Jumpa lagi pembaca otobalancing dimanapun berada, pasti pembaca bertanya-tanya apa sih LCGC tahap 2 tersebut, sebelum kita membahas LCGC tahap 2 ini, OB ingin mengajak pembaca flashback tentang awal mula dicanangkan LCGC tahap 1, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Pasal 3 ayat 1(c) tahun 2013 menyebutkan mobil hemat energi dan harga terjangkau dikenakan pajak sebesar 0 persen dari harga jual. Pajak 0 persen diberikan pada motor bahan bakar cetus api dengan kapasitas silinder maksimum 1.200 cc. Selain itu, konsumsi bahan bakar minyak paling sedikit 20 kilometer per liter atau bahan bakar setaranya. Kedua, untuk mesin diesel dengan kapasitas hingga 1.500 cc dengan konsumsi BBM 20 km/liter.

Hingga saat ini mobil-mobil LCGC secara umum masih diminati dan menjaga nadi industri otomotif tetap berdetak meski tidak dapat dipungkiri jika daya serap konsumen pada produk otomotif secara umum mengalami penurunan untuk saat ini, ditengah kondisi saat ini beredar kabar bahwa kelas baru LCGC akan segera lahir, OB sendiri baru memegang kata kuncinya saja yaitu

“Mobil di bawah kelas isi silinder LCGC”.

OB pun masih belum tahu nama pastinya kelas dibawah LCGC ini, cuman OB menyebutnya LCGC tahap 2, cuman perkiraan jika LCGC tahap pertama 1,0 liter hingga 1,2 liter (kapasitas mesin) untuk LCGC tahap kedua, 800 cc hingga 1.000 cc.

Jika LCGC tahap 2 ini direalisasikan maka PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dan PT. Nissan Indonesia Motor (NIM) bakalan kegirangan meski Toyota dan Daihatsu juga mempunyai mobil-mobil yang cocok berada di kelas LCGC 2 ini.

Suzuki, Datsun dan Renault beberapa mobil sekelas LCGC 2 ini, Suzuki mempunyai Alto, lalu Datsun punya redi-GO, dan Renault punya Kwid, ketiga mobil tersebut berkapasitas mesin 800-1.000 cc diproduksi di India, dan ketiganya diminati.

Jika manufaktur dan infrastruktur telah siap, bukan tidak mungkin LCGC tahap 2 bakalan akan segera hadir di tanah air, sebagaimana pembaca ketahui LCGC saat ini berada di harga Rp 90 jutaan ke atas, harga Alto dan redi-GO berada di kisaran Rp 50-70 jutaan (India). Selain itu, mobil-mobil ini juga irit. Untuk redi-GO, konsumsi bahan bakarnya mencapai 25,17 km/liter (klaim Datsun).

DATSUN

TOYOTA

DAIHATSU

Silahkan Komentar Di Bawah Ini