Gelaran MotoGP yang digelar kemarin minggu (8/5) di sirkuit Le Mans Perancis diwarnai dengan drama insiden yang mendebarkan, diantara 10 rider yang mengalami kendala saat balapan entah terjatuh, crash hingga trouble mesin sampai menyebabkan DNF (Do Not Finish) namun hingga garis finish 9 pembalap dinyatakan DNF dan 1 pembalap dapat melanjutkan balapan sampai garis finish.

Marquez dan Dovizioso merupakan salah satu diantara 10 pembalap yang mengalami kendala saat balapan, yaitu jatuh di tempat yang sama dan dalam waktu yang hampir bersamaan, paling selisih sepersekian detik, namun beruntung Marc dapat melanjutkan balapan kembali meski harus finish di urutan ke 13, namun sebenarnya apakah yang menyebabkan Marc dan Dovi jatuh bersamaan? Mari kita simak pernyataan dari kedua rider ini.

MARC MARQUEZ

“Terus terang, sebelum kecelakaan ini saya sangat yakin tentang akhir pekan yang hebat dan balapan yang sempurna,” ucap pembalap Repsol Honda itu.

“Karena kami memiliki banyak masalah di hari Jum’at dan Sabtu, tapi saat balapan saya bisa melaju menuju podium. Itu adalah tujuan utama kami di sini untuk finis di zona podium, posisi tiga sebenarnya menjadi hasil terbaik. Tapi tiba-tiba roda depan tergelincir dengan sendirinya saat saya masuk di tikungan ke-7,” sesal pembalap Spanyol itu.

“Tentu, ya, saya terkejut, tetapi hal-hal seperti itu terjadi ketika Anda kehilangan grip ban akhibat akselerasi yang kurang sempurna. Anda kemudian harus mencoba untuk mengejar ketinggalan di setiap putaran dan di setiap kesempatan saat pengereman, jika Anda harus mengejar seseorang sepanjang 28 lap dengan mengambil resiko, Anda akan mudah membuat kesalahan seperti ini. Saat pengereman, Anda tidak memiliki kontrol yang tepat, Anda hanya manarik tuas rem dengan satu jadi,” terang Marquez.

“Saya menggunakan ban depan tipe keras, kali ini saya tidak akan mencari alasan, karena bagi saya itu adalah pilihan yang baik. Itu juga menjadi satu-satunya cara untuk menggeber motor dengan lebih, dengan ban depan tipe lembut, itu tidak mungkin, ban itu tidak cocok dengan gaya mengemudi saya,” pungkas Marquez.

DOVOZIOSO

“Saya sangat kecewa. Tapi itu kesalahan saya, saya hanya kehilangan kontrol ban depan motor saya,” terangnya dengan sedih.

“Ban depan bekerja sepanjang akhir pekan dan di balapan cukup baik.” Tapi saya mengeluhkan karaker ban yang sedikit rumit, saya dan Marqurz jatuh dengan cara dan akibat yang sama, ini artinya insiden ini terjadi dengan begitu cepat dan bisa menimpa siapa saja, ini adalah hal sama untuk semua orang, setiap orang harus berurusan dengan itu, jadi tidak ada masalah” ucap Divizioso.

Saya sangat senang dengan strategi saya di bagian pertama dari balapan, tapi dengan sisanya saya tidak begitu senang karena kami memiliki kecepatan untuk podium,” tuturnya.

Menariknya kedua pembalap ini sempat memimpin di jajaran barisan depan bahkan sempat bertengger di posisi 2 dan 3 selama beberapa lap sebelum disalib Rossi, sementara Lorenzo telah melesat jauh kedepan, kira-kira bagaimana sikap Lorenzo setelah mengetahui MM93 dan Dovi terjatuh secara bersamaan.

LORENZO

“Balapan kali ini berlangsung cukup lama. Saya ingin menjaga kecepatan dan tidak kehilangan konsentrasi. Itulah mengapa saya tidak menurunkan kecepatan. Itulah mengapa ketika Marquez dan Dovizioso terjatuh, saya bisa sedikit bernafas lega,” ujar Lorenzo di Crash.
“Ini balapan penting. Saya tahu saya bisa menang dan sekarang saya telah mengembalikan lebih dari 20 poin. Ini balapan yang bagus untuk keseluruhan,” kata Lorenzo mengakhiri.

Kemenangan ini membuat Lorenzo berada di posisi puncak dalam klasemen pembalap sementara. Lorenzo kini mengemas 90 poin, unggul 5 dari Marquez di posisi kedua, dan 12 poin dari Rossi yang ada di posisi ketiga.

Hasil balapan MotoGP – Klasemen Pembalap Klik Disini

Baca artikel terkait :

HONDA

TIPS & TRIK

 

Silahkan Komentar Di Bawah Ini