Riding Harian Benelli TNT 250 (Bagian 3) Performa ban standart tidak mengecewakan untuk harian | OTOBALANCING BLOG
OTOBALANCING VLOGBerisi tentang video Review, Test Ride dan segala hal tentang Otomotif

Riding Harian Benelli TNT 250 (Bagian 3) Performa ban standart tidak mengecewakan untuk harian

Pembaca otobancing, setelah tiga hari mengendarai Benelli TNT 250 banyak hal positif yang saya rasakan saat berkendara, baik interaksi dengan motornya sendiri juga interaksi dari pengendara motor lain, beberapa orang yang saya temui baik saat di lampu merah dan di mini market bahkan rekan kantor saya sendiri mengungkapkan ketertarikannya kepada motor ini, baik secara desain, fitur dan yang pasti kebanyakan karena suara brummm moge-nya, pertanyaan ringan bahkan berat sampai saya sendiri gak bisa menjawab karena terlalu detail (maklum saya bukan orang mesin) jadi tidak bisa menjawab dengan baik, namun ada satu pertanyaan yang membuat saya sampai berulang kali menjelaskan dan meyakinkan hingga hampir debat karena pemikiran lawan bicara terlalu fanatik sama 1 merek yang sama-sama berbasis lokal, dan pertanyaan seru tersebut mengenai…

-BAN MOTOR-

Nah pembaca, jika pembaca melihat dan mencoba secara langsung Benelli TNT 250 ini, maka anda akan mendapati ban standart bawaan motor ini merupakan merek lokal yaitu Swallow, memang antara Benelli dan Swallow melakukan kerjasama, dan bukan hanya TNT 250 saja yang menggunakan ban Swallow, varian Benelli lainnya juga memakai produk yang dibuat oleh Industri Karet Deli antara lain :

  1. Tornado TNT 250 cc,

Swallow Sea Hawk (ban depan) 120/70-17, ban belakang Swallow Samurai (160/60-17).

  1. Benelli Zafferano 250FI,

Sea Hawk (ban depan 120/70-14, ban belakang 140/60-14).

  1. Benelli Caffenero 150 cc,

Sea Hawk (ban depan 120/70-14, ban belakang 140/60-14).

Pembaca…ban yang dipakai di Benelli TNT 250 ini termasuk ban yang super gambot, bisa dilihat dari ukuran diatas maka ukuran ban Benelli TNT 250 bisa disejajarkan dengan motor-motor berkapasitas 650 cc.

Terus gimana performa ban standar Benelli TNT 250?

Nah…dari sekian pertanyaan tentang motor Benelli TNT 250 ini, pertanyaan diatas merupakan pertanyaan yang membuat saya agak keras untuk menyakinkan, bahkan saya sempat berfikir kan yang mengendarai saya mengapa asumsinya yang gak pernah mencoba riding keliling dan melewati beberapa medan jalan malah lebih tahu dari saya, apakah pernah mengendarai Benelli TNT 250 dengan ban bawaan sebelumnya? Jawabnya tidak pernah, nah loh…

Memang saya akui brand Swallow seperti halnya Benelli kurang begitu populer di mata masyarakat, penilaian Swallow yang kurang memuaskan kayaknya saya bantah di artikel ini, namun saya akan memberikan alasan mengapa saya bantah, bukan seperti memberikan alasan negatif tanpa menjelaskan apa dan mengapa alasan itu bisa terjadi.

Saat melaju dengan Benelli TNT 250 di aspal kering, ban Swallow lumayan menggigit, sempat meliuk-liuk dengan kemiringan standart tidak ada gejala sliding yang menandakan ban kehilangan traksi pada aspal, padahal saat itu saya menikung dengan kecepatan antara 30-40 km/jam, apalagi saat dipakai pelan alias dipakai santai, fikir saya ini bisa jadi karena tapaknya yang lebar sehingga daya cengkeram kepada aspal lumayan besar.

Bagaimana jika digunakan di trek basah, lumayan bagus menurut saya kebetulan kemarin (23/6) hujan turun di pagi hari sehingga ini saat yang cocok untuk menjawab pertanyaan kemarin yang belum bisa saya jawab, dan terbukti nggak ada gejala slip atau meleset pada ban Swallow ini, dalam kondisi track lurus dengan aspal basah, digeber di kecepatan lebih dari kecepatan 100 km/jam pun masih asyik aja, namun untuk menikung harus hati-hati karena ban Swallow Samurai dan Sea Hawk lebih enak buat trek kering jika menikung, hal ini terkait kepada bentuk gripnya.

Namun pembahasan ban belum berakhir di artikel ini, karena banyak sekali pertanyaan seputar ban yang telah saya kumpulkan dan akan saya bahas di artikel lainnya, khusus untuk ban motor kelas 250cc

Namun jika anda memang kurang puas dengan ban bawaan Benelli TNT 250 ini, anda boleh saja memilih ban alternatif seperti Bridgestone Batlax S20, Michelin Pilot Street Radial, atau Pirelli Diablo Rosso Corsa, yang tentu saja harganya bakal lebih mahal dari ban bawaan Benelli TNT 250 ini.

Baca artikel terkait :

 

3 Komentar

Silahkan Tulis Komentar Anda :