Di dalam dunia balap terlebih lagi di MotoGP motor menjadi kunci penentu selain skill pembalap itu sendiri, baik Vinales dan GSX-RR sama-sama mencetak sejarah manis di dunia MotoGP, Vinales memulai balapan dari posisi ketiga. Setelah start, ia langsung menyodok di posisi terdepan. Ia `menggila`, sebab tak ada pembalap lain yang mampu menyalipnya hingga garis finish, termasuk pembalap senior seperti Valentino Rossi.

Tentu tidak ada yang mengira hal ini, terlebih lagi Suzuki sering berada di belakang 3 besar di seri sebelumnya, bahkan dibeberapa seri pernah terlempar dari 10 besar, sebenarnya secara teknis GSX-RR sama dengan motor MotoGP lainnya kayak Yamaha YZR-M1, Ducati Desmosedici GP, dan Honda RC213V.

Motor berkelir biru itu juga menggendong mesin 1000 cc dengan tenaga maksimal 236 Tk, dan sebagai pembanding, Yamaha YZR-M1 memiliki output maksimal 240 Tk, Ducati Desmosedici GP 245 Tk, dan Honda RC213V 241 Tk.

Lebih jauh, laman suzuki-racing.com menyebut bahwa mesin tersebut bertipe pendingin cair, 4-stroke, in-line, 4-silinder, DOHC 4-valve. Disandingkan dengan transmisi enam percepatan, mesin ini mampu membawa motor berlari hingga lebih dari 330 km/jam.

Pertama kali diperkenalkan pada 30 September 2014, dengan status sebagai pengganti Suzuki GSV-R. GSX-RR telah dikembangkan oleh Suzuki sejak 2012, dan terus mengalami peningkatan setelah itu.

Motor untuk musim balap 2016 misalnya, lebih bertenaga 9,4 Tk dibanding tahun sebelumnya. Setelah itu, juga telah mengadopsi ECU Magneti Marelli. Perbedaan lain adalah di musim ini terpampang tulisan `Nyalakan Nyali` milik Satria F150 yang dibuat oleh PT Suzuki Indomobil Motor.

Artikel terkait :

 

Silahkan Komentar Di Bawah Ini