Masbro…Kemunculan Honda CRF 150L ternyata menyita cukup banyak perhatian pecinta garuk tanah alias trabas, rasa penasaran dan keinginan untuk memiliki sudah terdeteksi dengan kuat cak meski kebanyakan menginginkan harga yang lebih murah dari harga yang ditawarkan saat louncing resmi nasional yaitu Rp. 31,8 juta.

“Kalo harga segitu masih agak mikir cak, soalnya motor ini cuman saya buat trabas di hutan jadi gak perlu ada surat2nya…cukup fraktur sudah cukup, kira2 cak otobalancing bisa gak menanyakan kepada petinggi honda agar dijual no paper alias off the road” curhat teman otobalancing.

Motor trail dibawa diatas sebuah bak mobil atau dibawa dengan sebuah bak sambung di belakang sudah bukan hal yang aneh dikalangan pecinta garuk tanah, wong berkendaranya saja di dalam hutan, bukit, gunung yang notebene gak ada razia atau rambu lalu lintas, sehingga ada beberapa diantara motor trail yang dijual tanpa STNK, dan jika memang AHM bisa mewujudkan keinginan para penggaruk tanah ini bisa membuka kesempatan untuk pasar segmented ini untuk berkembang dan beralih ke Honda CRF 150L.

Masalah belinya Off the road lalu di On the road itu bakalan menjadi keputusan dari konsumennya masbro dan jika akan dirubah maka biaya bisa mencapai sekitar 4-5 juta untuk mengurus BPKB dan STNK nya, dan jika harga yang tadinya Rp. 31,8 juta OTR bisa jadi mungkin menjadi 25-26 juta masbro….ya ini hanya sebuah sebatas opini ya masbro.

Artikel Terkait :

Silahkan dibaca artikel terbaru lainnya :

Kontak Admin :
WA : 081554492800
Email : givisurabaya@gmail.com
FB Fans Page : otobalancing
Twitter : @priyo_verza
IG : otobalancing
Youtube : Verza Rider
Salam satu aspal cak…

3 KOMENTAR

  1. menarik nich kang, ikutan nimbrung. jika bisa Off the road, senyatanya motor hanya buat di pedesaan dan gunung. sekitar tahun 90 an banyak kok dealer yang menjual Off the road, tetapi bagaimana ya regulasi tahun zaman now? tetapi sebagai warga yang taat pajak susah juga ya??

Silahkan Komentar Di Bawah Ini