Jumpa lagi pembaca, yah tertunda lagi nih buat artikel tentang review harian All New CBR 150R yang OB bawa keliling Surabaya selama 2 hari, hal ini dikarenakan derasnya WA, BBM, Inbox FB dari pembaca yang menanyakan seputar tentang motor Bebek Super Honda GTR 150.

Nah pembaca kita langsung saja absenin satu persatu pertanyaannya ya, oh ya sebelumnya OB sampaikan terima kasih kepada sumber OB yang ada di Bogor sana (namanya gak mau disebutin) yang menghadiri louncing dan sesi test ridenya.

  1. Mengapa Honda membuat Supra GTR 150

  2. Apakah Supra GTR memakai mesin Sonic 150

Secara basis mesin Honda Sonic 150R dan Supra GTR 150 memang sama persis, namun ada penyesuaian di mapping ECU untuk mengubah karakter mesin power Honda Sonic  150R cenderung berada di rpm tinggi karena tipe sport, sedangkan Honda Supra GTR 150 tenaganya lebih bermain di putaran bawah hingga menengah karena lebih diperuntukan buat pecinta turing.

Nah, ubahan settingan tadi disesuaikan dengan perbandingan final gear yang berbeda, hanya beda dua mata antara gear belakang Honda Sonic dengan Honda Supra GTR 150, hal ini dilakukan karena perbeaan bobot motor dan peruntukan motor.

  1. Berapa kecepatan maksimal Supra GTR 150

  2. Konsumsi bensinnya berapa ya

Data yang didapat dari Honda disebutkan akselerasi 0-200 meter 10,7 detik dengan top speed 122 km/jam, namun data dari OB belum dapat dipastikan, menunggu sesi test ridenya dulu nih, semoga dipinjemin lagi.

Sedang untuk konsumsi bahan bakar, dari data yang dikeluarkan Honda disebutkan dengan standar Euro2 didapat angka 47,41 km/lt, sedang dengan standar Euro3 diperoleh 42,2 km/lt.

Baca juga : Supra GTR 150 pas untuk harian dan touring adventure, baca sesi test ridenya

Hasil ini tentunya didukung mesin generasi baru berkonstruksi hampir square, diameter x langkah piston 57,3 mm x 57,8 mm. Kepala silinder dibekali konstruksi kem DOHC 4 klep dengan roller rocker arm.

Pengaturan pasokan bensin sudah pakai sistem injeksi PGM-FI yang dilengkapi throttle body 30 mm dan injektor 8 lubang, hasil pembakaran dibaca O2 sensor atau injeksi tipe close loop. Untuk mendinginkan mesin menggunakan radiator.

Power maksimalnya tembus 15,74 dk @ 9.000 rpm sedikit lebih rendah dari Honda Sonic 150R yang mencapai 15,84 dk @ 9.000 rpm. Sedang torsinya sama-sama 13,5 Nm @ 6.500 rpm.

“Beda dengan Sonic ada di setingan ECM” terang Sarwono Edhi, Technical Training Development PT Astra Honda Motor (AHM).

Secara performa bisa jadi lebih responsif karena final gear diseting lebih ringan dari Sonic 150R. 44:15 untuk Supra GT 150, bandingkan dengan Sonic yang 42:15

Nah pembaca semoga penjelasan diatas bisa menjawab pertanyaan pembaca tentang Supra GTR 150 ini, untuk next artikel OB akan mengkomparasikan dengan sang kompetitor Yamaha MX King yang sama di segmen bebek supernya.

Sumber : Astra Honda Motor dan berbagai sumber.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Kontak Admin :
WA : 081554492800
Email : givisurabaya@gmail.com
FB Fans Page : otobalancing
Twitter : @priyo_verza
IG : otobalancing
Youtube : Verza Rider
Salam satu aspal cak…

18 KOMENTAR

  1. Dikatakan info lek Iwan dalam videonya. Jok keras. Alternatif nya apa kira-kira ya lek kalo mau ganti jok semacam yang enak kayak Supra 125 ?

  2. kecewa dengan performa Supra GTR 150 (sudah jalan 511 km), ternyata performa tdk seperti brosur dan artikel yang beredar.
    – rpm s.d 7.000 sama sekali tidak responsif
    – dipakai jalan 15 km pada gigi 1 nyendat-nyendat
    – sudah 2 kali servis ke bengkel resmi honda AHASS tidak menyelesaikan masalah.
    Catatan : mohon pihak honda bisa segera membantu dan memberikan solusi (suyono, sh. Dsn. Glagaharum Rt.01 Ds. Dukuharum Kec. Megaluh Kab. Jombang)

    • ada beberapa hal jika air radiator berkurang, namun untuk kasus Supra GTR saya kurang tahu krn sampai saat ini belum menemui sendiri, tapi kalo secara general ya bisa jadi karena :
      1. Tutup radiator mungkin gak rapat atau bahkan gak normal
      2. Thermostat gak normal
      3. sirip radiator bocor
      4. kipas motor sudah waktunya ganti/lemah

  3. Mau nanya kalau nurunin jok belakang ada solusinya ga… aku berasa ketinggian… apa harus ganti sok… tks

    • Mengganti suspensi standart bisa jadi alternatif namun ada plus dan minusnya, satu cara joknya diganti dengan busa yg lebih empuk saja

Silahkan Komentar Di Bawah Ini