Pertama yang saya ucapkan adalah…wow, akhirnya seorang motovlogger yang menginspirasi saya dalam beberapa hal dimana saya merupakan silent subcribenya juga menjajal salah satu motor yang juga membuat saya juga penasaran sekali dengan motor ini, KTM RC and KTM Duke, namun sayangnya saya tidak bisa hadir di GIIAS 2016 lantaran waktu dan kondisi yang tidak mendukung untuk ke Jakarta.

Sekilas tentang Bule Doyan Motor ini pertama kali saya menonton channelnya yaitu saat mengendarai Benelli Zafferano 250 di pulau Dewata Bali, dan saya pun kesampaian juga menjajal Benelli Zafferano 250 yang sama dengan beliau dan juga dua Benelli lainnya yaitu TNT 250 dan Patagonian Eagle 250, oke sekarang kita akan membahas lebih lanjut bagaimana pendapat Motovlogger asal Perancis ini tentang motor KTM.

Awalnya Bule Doyan Motor menjajal KTM RC (Fairing) di lintasan yang gak terlalu besar namun cukuplah untuk First Impression, dengan posisi stang yang agak rendah membuat Motovlogger ini kurang nyaman bahkan joke-nya “Saya terlalu tua untuk ini”…hahaha, sepertinya Pak Bule Doyan Motor ini kalo saya prediksi posisi badannya menunduk sehingga dalam komentarnya “untuk saya kurang nyaman untuk touring atau berkendara dalam waktu yang lama”.

Kunci start on, engine on, lets ride…dengan mengitari area test ride yang tak kurang panjangnya 50 meter melintasi cone yang dibuat sedemikian rupa dengan variasi slalom, membuat agak kesulitan untuk melakukan manuver, hal ini bisa jadi karena motor fairing biasanya mempunyai jarak putar yang tidak terlalu lebar, sehingga untuk berbelok 180 derajat di lintasan test ride menjadi agak kesulitan, namun Bule Doyan Motor mengatakan jika suspensi motor ini sangat nyaman (Comfort) apalagi disertai dengan rem ABS.

Setelah mengitari lintasan sebanyak 2 lap, Bule Doyan Motor kemudian berganti dengan KTM Duke, awal pertama kali menaiki motor ini sensasinya adalah Nyaman, posisinya lebih rileks dibandingkan KTM RC, dan hal berbeda saat riding dengan KTM Duke seperti terlihat di video, Bule Doyan Motor berani melakukan akselerasi lebih dibanding menggunakan KTM RC, hal ini dikarenakan karena radius putar stang lebih lebar dari pada RC, melintasi cone slalom dilahap dengan sangat lancar, berbelok 180 derajat juga sangat mudah dilakukan, dan untuk melakukan perpindahan transmisi dari gigi 1 ke 2 sangat mudah apalagi dengan adanya indikator posisi gear pada spidometer yang memudahkan rider mengetahui posisi gear saat berkendara.

Mengenai pengereman juga tak lupa ditest oleh Bule Doyan Motor ini, dimulai dari saat berhenti dengan gear posisi normal, kemudian masuk gigi 1 dengan memutar gas penuh dan jaapppp…motor melaju dengan kecepatan di lintasan tak kurang 50 meter tersebut disertai beberapa genangan air di lintasan dengan kecepatan kurang lebih 40 kpj, rem ABS bekerja dengan sangat baik dalam mengurangi laju motor, dan khusus tentang rem ini BUle Doyan Motor memberikan pendapat bahwa :

“Memang jalanan di Indonesia kebanyakan tidak terlalu bagus, dan dengan pengereman ABS membuat membuat rasa berkendara lebih aman dan nyaman, dimana saya di beberapa chanel motovlog saya selalu mengkampanyekan Safety Riding, dan rem ABS di Indonesia semestinya menjadi standart bagi kendaraan khususnya roda dua di Indonesia karena sangat aman dan nyaman, apalagi saat saya saat test ride dengan melintasi jalanan yang basah membuat rasa berkendara menjadi lebih enak, dan juga pengaruh dari diameter cakram yang besar membuat pengereman menjadi lebih optimal juga suspensi USD yang menjadikan pengendalian bagian depan menjadi lebih halus dan untuk saya (Bule Doyan Motor) motor ini merupakan motor yang sangat aman dan nyaman yang pernah saya coba, karena disamping ringan, powernya yang sangat baik”.

Dan dalam kesempatan saat bertanya jawab dengan beberapa management test ride KTM, BUle Doyan Motor menanyakan apakah ada part original untuk box di KTM karena biasanya di Zafferano selalu ada bagasi tambahan berupa Box untuk menambah akomodasi barang.

Dan mengenai harga yang ditawarkan, KTM Duke dijual dengan harga 44 juta rupiah, dan KTM RC dijual 48 Juta rupiah.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan sambangin chanel Bule Doyan Motor di bawah ini bro

Dan sebagai penutup Otobalancing mengucapkan terima kasih kepada Bule Doyan Motor dimana saya diijinkan untuk mereview Motovlognya bersama KTM dimana saya sendiri sebenarnya ingin hadir di GIASS 2016 untuk menjajal dan merasakan impression berkendaranya namun sayangnya OB yang berposisi di Surabaya terkendala waktu dan kegiatan kerja, sehingga OB sangat berterima kasih kepada Bule Doyan Motor karena telah mereview dan test ride motor KTM ini dan berpendapat secara subjektif di video selayaknya pendapat sebagai konsumen.

Review Zafferanno otobalancing (Klik disini) 

See more my channel youtube di Priyo Motovlog (Klik disini)

Sampai jumpa di review channel Motovlog lainnya…..

Bagaimana Tanggapan Anda :