DCIM108MEDIA

Tulisan ini tidak membela siapapun masbro, disini saya hanya mengambil sesuatu yang saya dapat saat berlatih tehnik Safety Riding, namun ketika muncul sebuah pendapat saat berlatih tehnik pengereman dari seseorang yang beragumen jika berlatih pengereman di kecepatan 40 Kpj dan di gigi 3 atau 4 adalah percuma karena secara real dilapangan tidak mungkin di kecepatan 3 atau 4 rider akan melaju hanya di kecepatan 40 Kpj, disini saya mencoba untuk memberikan sedikit pengalaman terkait hasil latihan kemarin.

Jika yang memberikan opini tersebut bisa jadi belum pernah berlatih Safety Riding maka sah saja namanya aja gak tahu dan hanya hanya sekedar tahu bahkan hanya mengambil teori dari mana juga gak tahu, namun jika sampeyan pernah mengunjungi lapangan Learning Center di MPM Part Sedati anda bakalan mengetahui jika lebar sirkuit tersebut tidaklah memungkinkan untuk dipacu di kecepatan tinggi dimana harapannya untuk mendekati keadaan yang sebenarnya, di lapangan tersebut area untuk teknik pengereman ada di tengah lapangan dimana di sisi kiri ada area untuk slalom dan di sisi kanan ada area untuk narrow plank, dua pelatihan ini akan juga saya jelaskan di artikel terpisah masbro.

Dengan lebar area tersebut gak mungkin lah untuk memacu motor di kecepatan diatas 60 Kpj bahkan 100 Kpj sekalipun, karena kita melatih tehnik pengereman, maka MPM memberikan cara bagaimana kita bisa mempelajari tehknik pengereman yang benar meski di area yang tidak terlalu panjang.

Perlu juga masbro ketahui jika semakin kencang kecepatan kecepatan kendaraan ya semakin panjang pula jarak pengereman.

Menurut saya jika saat saya malkukan pengereman tanpa berdecit ini yang dinamakan tehnik pengereman yang ideal, karena jika sampai berdecit maka bisa jadi jarak pengereman akhir bakalan lebih panjang karena ban kehilangan traksi dengan aspal alias selip.

Oh ya….tehnik pengereman ini tidak berlaku kalo di kondisi jalan offroad ya masbro.

Saat start kita disuruh untuk memacu kendaraan di atas 40-50 Kpj dimana ada titik pengereman di lintasan tersebut yang mana kita harus berusaha mengerem sedekat mungkin, masbro bisa melihat di video saya dibawah ini dimana saya dengan kecepatan 40 an Kpj saya bisa mengerem sejauh 9,5 meter.

Untuk rem depan saya tidak menekannya terlalu keras, diimbangi dengan rem belakang sehingga saya bisa berhenti tanpa ban belakang berdecit, karena jika sampai berdecit ban belakang bisa jadi saya akan berhenti lebih dari 10 meter karena ban bakalan kehilangan daya traksi ke aspal.

Lalu mengapa kudu di gigi 3-4 saat pengereman, sebenarnya saya sendiri gak sampai di gigi 3 karena lintasan dan titik pengereman gak panjang, namun masbro kita tahu jika saat kita berada di speed yang tinggi ada saat kita gak sempat melakukan penurunan gigi dan berharap ada bantuan engine break, maka dari itu kemarin saya melatih tehnik pengereman saya dengan tetap mempertahankan gigi di posisi belum terkurangi yang mana maanfaat yang saya dapat adalah saya merasa lebih sigap saat pengereman dan selalu bersikap tenang dan tidak panik sehingga tidak  melakukan panic breaking.

Video latihan…Praktek langsung…!!!

Sebenarnya disini sudah terjawab masbro alasan seperti yang ada baca di judul, namun saya sih merasa maklum saja jika ada yang masih meragukan tehnik latihan ini karena ya bisa jadi dia masih belum pernah mencoba latihan ini masbro, meski anda jago dan pintar berteori bahkan anda mastahnya touring yang mungkin sudah melanglang buana kemana2, namun jika sampeyan belum pernah berlatih safety riding saya yakin anda pasti kagok dan merasa apa yang anda pahami menjadi tidak ada yang berguna.

Silahkan bagi yang ingin menjajal latihan safety riding ini jika sampeyan merasa jago dan merasa bisa, maka tentunya latihan seperti ini bakalan menjadi mainan anda seharusnya atau anda yang pintar berteori mungkin anda bisa menjajal teori anda di lintasan ini…monggo masbro…pintu terbuka buat sampeyan.

Artikel Terkait :

3 KOMENTAR

Silahkan Komentar Di Bawah Ini