Rossi gagal podium karena mengabaikan instruksi team, benarkah itu? berikut analisanya

Diposting pada
ktm indonesia

rossi1-gp-jerman_20160718_014648

“Ini semua tentang kerjasama team, pembalap dan team harus saling percaya, karena pembalap tidak akan dapat melihat segala situasi sebagaimana team mekanik, kekalahan Rossi murni kesalahan Rossi yang mengabaikan instruksi team saat mengganti ban lebih dini”, ungkap komentator Matteo di Trans7 MotoGP.

Valentino Rossi tak habis pikir dengan performa Yamaha YZR-M1 di MotoGP Jerman, Minggu (17/7) kemarin, padahal dirinya mengakui sangat kompetitif saat posisi hujan, herannya ketika lintasan mulai mengering kenapa kedodoran.

Ketika basah bisa bertarung habis-habisan dengan Andrea Divizioso (Ducati Corse) dan Cal Crutchlow (LCR Honda). Namun ketika sama-sama berganti ban di lap yang sama, di akhir lomba YZR-M1 hanya mengantar Rossi finis posisi 8. Crutchlow dan Dovizioso malah berakhir di podium.

hasil-latihan-bebas-4-motogp-sachsenring-2016

Padahal antara Rossi dan Dovizioso sama-sama memakai ban Intermediete yang mana ban tersebut dianggap sebagai biang kegagalan Rossi mencapai podium.

“Saya tak nyaman dengan ban intermediate, tapi tak ada yang tahu saya bisa lebih kecang dengan slick, atau bisa juga lebih buruk. Mungkin masalahnya di motor, ketika lintasan basah, jadi sedikit lebih sulit dan sedikit sulit dikendalikan,” jelas Rossi melalui Crash.

Namun hal berbeda diungkapkan oleh Andrea Dovizioso yang menyatakan merasa beruntung bahwa team telah memilih ban yang tepat pada lap 23 dimana spekulasi dan perhitungan dengan melihat kondisi lintasan oleh team mekanik sehingga hasilnya memuaskan karena Ducati GP16 dapat melaju dengan baik dengan Ban Intermediete.

“Spekulasi dan perhitungan yang sulit, keputusan menggunakan ban Intermediete setelah team teknis melihat kondisi lintasan, hasilnya memuaskan karena Ducati GP 16 dapat saya kendalikan dengan mudah melibas tikungan”, jelas Dovi melalui Crash.

Wah…penyataan yang berbeda bukan dari dua pembalap ini kan, namun jika melihat situasi yang berbeda antara kedua tim baik Yamaha dan Ducati tentunya mereka sudah mempersiapkan segala hal dengan segala kemungkinan, namun yang patut di perhatikan kali ini adalah kerjasama antara pembalap dan team.

Beberapa putaran sebelumnya, Rossi sebenarnya sudah diminta timnya untuk masuk ke pit dan berganti motor. Namun, pebalap 37 tahun tersebut mengabaikan pesan tersebut hingga beberapa putaran.

Rossi masuk ke pit berbarengan dengan tiga pebalap lain yang berada di depan yaitu Andrea Dovizioso (Ducati), Cal Crutclow (LCR Honda), dan Hector Barbera (Avintia) pada akhir lap ke-23 dari total 30 putaran balapan.

Saat keluar dari pit dengan motor kedua, Rossi mengaku tidak punya feeling yang cukup dengan motornya dan sangat lambat.

marquez-bendera

Sedangkan disaat Dovi dan Rossi memakai ban Intermediete, hal sangat gila namun sangat amazing diperlihatkan oleh team Repsol Honda, dimana team Marquez mengganti dengan ban Slick dan bukan dengan Intermediete  sebagaimana Dovi dan Rossi pakai dan berhasil menjuarai, sedangkan Dovi yang juga memakai ban Intermediete berhasil menduduki posisi ke-3.

Rangkuman jalan race :

Marquez sempat keluar lintasan, pembalap Repsol Honda Team,Marc Marquez keluar sebagai pemenang MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (17/7/2016) malam WIB. Sementara Valentino Rossi gagal juara karena tak mau pasuk pit.

Di tiga lap pertama dua pembalap yang menggunakan mesin Ducati, Dannilo Petruci dan Andrea Dovizioso terlibat persaingan seru dengan rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Sementara pembalap Honda, Marc Marquez yang memulai start dari barisan terdepan terlihat sangat berhati-hati melintas di lintasan basah. Pada lap kedelapan, posisinya berada di urutan ke enam setelah dibalap Jack Miller dan Hector Barbera.

Lap ke-10, Petruci yang memimpin balapan terjatuh. Dia terlalu miring saat melewati tikungan ketiga. Posisinya pun diambil alih Dovizioso, Rossi masih di urutan kedua.

Masih di lap yang sama, Marquez mengalami nasib sial. Tak bisa mengontrol kecepatan motornya saat melintas di tikungan kedelapan, Marquez masuk gravel. Untungnya, dia masih bisa melanjutkan balapan.

Empat lap kemudian, Rossi bisa dikejar Barbera. Pembalap asal Italia itu pun kehilangan posisinya, Rossi di urutan ketiga.

Pada lap ke-17, lintasan mulai kering. Marquez menjadi pembalap pertama yang mengganti motornya. Tapi Rossi belum mengganti motornya. Dia malah bisa menyalip Barbera untuk merebut posisi kedua.

Tim Movistar Yamaha sudah meminta Rossi mengganti motornya pada lap ke-20. Namun pembalap berusia 37 tahun tersebut belum mau masuk pit, Rossi memilih untuk mengejar Dovizioso yang juga belum mengganti motornya.

Di pit, tim Movistar Yamaha mulai kesal dengan sifat keras kepala Rossi. Selain Rossi dan Dovizioso, Cal Crutchlow, Barbera dan Miller juga belum mengganti motornya. Mereka terlibat persaingan seru. Mereka (kecuali Miller) baru masuk pit pada lap ke-23.

Saat Rossi, Dovizioso, Crutchlow, dan Barbera masuk pit, Marquez yang lebih dahulu mengganti motornya langsung melejit ke posisi kedua. Marquez pun memimpin balapan saat Miller mengganti motornya pada lap ke-24.

Lap ke-25, Rossi berada di posisi kelima setelah melewati Dovizioso. Namun posisi Rossi kembali merosot ke urutan tujuh setelah dilewati Dani Pedrosa dan Iannone.

Hingga balapan berakhir, Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP Jerman. Sementara Rossi berada di urutan kedelapan.

Live-Streaming-MotoGP-Jerman-2016

Hasil MotoGP Sachsenring Jerman 2016

1. Marc Marquez (Spain) Honda 47:03.239
2. Cal Crutchlow (Britain) Honda 47:13.096
3. Andrea Dovizioso (Italy) Ducati 47:14.852
4. Scott Redding (Britain) Ducati 47:15.231
5. Andrea Iannone (Italy) Ducati 47:25.994
6. Dani Pedrosa (Spain) Honda 47:29.159
7. Jack Miller (Australia) Honda 47:29.282
8. Valentino Rossi (Italy) Yamaha 47:29.688
9. Hector Barbera (Spain) Ducati 47:29.853
10. Alvaro Bautista (Spain) Aprilia 47:34.513
11. Eugene Laverty (Ireland) Ducati 47:44.447
12. Maverick Vinales (Spain) Suzuki 47:45.397
13. Bradley Smith (Britain) Yamaha 48:06.368
14. Aleix Espargaro (Spain) Suzuki 48:09.330
15. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 48:20.933

Klasemen Pembalap & Pabrikan MotoGP 2016

POSITIONRIDERTEAMPOINTS
1Marc MarquezRepsol Honda170
2Jorge LorenzoMovistar Yamaha122
3Valentino RossiMovistar Yamaha111
4Dani PedrosaRepsol Honda96
5Maverick VinalesTeam Suzuki Ecstar83
6Pol EspargaroMonster Yamaha Tech 372
7Hector BarberaAvintia Racing65
8Andrea IannoneDucati Team63
9Andrea DoviziosoDucati Team59
10Eugene LavertyAspar Team MotoGP53
11Aleix EspargaroTeam Suzuki Ecstar51
12Scott ReddingOcto Pramac Yakhnich45
13Jack MillerEstrella Galicia 0,0 Marc VDS42
14Cal CrutchlowLCR Honda40
15Stefan BradlAprilia Racing Team Gresini37
16Bradley SmithMonster Yamaha Tech 335
17Alvaro BautistaAprilia Racing Team Gresini35
18Danilo PetrucciOcto Pramac Yakhnich24
19Michele PirroOcto Pramac Yakhnich19
20Tito RabatEstrella Galicia 0,0 Marc VDS18
21Loris BazAvintia Racing8
22Yonny HernandezAvintia Racing3
23Yamaha 186
24Honda 185
25Ducati 124
26Suzuki 89
27Aprilia 51

Artikel MotoGP lainnya :

Gambar Gravatar
Terima kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya sangat kami harapkan dan apabila ada kekeliruan sebelumnya saya meminta maaf.

One thought on “Rossi gagal podium karena mengabaikan instruksi team, benarkah itu? berikut analisanya

  1. next race, rossi kudu podium biar poinya dgn marques tidak tertinggal terlalu jauh

Monggo Komentarnya Kangbro :