat hasil video sama sound action cam skrg udah lumayan bisa diandalkan) kan hasil rekaman wide kurang cocok ya, apa yg harus diakalin biar flat kaya rekaman biasa ? thanks

    Suka

    • otobalancing berkata:

      Saran terbaik saya, jangan pakai action cam untuk kegiatan rekam event serius, pakai aja mirroless (kecil dan berkemanpuan lebih dari Action Cam), karena action cam lebih dikhususkan untuk kegiatan luar dan fun (Vlog, Daily Vlog, MotoVlog) yang notebene bukan digolongkan seperti kegiatan event yang serius ke bisnis….semoga jawabannya bisa melegakan

      Suka

      • RichardGN berkata:

        Huhehe bukan seserius event bisnis sih, lebih ke event harian kaya ngerekam bocahbocah keluarga lagi in action di depan umum, soalnya action cam mobilitasnya luar biasa sih berpotensi allrounder banget

        Suka

        • otobalancing berkata:

          Kemampuan action cam tidak bisa menandingi Miroless atau DLSR, itu satu hal yang harus diketahui dulu, jadi untuk kegiatan outdoor extreme action cam sangat rekomended, kalo pakai event meski outdoor kualitas rekam gak bisa mengalahkan kamera lain…intinya action cam bukan kamera yang diperuntukkan untuk hasil seperti kamera digital lainnya

          Suka

  17. Mymus berkata:

    Om.Kalo Soocoo c100/s100 bagus gak ya kualitas suaranya kalo di mod mic external..?
    Mohon balas komenny om..
    TERIMAKASIH

    Suka

  18. Mas Muslim berkata:

    Terima kasih banyak mas,artikelnya sangat bermanfaat dan berguna bagi konsumen khususnya mereka yang sedang terjun jadi Motovlogger dadakan.

    Mas boleh ya,saya jadikan artikel ini sebagai bahan rujukan hehe

    Suka

  19. Ping balik: Tanggapan Konsumen atas Klarifikasi Pertamina Kasus Takaran Pertamax Kurang Pas « OTOBALANCING BLOG

  20. Ping balik: Prediksi Spesifikasi dan Harga CRF 150 yang kabarnya hadir di April 2017 ini | OTOBALANCING BLOG

  21. Ping balik: VIAR Q1, Motor Listrik Pertama ber-STNK | OTOBALANCING BLOG

  22. Ping balik: Review Suzuki NEX dan Suzuki Address Playfull 2017 | OTOBALANCING BLOG

  23. Ping balik: SUKA DUKA MENJADI MODIFIKATOR ACTION CAM | OTOBALANCING BLOG

  24. Ping balik: BERSYUKURLAH MENJADI MOTOVLOGGER | OTOBALANCING BLOG

Gratis berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s