Masbro…ternyata berita kecelakaan papah Setya Novanto sampailah terdengar di telinga sala seorang rekan saya yang juga pengguna Toyota Fortuner yang mana dia juga pernah mengalami kecelakaan yang hampir mirip dengan kecelakaan Setya Novanto, bedanya SN nabrak tiang listrik nah rekan saya nabrak tulang beton saat belajar mobil di sebuah gedung tidak terpakai di kawasan kota surabaya beberapa tahun silam.

Saat itu teman saya beserta kakaknya dan di kursi penumpang ada bapaknya sedang belajar mobil, namun karena saking tegangnya bukan rem yang diinjak namun gas, alhasil mobil lepas kendali dan menabrak batang beton (pilar beton) yang dibuat sebagai tiang pancang gedung…untungnya saat itu memang lagi sepi katanya namun kerusakan mobil hampir mirip dengan kerusakan yang dialami Fortuner SN, dan kecepatan saat itu kurang lebih 20-30 kpj.

Meski mengalami kecelakaan yang dirasa hampir sama namun rekan saya, kakaknya dan bapaknya sama sekali tidak mengalami insiden meski airbag tidak mengembang, setelah dibawa ke bengkel resmi baru tahu jika Fortuner generasi pertama tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi Crumple Zone, untuk kaca samping menurut penilaian teman saya dimana saat itu ditutup kacanya juga pecah namun saat rekan saya saat itu ada bekas pecahan sebesar biji jagung jika kaca itu ditutup, berbeda jika kaca tersebut dibuka, nah untuk crumple zone itu merupakan teknologi yang diterapkan oleh fortuner dimana bagian depan mobil sengaja dibuat lebih gampang remuk agar kondisi kabin beserta penumpang tujuannya benturan didepan diserap dibagian depan kemudian nyampai di kabin benturan tidak lagi sekeras di depan.

Jika mendengar penuturan rekan saya, secara logika penumpang baik di depan maupun di belakang masih sehat walafiat….karena sejatinya di mobil ada 3 system utama keselamatan yaitu sabuk pengaman, airbag dan Crumple Zone, karena jika SN berada di depan dengan memakai sabuk pengaman, system sabuk pengaman juka kecil kemungkinan mengarahkan ke arah depan atau sampai membentur kaca mobil, gak percaya sampeyan coba aja sendiri dengan menekan badan anda ke depan sembari memakai sabuk pengaman karena kecepatan tabrak mobil diprediksi oleh berbagai pihak gak kencang, dan saksi mengatakan jika jalan TKP terjadinya kecelakaan tidak memungkinkan mobil berjalan kencang banget.

Nah itu saja masbro…monggo disimpulkan sendiri berdasarkan fakta2 yang sudah saya paparkan.

Bagaimana Tanggapan Anda :