image

Jumpa lagi pembaca otobalancing dimanapun berada, melanjut artikel sebelumnya tentang Safety Riding Course yang diadakan oleh PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) bersama Honda Blogger Community kali ini ada sebuah materi yang dibawakan oleh Instruktur Safety Riding MPM Bro Dimas tentang Spion kendaraan baik mobil dan motor.

Baca artikel sebelumnya : Safety Riding Course MPM

Mengapa OB tertarik membahas Blind Spot ini, ya karena di beberapa kesempatan OB melihat masih banyak pengendara yang memasang spion ala kadarnya, pokoknya gak kena tilang, dan dalam penerapannya di jalan ada yang ditekuk kedalam dengan alasan takut nyangkut, ada juga yang ditengkurapkan atau menghadap ke bawah.

image

Perilaku ini membuat spion kehilangan fungsinya dalam memantau situasi di belakang.

Bro Dimas menjelaskan bahwa :
“Spion berfungsi sebagai alat komunikasi saat menyalip atau berbelok lebih aman maka dari itu sangat penting info yang diberikan oleh spion”.

Saking pentingnya maka dianjurkan sebelum berkendara, stel dahulu spion, ini penting loh karena biasanya saat berkendara kadang spion kena getaran berubah sudutnya atau saat parkir buat cantolan helm, namun perlu diingat jangan menyetel saat sedang motor jalan, bahaya banget karena dapat mengganggu konsentrasi berkendara dan keseimbangan.

image

Brosis kan tau kalo spion itu ada dan harus terpasang 2 buah di kanan dan kiri, lebarnya jangan terlalu kecil karena membuat info yang didapat jadi minim karena mata sulit melihat namun juga jangan terlalu besar, spion truk ya jangan dipakai di motor, ukuran yang baik seperti yang dijelaskan Bro Dimas yaitu seukuran telapak tangan, paling pas ya spion bawaan motor yang original.

Posisi spion juga harus sewajarnya, jangan dibawah stang atau diujung stang, biasanya motor modif nih, kenapa kok gak boleh, ya kalo dipasang dibawah setang atau diujung bisa menyulitkan melihatnya.

Lalu posisi kaca menghadap kebelakang, jangan ke atas atau malah kebawah ya mana bisa lihat jelas ke belakang dan samping, dan juga jangan terlalu lebar, toleransinya keluar sedikit dari stang, jangan kebanyakan bisa nyangkut akhirnya gak safety dan membahayakan pengguna jalan lain.

image

Nah jelas kan bro bagaimana fungsi dan penggunaan spion, yups..OB ucapkan banyak terima kasih kepada Bro Dimas yang sudah menjelaskan panjang lebar tentang spion…ini baru spion loh, masih ada yang lain.

Pantau terus blog ini brosis, bersambung…

Baca artikel terkait :

Bagaimana Tanggapan Anda :