Perlakukan AC saat cuaca panas dengan bijak

Diposting pada

image

Clinggg…notifikasi WA muncul kali ini dari pembaca yang gak mau disebutkan namanya karena terlalu keren disebutkan menanyakan tentang bagaimana memperlakukan AC dengan baik dan benar, alhasil debat ra karuan karena doi kerap bermasalah sama AC mobilnya, akhirnya doi saya kasi wawasan yang OB ambil dari mekanik langganan teman spesialis AC dan syukurlah si doi akhirnya lega atas jawaban yang OB kasi.

Ya memang kerap terjadi perdebatan tentang penggunaan AC di mobil apalagi pas cuaca panas lebih efektif memutar suhu ke posisi paling dingin atau justru memutar putaran kipas supaya hembusannya kencang, seperti penuturan pak Dayat, spesialis AC mobil yang berlokasi di Surabaya ini menuturkan.

“Dengan suhu yang diatur maka sesuangguhnya tingkat dingin AC yang disesuaikan, ingin suhu lebih kecil artinya lebih dingin, atau suhu besar yang berarti hangat atau justru panas, pengaturan suhu di AC sesungguhnya mengatur kinerja dari kompresor”, jelas Pak bro yg bengkelnya ramai terus ini.

Mobil yang pengaturan AC nya secara digital lebih enak, tinggal stel pada tulisan Low atau tingkat 1 di atasnya, dijamin kabin tetap sejuk dan berkendara dengan nyaman, jika dilakukan pengaturan seperti itu fan akan tetap di angka 1 dengan suhu paling kecil, maka kabin akan cepat dingin, tetapi kalo mengambil opsi meningkatkan hembusan AC anggap saja menjadi di angka 2, maka putaran akan kencang hembusan juga akan kuat dan sampai menyeluruh ke kabin.

image

Sedikit berbeda jika kabin penuh, posisi fan sebaiknya ditingkatkan juga dengan suhu, agar lebih dingin dibanding hanya terisi satu atau dua orang di kabin, posisi ini tetap ada konsekwensinya, yakni suara gemuruh dan berisik fan akan jelas terdengar.

Namun doi yang namanya gak mau disebut karena namanya terlalu keren menganggap jika memutar suhu ke tingkat paling dingin akan menimbulkan frosting pada AC, ngerti ra son Frosting kuwi…fros itu beku, ting itu sedang…sampeyan sambung dewe lah.

Dijelaskan oleh Pak Dayat, bahwa :
“Hal itu tidak akan terjadi jika suhu diluar panas, kalo suhi di luar panas trus Frosting ya pasti ada yang nggak bener, automatic fan harus diganti atau dicek”.

image

Sebaliknya jika suhu luar dingin suhu bisa dibuat lebih hangat dan hembusan fan tetap sejuk selama perjalanan, tapi kudu diingat suhu tidak boleh terlalu besar paling nggak tidak lebih dari 50%, hal ini untuk menjaga agar komponen automatic fan tidak terlalu cepat on/off, jika terlalu cepat on/off maka magnet clutch akan cepat rusak, padahal kalo ganti wuihh lumayan mahal loh itu beluk jasa bongkar dan freon, kalo dibilang berapa, pak Dayat bilang 1 jeti nembus.

Baca artikel terkait :

Berita Datsun :

Gambar Gravatar
Terima Kasih sudah sudi menyambangi blog sederhana ini, saran dan kritiknya untuk kemajuan blog ini kedepannya. Email : givisurabaya@gmail.com